
sesampainya di dalam mobil, Kenzo masih berusaha untuk membujuk irly.
"sayang,,mau makan dulu atau langsung pulang?" tanya Kenzo satu tangannya memegang stir sedangkan tangan kirinya ia ingin menggenggam tangan irly.
"pulang" jawabnya singkat dan melepaskan tangannya dari genggaman Kenzo.
huftt,, lagi-lagi Kenzo menghela nafasnya,,ia benar-benar sudah kehilangan akal untuk membujuk irly,,ia tidak bisa jika irly mendiami dirinya terlalu lama.
ckittt..
Tiba-tiba Kenzo menghentikan mobilnya,ditepi jalan yang cukup sepi.
prank,,
ponsel irly terjatuh dari genggamannya,,karena kenzo yang ngerem mendadak.
Kenzo melepaskan seat belt nya,,pas di saat irly melihat ke arahnya,,Kenzo segera mencium bibir manis yang berada di depannya,, irly sempat menolak lama-kelamaan ia pun ikut menikmatinya.
bagaimana tidak jika Kenzo sudah bereaksi ia tidak bisa melakukan apa-apa.
hingga beberapa saat Kenzo menyadari jika irly sudah hampir kehabisan nafas,,ia pun melepaskan ciumannya.
huhh,,huh,,
irly ngos-ngosan seperti habis berlari,,ia menghirup udara sebanyak-banyaknya.
"apa kamu ingin membunuh ku hah?" tanya irly dengan sedikit nada tinggi.
__ADS_1
"maaf sayang,,ini satu-satunya cara agar kamu tidak mendiami ku terus-menerus" ucap Kenzo dengan santai dan kembali menjalankan mobilnya.
irly yang tidak bisa menahan rasa penasarannya,,ia segera mengambil ponselnya yang terjatuh dan mengirimkan pesan kepada Kenzo,, jelas-jelas Kenzo berada disebelahnya tetapi ia tidak ingin bertanya secara langsung,, irly lebih memilih diam,,tetap mempertahankan gengsinya dan melanjutkan membaca novelnya sembari menunggu Kenzo melihat ponselnya.
Ting,,,
Kenzo mendengar suara pesan masuk,,ia segera mengambil ponselnya,, belum sempat ia melihat pesan itu tiba-tiba saja ada seseorang yang menghubunginya,,
"Halo" sapa seseorang dari sebrang telepon.
"ya,,ada apa?" tanya Kenzo cuek.
"maaf mas jika mengganggu,,apakah kamu memiliki waktu besok sore? aku ingin membahas kembali proyek tadi siang" jawab seseorang dengan suara manja+seperti menggoda Kenzo.
irly yang mendengar seseorang tersebut memanggil calon suaminya dengan sebutan mas,,ia tidak terima.
"by,, cepatlah aku sudah tidak tahan" ucap irly dengan nada mendesah.
baru saja Kenzo ingin menjawab,,ia sontak menoleh ke arah irly.
terlihat irly menatapnya dengan tatapan tajam.
'mampuss,,satu masalah belum selesai malah nambah lagi' ucap Ken dalam hati.
"untuk masalah pekerjaan anda bisa langsung menghubungi sekretaris saya" jawab Kenzo dan mematikan panggilannya secara sepihak.
mobil Kenzo telah sampai di depan mansion Barley,, irly segera turun tanpa menghiraukan panggilan Kenzo.
__ADS_1
"sayang,,aku bisa menjelaskan semuanya" ucap Kenzo sambil mengejar langkah irly yang begitu cepat.
ditempat lain
"Aaaarghhh,,," teriak Jessi didalam kamarnya.
ia menghamburkan semua barang dimeja riasnya
"s*all,,aku tidak akan pernah menyerah,,apa yang aku suka harus aku dapatkan" ucapnya sambil menghubungi seseorang.
kembali ke mansion Barley.
"lepaskan aku " pinta Irly yang dipeluk oleh kenzo dari belakang.
"tidak akan sebelum kamu mendengarkan penjelasan dari ku" ucap Kenzo.
"siapa perempuan itu?" tanya irly yang memang sudah sedari tadi ingin menanyakan tentang perempuan yang menghubungi Kenzo ia yakin jika orang tersebut sama dengan orang yang menjawab teleponnya tadi.
ada sedikit info untuk para readers!
author tidak bisa setiap hari membuat cerita,,
author hanya akan mengetik dalam keadaan mood yang baik,,
jika kalian tidak bisa menerima akan cerita ini di up 1bab/hari maka itu terserah para readers.
sekian dan thanks🙏
__ADS_1