Cintaku Gadis Tengil

Cintaku Gadis Tengil
Terbongkar?


__ADS_3

Ken yang mendengar perkataan irly reflek melepaskan pelukannya dengan lembut ia menatap irly sebentar dan langsung berlari menuju kamar mandi.


"lho,kok malah lari padahal aku cuma bercanda" gumamnya lirih sambil merapihkan tempat tidur Ken.


Kediaman Tuan Barley


"Reyn, apakah semuanya sudah siap?" tanyanya sambil menikmati hidangan dimeja makan.


"sudah tuan" jawabnya singkat.


"jam berapa putriku pulang sekolah?" tanyanya.


"jam 2 sore tuan, saya sudah mengatur waktu untuk bertemu nona, biasanya setelah pulang sekolah nona akan mampir ke perpustakaan terlebih dahulu maka dari itu kita juga akan berangkat ke sana setelah melakukan meeting dengan Tuan Zack" jelasnya.


Sedikit cerita Reyn adalah seorang anak remaja yang dulu nya hanya tinggal bersama neneknya disebuah kampung yang jauh dari kota,ia mulai dipercaya oleh Barley sejak 8 Tahun yang lalu, sore hari ia pergi ke sungai untuk mencari ikan,itu adalah pekerjaan sehari-hari nya agar bisa mencukupi kebutuhan hidup nya,waktu itu ia masih menggunakan seragam putih abu-abu ia melihat ada seorang pria paruh baya yang hampir meninggal ditepi sungai tempat biasa dia memancing.


Reyn menolongnya dan membawanya kerumah

__ADS_1


pria paruh baya tersebut mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya banyak luka tembakan dan juga goresan-goresan belati.


selama 2 bulan Reyn bersama neneknya merawat pria itu dengan telaten sampai pria itu sadar,ia belum sembuh sepenuhnya keadaannya masih lemah dan tidak bisa banyak bergerak karena luka tembakan dikakinya masih belum terlalu kering.


beberapa hari setelah ia sadar, nenek dari Reyn terbunuh oleh musuh Barley, sejak kejadian 8 tahun silam Reyn berjanji akan membalaskan dendamnya kepada siapapun yang telah merenggut nyawa keluarga satu-satunya yang ia miliki, Barley melihat Reyn yang telah merawatnya selama ini ia mengangkat Reyn menjadi putranya tetapi Reyn menolak karena ia tidak ingin memanfaatkan siapapun atas kondisinya, setelah itu Barley menawarkan Reyn untuk ikut dengannya menjadi asisten pribadi kepercayaan nya sampai saat ini.


Kembali ke kediaman Mavericks


"mom,dad aku berangkat ke sekolah dulu ya,mas Kenzo aku tunggu di depan" pamitnya


"tumben kamu kesiangan? biasanya juga paling awal bangun dan disiplin" ucap Reina


"tadi perut aku mules mom,jadinya agak telat " katanya sambil memakan sereal yang disiapkan oleh irly untuknya.


"alesan, bilang aja kalo kamu itu main solo kan,pasti kamu tidak tahan melihat kecantikan calon istri mu pagi-pagi begini " cibir Alaska.


"haishh,,Daddy mulutnya lemess deh kayak makanan koceng" ucapnya kesal tanpa menghabiskan sarapannya ia segera mengambil kunci motor miliknya.

__ADS_1


"liat deh mom,anak mu benar-benar tidak sopan main pergi gitu aja tanpa pamit" ucap alaska


"kamu tidak sadar dad? sifatnya itu menurun dari mu sama-sama nyebelin " ucap Reina sambil merapikan meja makan.


"udah siap by?" tanya Kenzo.


"lama banget sih,udah lumutan aku nungguin nya" ucapnya kesal.


"maaf by,kan tadi aku sarapan dulu,yok berangkat nih pakai jaket aku nanti masuk angin " ucapnya sambil memakai kan jaket miliknya ke tubuh mungil irly.


tanpa menolak irly memakai jaket itu,Ken yang mengambil motornya dari parkiran segera meminta irly naik tidak lupa untuk memakai helm,Ken membawa motornya dengan kecepatan tinggi sehingga membuat irly mengeplak bahunya berkali-kali karena kelajuan ia bermotor.


yang biasanya membutuhkan waktu 30 menit, sekarang mereka telah sampai didepan gerbang dalam waktu 10 menit saja.


Irly segera turun,baru saja ia ingin memarahi Kenzo


"Irly Lo sama pak Kenzo? kalian barengan?" tanya seseorang yang melihat mereka berboncengan.

__ADS_1


__ADS_2