
"Buruan jalan gue udah ngantuk banget nih"
"lah udah numpang perintah pula,," dengus gio sambil menjalankan mobilnya.
"Didepan belok kanan,lurus terus,abis tuh ada persimpangan belok kiri,," ucap Agnes.
"pelan-pelan mbek,,gue gak bisa denger dengan jelas,, ngomong udah kayak kereta api" dengus gio.
"apa loe bilang mbek? loe pikir gue kambing,, makanya kalo punya kuping tuh dipasang baik-baik apa dibawa ke RS dulu untuk diperiksa siapa tau telinga loe tidak berfungsi dengan baik" oceh Agnes.
saking banyaknya mereka berdebat sehingga tidak menyadari jika sudah sampai di depan rumah Agnes.
"wah,, sepertinya ada yang minta diturunin nih " ucap gio
"turunin aja orang dah sampe wlekk" ucap Agnes sambil menyulurkan lidahnya.
"Terima kasih mbek" ucap gio.
"sama-sama jer,," ucap Agnes.
"jer?,,nama gue gio bukan jer sembrono" dengusnya tidak terima.
"jerapah,,tinggi seperti tiang sama kek loe" ucap Agnes sambil melepas seatbeltnya dan keluar dari mobil gio.
"tas nya ketinggalan mbek"
__ADS_1
"mbek,,mbok,,mbek,,mbok,,nama gue Agnes A-G-N-E-S" ucapnya sambil mengeja huruf namanya satu persatu penuh tekanan.
"gak nanya wleekk" ledek gio sembari kembali menjalankan mobilnya .
dalam perjalanan pulang Gio senyum-senyum sendiri,,ia sedikit mulai tertarik pada Agnes walaupun baru bertemu tetapi rasanya sangat nyaman,,apa mungkin ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama.
"lucu juga,, walaupun bar-bar" gumamnya lirih.
ternyata Agnes juga sama seiring berjalannya menuju kamar ia senyum sendiri,, padahal tadi ia sangat kesal karena mobil nya yang tiba-tiba mogok dan akan dinikahkan mendadak oleh para warga,,ntah mengapa sekarang mood nya membaik,, mungkinkah ia juga merasakan seperti gio,,Agnes pun tidak tau karena ia tidak pernah berdekatan dengan pria manapun tapi sejak didalam mobil tadi jantungnya berdetak tidak karuan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
terik matahari menyinari ruangan sepasang pengantin baru itu.
"gak nyangka banget,,bisa punya suami setampan ini,,bulu matanya lentik juga dan alisnya tebal" gumamnya lirih sambil memainkan wajah suaminya.
Kenzo sebenarnya sudah bangun sejak awal,,ia hanya memejamkan matanya lagi agar dibangunkan oleh istrinya.
"baru sadar kalo suamimu ini tampan Hem" ucap Ken dengan nada seraknya khas bangun tidur.
"M mas,,kamu udah bangun" kata irly gugup dan menarik tangannya dari wajah Ken.
Hap,,
Kenzo memeluk irly dengan erat,, sehingga ia kesulitan untuk bergerak.
__ADS_1
"mas lepasin,," pinta Irly dengan sedikit memberontak.
"biarkan seperti ini sebentar sayang,,jangan banyak gerak nanti adik ku bangun" ucap Ken tanpa membuka matanya.
"adik? jangan-jangan mas Kenzo ngigau?" gumam irly.
"aku udah bangun sayang,,bahkan aku bangun lebih awal dari mu" ucap Kenzo.
"mas aku ingin ke kamar mandi,,udah kebelet" kata irly dengan jujur.
Kenzo mulai membuka matanya,,ia melihat ekspresi irly yang memang tidak berbohong ia mulai melepaskan pelukannya.
baru saja irly ingin bangun,, tangannya ditarik oleh Kenzo.
cup,,
Kenzo mengecup bibir manis irly.
"morning kiss sayang " ucap Kenzo dengan wajah ceria.
Hello readers!
terima kasih sudah mengikuti cerita author
maaf yah jika ada kata-kata yang masih berantakan 🙏
__ADS_1