Cintaku Gadis Tengil

Cintaku Gadis Tengil
Hasil Tes DNA 2


__ADS_3

keesokannya irly terbangun lebih dulu,ia merasa jika perutnya berat ada sesuatu yang menimpanya.


"jika dilihat dari dekat ternyata tampan juga" gumamnya sambil memainkan pelan jarinya dari mata perlahan turun ke bibir Kenzo.


"sudah selesai bermainnya?" ucap Kenzo dengan nada serak khas bangun tidurnya.


irly terkejut reflek melepaskan tangannya, belum sempat ia menarik kembali tangannya Ken justru meraih pinggang irly memeluknya erat seakan enggan untuk dilepaskan.


"mas Kenzo,,lepasin pengap" ucap irly sambil memukul-mukul dada Ken.


"diamlah by,jika tidak ingin dia terbangun"


"haa? siapa? bukannya hanya ada kita berdua di sini?" tanya irly sambil melirik sekelilingnya.


Kenzo menarik tangan irly dan mengarahkannya ke bawahnya yang sudah terbangun.


"mas Kenzo,,mesummm" teriak irly yang terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Kenzo.


"aishh,,telinga ku bisa tuli jika kamu berteriak seperti itu" ucap Ken yang sedikit menjauh dari irly.


"tanganku ternodai,,mamaaaaaa" teriaknya lagi sambil memukul-mukul Ken dengan bantal.


"byly,,heyy,,stop,,berhenti atau kita tidak akan bertemu tuan Barley" ancam Ken yang sudah memegang kedua tangan irly.


"OMG,,astagaa aku lupa" ucapnya dengan cepat ia berlari menuju kamar mandi dan bersiap untuk bertemu dengan tuan Barley.

__ADS_1


Ken menggelengkan kepalanya sambil tersenyum tipis.


...----------------...


Mereka telah berkumpul di kediaman tuan Barley.


"leyla,,kamu sudah sarapan? jika belum kita bisa mengobrol sambil sarapan terlebih dahulu" ucap Barley lembut.


"maaf tuan,saya sudah sarapan bersama calon suami saya, bisakah segera bawakan hasil tes nya?" ucap irly yang masih terlihat datar.


"Reyn,bawakan hasil Tes DNA nya kemari" perintah tuan Barley dari telfon.


tidak lama kemudian Reyn datang dan membawakan apa yang tuannya inginkan.


Barley memberikan amplop itu kepada Kenzo agar ia yang membacakan hasilnya.


"tidak mungkin, pasti mereka telah mengubahnya"ucap Ken dalam hati.


"mas Kenzo, bagaimana hasilnya?" tanya irly


"hasilnya 99% positif,tapi aku tidak akan mudah percaya begitu saja,,kita akan melakukan tes ulang dirumah sakit milik Mavericks " ucap Kenzo tegas.


"Apa yang harus aku lakukan Ya Tuhan,, apakah aku benar-benar anaknya" batin irly


"Baiklah tidak apa,tapi jika hasilnya tetap sama maka putriku akan ikut tinggal bersama denganku dan kau harus menjauhi putriku!" ucap Barley yang tidak kalah tegas.

__ADS_1


"TIDAK! aku bukan barang yang bisa kalian oper begitu saja,,aku akan memilih jalan hidupku sendiri apapun yang terjadi" tegas irly.


mereka segera berangkat ke Mavericks Hospital,hanya butuh waktu 3 jam saja hasilnya sudah keluar.


kali ini bukan Kenzo yang membuka hasilnya tetapi irly sendiri yang melakukannya.


tanpa sadar air mata irly lolos begitu saja,,ia berjalan pelan mengarah ke tuan Barley dan memeluknya sambil menangis


"ma-maafkan aku" gumamnya lirih


Barley terharu ia segera membalas pelukan hangat putrinya,tangisan bahagia yang belum pernah ia alami selama 18 tahun terakhir semenjak kehilangan putri kecilnya.


Kenzo yang melihat kejadian tersebut, ingin rasanya segera melepaskan pelukan mereka,tapi apa daya ia tidak tega melihat irly yang menangis sesenggukan seperti itu.


"Putriku,,maafkan papi nak,,Papi janji tidak akan meninggalkanmu sendirian lagi" ucapnya sambil melepaskan pelukannya.


"hikss,,papi ga salah,,aku yang salah,,maaf jika aku tidak percaya dengan mu"


"tidak apa-apa nak,,itu hal yang wajar,, apakah kamu akan tinggal bersama papi?" tannya sambil menyelipkan anak rambut irly.


"Tidak! Irly akan tetap tinggal dengan ku, walaupun anda orang tuanya tetapi kami akan menikah besok maka ia akan ikut bersama ku!" ucap Ken dengan lantang.


"Dia putriku maka aku berhak atas dirinya!" teriak Barley


Kenzo yang tersulut emosi, hampir saja ia akan memukul tuan Barley jika irly tidak menghalanginya..

__ADS_1


"Cukup mas Kenzo! dia adalah papi ku,,maka secara tidak langsung adalah calon ayah mertua mu,,jangan sesekali kamu coba menyakiti nya atau kita akhiri semuanya sekarang juga!" tegas irly.


"kamu membelanya?" tanya Ken dengan wajah datar dan dingin.


__ADS_2