
Uhukk,,uhukkk
lagi-lagi gio masuk tanpa mengetuk
"sayang,minum dulu" ucap Kenzo sambil membantu irly minum karna tersedak makanan.
"udah mas,,"
"Kau,,kebiasaan seharusnya mengetuk dulu jika ingin masuk" tegas Ken dengan tatapan tajam seperti silet.
"sorry bos,,maaf juga yah Bu bos" ucap gio
"iya gapapa,,mas aku udah selesai makan,,mau pulang aja yah,,bosen juga disini terus" ucap irly sambil mengemasi tempat bekalnya.
"yah,,sayang aku kan masih kangen,,nanti aja yah pulang bareng" pinta Kenzo kepada irly.
"ga mau kelamaan,,aku juga masih harus membantu papi berkemas untuk nanti malam" ucapnya.
"baiklah,,kamu akan pulang tapi diantar oleh supir pribadi ku"
setelah mengantar kepergian irly,Kenzo kembali ke ruangannya yang masih ada gio disana
__ADS_1
"apa yang mau kau bicarakan?" tanya Kenzo to the poin.
"begini bos,,gue udah nemuin jejak pelaku itu,,gue juga sudah meminta salah satu anak Black Rose untuk mengintai nya" jelas gio.
"good work,,segera tangkap dan bawa ke markas jangan biarkan dia lolos,,gue akan melihatnya nanti malam" tega Kenzo.
"masih ada satu lagi bos,,,gue juga udah menemukan pelaku pembunuhan yang terjadi di sekolah loe" ucap gio dengan memperlihatkan sebuah rekaman kepada Kenzo.
Kenzo tersenyum penuh arti,tidak sia-sia ia menunggu dan menadapatkan hasil yang maksimal.
"kerja bagus Gio,, setelah ini kau akan ku beri cuti 3 hari" ucap Kenzo.
"haishh,,kau itu,,saya akan menepatinya,,saya pastikan sore ini kau pulang dengan menggunakan mobil terbaru" ucap Kenzo yang menghubungi seseorang.
"loh kok itu seperti Agnes,,tapi ngapain dia dikantor mas Kenzo" gumam irly
sedangkan Agnes yang masih fokus mencari keberadaan abangnya menoleh ke belakang,tanpa sengaja ia juga melihat irly disana
"lyly,,loe ngapain disini?" teriak Agnes.
"nes-nes,, teriak-teriak Mulu heran deh gue gak kenal tempat,,malu itu dilihat banyak staf" dengus irly kesal dengan sahabatnya karena memiliki hobi berteriak dan jika sudah berbicara selalu menusuk sampai ke tulang.
__ADS_1
"harusnya gue yang nanya,,loe ngapain disini? loe mau lamar kerja disini tapi kan kita belum menerima surat kelulusan" tannya penasaran.
"bukan lamar kerja lyly,,gue lagi nyari Abang sepupu gue dari tadi kagak ketemu,capek keliling kantor Segede ini malahan udah hampir 2 jam gue disini" jelasnya
"udah coba lu telpon?" tanya irly.
"Omaygatt,, kenapa ga kepikiran dari tadi,,udah capek-capek keliling terus ketemu cowok ceroboh,, bener-benerr lengkap sudah semuanya" ucapnya sambil merogoh ponselnya.
setelah Agnes menghubungi Abang nya,,mereka berdua duduk dibangku dekat resepsionis sambil menunggu Abang Agnes datang
"terus loe sendiri ngapain disini ly,,jangan bilang loe mau cari sugar Daddy?" tanya Agnes yang memang sedikit ceplas-ceplos tetapi tidak separah Vivi
"Sembrono,,,gue abis ketemu calon suami" jawab irly.
"lah pak Kenzo kerja disini juga?" tanya Agnes
Agnes hanya tau jika Kenzo guru disekolahnya ia tidak tau pekerjaan Kenzo yang sebagai CEO sekaligus pemilik sekolah tempat ia menuntut ilmu.
"That's right,,,liat deh papan nama perusahaan disana" tunjuk irly kebelakang resepsionis.
"What,,,jadi pak Kenzo? pemilik perusahaan ini,,omoo-omoo loe bakalan jadi nyonya Mavericks" ucapnya tidak percaya.
__ADS_1