Cintaku Gadis Tengil

Cintaku Gadis Tengil
perdebatan


__ADS_3

"sa sayang" ucap Kenzo gugup sembari mendorong tubuh Jessi hingga ia terpental kebelakang dan mengenai sudut meja.


"awh,,baby,,mengapa kamu mendorong ku?" ringis jessi dengan wajah kesal ia reflek menyebut nama Kenzo dengan panggilan mereka dulu.


"wow,, amazing,, pemandangan yang cukup menakjubkan" ucap irly yang berjalan kearah mereka.


"sayang,,a aku bisa menjelaskan,,ini tidak seperti yang kamu lihat " ucap Ken sembari meraih tangan irly.


"jangan mendekat! dan kau,, sepertinya kau wanita terhormat tapi sangat disayangkan penampilan mu bertolak belakang dengan kelakuan mu" kata irly dengan tatapan tajam sambil menunjuk ke arah Jessi.


"apa maksud mu berkata seperti itu?,,kenzo adalah milik ku! kami tidak akan pernah terpisahkan oleh siapapun termasuk kau!" ucapnya yang tidak mau kalah dengan menatap remeh kearah irly.


"jaga bicaramu Jessi Agatha!" teriak Ken.


"cih,, ternyata selain murahan kau juga sangat percaya diri sekali nona" ucap irly dengan tenang,, walaupun ia sangat cemburu saat ini tapi irly tidak akan menghadapi situasi dengan amarah,, apalagi menghadapi pelakor cap kapak itu sangat mudah baginya.


Jessi tidak terima dihina seperti itu,,


"jangan pernah menyentuh ku dengan tangan mu yang penuh virus itu Tante halu!" ucap irly sambil menahan tangan Jessi yang hampir menampar nya.

__ADS_1


"lepaskan,," pekik Jessi yang sudah kesakitan karena tangannya dicengkeram kuat oleh irly.


"anda salah cari lawan Tante! jangan kau pikir aku tidak tau apa rencana mu meminta suami ku datang kesini,, berpikirlah sebelum bertindak atau kau akan menerima akibatnya,,jangan sampai aku melihat mu lagi,,maka aku tidak bisa menjamin kau masih melihat dunia selanjutnya" ucapnya sambil menghempaskan tangan Jessi.


"cih,,cakepan juga istrinya mas,,daripada dempulan tembok"


"tobat mbak,, sebelum ajal menjemput"


"cakep-cakep pelakor,,tapi cakepan gue sih"


"pelakor dimana-mana,, hati-hati jeng,,jaman sekarang gak bisa lengah sedikit"


sedangkan irly memilih menuju kasir tanpa menghiraukan panggilan Kenzo.


"aaargh,,, awas saja kau! tidak akan kubiarkan kalian hidup bahagia" ucap Jessi dengan wajah marah.


"sayang,, please! dengerin penjelasan ku dulu" ucap Kenzo sambil mengejar istrinya,,ia tidak peduli lagi kepada orang-orang yang melihat mereka,,Kenzo tau tidak gampang membujuk irly tapi ia tidak menyerah.


"lepas!" pekik Irly yang tangannya ditahan oleh Ken.

__ADS_1


"sayang,, dengar dulu penjelasan ku,,,"


"lepaskan aku Kenzo Mavericks,," ucap irly dengan raut wajah yang sulit dijelaskan marah, kecewa dan juga sedih.


Ken, tidak ingin istrinya semakin salah paham,, bagaimana pun caranya ia akan menjelaskannya dengan terpaksa ia menggendong irly ala bridal style dan membawanya ke mobil.


"aaargh,,turunkan aku" teriaknya sambil memukul-mukul punggung Ken.


sia-sia irly berteriak,,Kenzo sama sekali tidak menghiraukannya.


didalam mobil irly memilih diam,,Ken benar-benar frustasi melihat istrinya yang mendiamkannya.


"byly,,jangan mendiami ku seperti ini,,kamu bebas marah kepadaku atau bahkan kamu juga bisa pukul aku,,tapi please jangan seperti ini" ucap Kenzo yang sedang menyetir.


irly merasa perutnya tiba-tiba kram,,ia tau pasti efek karena dia minum es tadi,,dia menahanya sampai mansion.


irly turun lebih dulu,,ia berlari sambil memegang perutnya.


brak,,,

__ADS_1


Up setiap hari pukul 20.00 WIB🥰


__ADS_2