
"irly,lama banget sih bukanya,,pegel nih kaki gue,,atau jangan-jangan kalian habiss melakukan sesuatu yah?" kata Vivi yang mulutnya suka asal ceplos
ctakk,,
"auwhh,,anjirr,,Vivi yang ngatain kenapa malah gue yang dijitak?" ucap Agnes ngegas.
"loe aja sana yang sambungin ke dia, males gue mulutnya itu loh asal keluar tanpa mikir" omelnya sambil menatap tajam ke arah Vivi.
"sorry,kan gue cuma bercanda bestai" ucapnya cengengesan.
ctakk,,
"auwhh,,bgstt,,loe kok jitak jidat gue,dah lebar tambah lebar dah ini" gerutunya.
"udah-udah stop,,masuk dulu sebelum ada yang liat " ajak irly
irly selalu waspada walaupun ia tau jika lantai tersebut hanya akan didatangi oleh orang suruhan ken atau orang paling penting bagi Kenzo.
"wow,, amazing,,this is crazy girl,,gue sekolah hampir 3 tahun belum pernah ngeliat ruangan guru sekeren ini" teriak Vivi dengan histeris bahagia.
"norak loe anjirr,,rumah loe aja lebih bagus dari ini" ucap Agnes.
__ADS_1
that's right, diantara mereka bertiga Vivi termasuk salah satu anak konglomerat urutan ke 7 dinegara tersebut
mereka duduk ber 4 dan saling berhadapan sambil menyantap makanan yang sudah disediakan oleh Kenzo.
irly dan Kenzo menjelaskan dari a-z tanpa ada yang terlewat sedikit pun.
"Semuanya sudah jelas,jadi saya minta kalian untuk tidak membocorkan hal ini kepada siapapun atau kalian akan menanggung konsekuensinya" tegas Ken.
mereka menganggukan kepala dengan wajah yang masih saja memandang ketampanan Kenzo yang semakin bertambah karena rambutnya basah..
"baiklah,cukup sampai disini sekarang kalian boleh kembali ke kelas" tegas ken yang lagi-lagi mereka hanya mengangguk saja tanpa berpindah dari sana.
"nes-nes,,Vivi,,,kalian denger ga sih apa yang kita ngomongin dari tadi" teriak irly sehingga membuat mereka berdua tersadar dan membuat Kenzo menutup kupingnya.
"tau ganggu aja,,pangeran gue jadi kabur kan" sela Agnes.
"loe berdua tuh yah bener-benerr deh,,perlu gue bantu congkel matanya haa? biar gak bisa liat lagi mau?" ucapnya kesal.
"liat tuh calon suami gue udah bukain pintu lebar-lebar buat kalian segera keluar dari ruangannya,katanya gerah kalo ada kalian berdua banyak s*tannnya diantara kalian " ucap irly sambil menunjuk ke arah pintu.
"jahat banget sih loe,,ya udah kita cabut duluan jangan lama-lama berduan, takutnya nanti yang ketiga bukannya se*an malah t*y*l yang nongol" ucap Vivi
__ADS_1
"nyenyenye" cibir irly
tidak lama mereka keluar dari ruangan Kenzo ,irly segera menyusul mereka berdua dari belakang.
"lelet banget jalannya kek Saipul" ucap irly yang berjalan mendahului mereka berdua.
"anjir,,,malah dilewatin,,nes-nes gece biar bisa sampe duluan" ucapnya sambil lari menuju ke kelas.
usai kelas Agnes dan Vivi keluar lebih dulu, sedangkan irly masih menjalani piket sebelum pulang.
"nanti pulang bareng tungguin gue ditempat biasa" ucap irly
"okey" ucap vivi
"siapp" kata agnes
Kenzo sudah tau jika irly akan pulang bersama kedua sahabatnya,maka dari itu ia pergi ke kantor setelah obrolan tadi.
"akhirnya kelar juga,," gumamnya pelan.
sekolah sudah agak sepi karena hujan deras, tinggal irly sendiri dan beberapa satpam disana
__ADS_1
hmpttt,,