
"pasti Pi,,mas Kenzo maafkan aku,," ucapnya sambil memeluk Kenzo dengan erat
"aku sangat merindukanmu sayang,,jangan pernah mengambil keputusan disaat kamu sedang emosi paham!" ucap Ken sambil menyematkan cincin Kejari manis irly dan menciumnya.
Ekhmmm...
Barley dan Reyn berdehem secara bersamaan
irly dan Kenzo cengengesan sambil melihat ke arah mereka
"terus gimana sama pernikahan kita jadi besok atau,,"tanya irly
"pernikahan kalian tidak akan terjadi sampai Kenzo menemukan pelaku penculikan mu 18 tahun yang lalu" tegas Barley
"bagaimana dengan Daddy dan mommy apakah mereka tidak akan kecewa jika pernikahan diundur begitu saja, sedangkan semuanya telah siap 100%" ujar irly.
"kamu tenang saja sayang,soal dad and mom biar aku saja yang urus kamu tidak perlu memikirkannya" ucap Ken sembari mengusap kepala irly
tringg,, tringg
"maaf semuanya saya permisi angkat telfon dulu" ucap Ken sembari menjauhkan diri dari mereka
"selamat pagi bos, apakah bos tidak masuk kantor hari ini?" tanya Kevin dari sebrang telepon.
__ADS_1
"saya akan berangkat agak siang,kamu handle terlebih dahulu untuk meeting bisa kamu undur sore nanti"
"jika bisa segera datang sekarang bos,ada yang ingin saya sampaikan mengenai kecelakaan itu"
"baiklah"
"Pi, bagaimana jika mommy dan Daddy membatalkan pernikahan aku dan mas Kenzo? apalagi mereka masih memiliki dendam terhadap papi" ucapnya sendu
"kamu jangan berpikiran seperti itu,jika mereka membatalkannya mungkin saja mereka butuh waktu untuk menerima kenyataan ini,lagian kamu juga belum lulus sekolah apalagi harus menikah diam-diam papi tidak ingin putri papi menikah tanpa adanya pesta " ucap Barley
"benar juga sih,tapi aku menikah cepat karena permintaan kedua orang tua ku"
melihat perubahan pada wajah Barley yang tiba-tiba sedih, irly langsung mengahlikan pembicaraan
"kenalkan nak,dia Reyn asisten pribadi papi dan Reyn sepertinya kau sudah tau dengan putriku ini" ucap Barley
"kelihatan nya masih sangat muda dan tampan" pujinya
"terima kasih nona"
usai mengakhiri panggilannya Kenzo kembali bergabung dengan mereka
"ekhmmm sayang, sepertinya aku tidak bisa lama-lama disini,aku ada urusan mendadak di kantor " ucap Ken dengan wajah datar ia cemburu karena mendengar irly memuji lelaki lain.
__ADS_1
"baiklah,aku akan disini dulu kamu hati-hati jangan ngebut" ucap irly sambil merapihkan sedikit jas Kenzo yang terlihat agak berantakan.
ada rasa tidak rela Kenzo meninggalkan irly apalagi melihat kekasih nya tadi terlihat tersenyum manis kepada asisten pribadi tuan Barley.
"kamu jangan nakal,nanti sore aku jemput kita akan mengunjungi Daddy dan mommy untuk membahas mengenai pernikahan kita" ucap Kenzo
usai berpamitan dengan sang calon ayah mertua Kenzo melajukan mobilnya menuju kantor ia tidak bisa sabar menunggu kabar tersebut.
ia telah duduk di kursi kebesarannya
tokk,,tokk
"masuk".
"permisi bos,ini adalah data pelaku pembunuhan 3 tahun yang lalu" ucap Kevin sembari menyodorkan beberapa file kepada Kenzo.
setelah Ken membaca data-data mengenai pelaku tersebut ia tersenyum tipis
"rupanya dia bukan sembarang orang yang bisa dilacak begitu saja"gumam Ken
"kau cari dia ketempat terakhir yang ia kunjungi,saya akan meminta beberapa anak buah untuk ikut bersama mu" ucap Kenzo datar
"baiklah,jika tidak ada lagi hal lain,saya izin undur diri" ucapnya yang hendak membalikkan badannya.
__ADS_1
"Tunggu!"