
Kenzo melihat jika irly mengayunkan kakinya sesekali.
"apa kamu merasa tidak nyaman?" tanyanya sambil mengelus rambut irly.
"kaki ku sedikit pegal" jawabnya jujur.
"sebaiknya kalian istirahat saja,,kasian menantu mommy kelelahan" sela Reina.
"tapi mom, bagaimana dengan para tamu?" tanya irly yang merasa tidak enak dengan tamunya.
"biarkan kami yang akan mengurus nya,, lebih baik kamu bawa istrimu istirahat dulu keatas" ujar Barley.
"ya sudah jika begitu mom,dad,Pi,,kami akan istirahat terlebih dahulu " pamit Kenzo.
sesampainya mereka dikamar
Kenzo mandi terlebih dahulu sedangkan irly melepaskan pernak-pernik yang ada di kepalanya.
ceklek,,
pintu kamar mandi terbuka, terlihat Kenzo yang hanya menggunakan handuk sepinggang saja.
aaarghh,,,
teriak irly yang reflek menutup kedua matanya.
"sayang,,kenapa berteriak?" tanya Ken khawatir dan menghampiri istrinya.
"jangan mendekat!" teriak irly.
__ADS_1
Kenzo melihat jika istrinya malu,ia kembali menggodanya dengan semakin mendekati irly.
irly sedikit membuka matanya perlahan dan,,,
aaarghh,,
bruk,,
irly reflek mendorong tubuh Kenzo hingga tubuh Kenzo terkena sudut meja rias.
"aduh,,baru juga sah udah kdrt aja" ringisnya sambil mengusap punggungnya.
"ma maaf sakit yah,,lagian salah kamu sih ngapain coba deket-deket,,"
"kan kita udah sah,,jadi fine-fine aja donk kalo aku mau deket-deket sama istriku"
"lebih baik kamu pakai baju dulu,,mata suci ku jadi ternoda gara-gara kamu" ucapnya yang masih tetap menutup matanya.
Cup,,
ia mencium bibir irly,,tanpa sadar irly terbuai akan permainan suaminya,,ia menikmatinya dan juga membalas dengan perlahan.
'kok perut ku kram yah?' ucap irly dalam hati .
hmpttt,,, irly meronta minta dilepaskan karena merasa perutnya tiba-tiba sakit saat ini.
Kenzo pun segera melepaskan dan melihat istrinya lari masuk kekamar mandi,,dengan wajah panik ia mengetuk pintunya.
"sayang,,kamu gapapa? jangan bikin aku panik,,buka pintunya" teriak Kenzo dari luar.
__ADS_1
sedangkan didalam kamar mandi irly merutuki dirinya yang b0doh,, bisa-bisanya ia lupa akan hari pertama ia haid.
"pantas saja perutku kram,,gimana nih? gue gak bawa pembalut" gumamnya pelan.
tok,,tokk,,tok,,
Ken semakin panik karena istrinya yang tak kunjung keluar.
"sayang,,buka pintunya atau aku dobrak!" tegasnya.
irly membuka pintunya perlahan,ia hanya memberi sedikit celah agar bisa melihat keluar.
"m mas" panggilnya gugup
"kamu gapapa kan, maaf aku gak bermaksud memaksa mu tadi" ucap Ken dengan merasa bersalah ia pikir irly akan marah karena dirinya yang tidak bisa mengendalikan dirinya.
"maaf-maafannya nanti aja yah mas,,aku mau minta tolong boleh gak?" ucapnya ragu.
Kenzo bingung dengan istrinya.
"tolongin beli pembalut donk mas,, disini gak ada pembalut" ucapnya lagi.
Kenzo terkejut dengan permintaan istrinya,,padahal ia sudah menunggu-nunggu momen MP dan ingin menyalurkan rasa rindu terhadap irly karena tidak bertemu dua hari kemarin,,ehh malah zonk.
"kamu gak lagi prank aku kan?" tanyanya tidak percaya.
"OMG,,aku serius by,,atau kalo kamu malu,,aku bisa minta tolong sama yang lain aja" ucapnya ketus.
"Jangan! oke aku beliin,, tunggu bentar yah" ucapnya langsung menuju supermarket terdekat.
__ADS_1
sesampainya di sana ia bingung begitu banyak merek,, seumur hidup baru pertama kali seorang CEO Muda itu berdiri didepan barang seperti itu.