Cintanya Gadis Nakal

Cintanya Gadis Nakal
13


__ADS_3

" Tasya " panggil orang itu.


Tasya langsung mencari sumber suara yang telah memanggil namanya itu.


"Hy" ucap orang itu sambil menepuk bahu Tasya.


Tasya yang tak mengenal nama orang itu seketika langsung bingung, harus membalas sapaannya dengan memanggil namanya tapi Tasya tidak tau siapa nama orang yang berada di hadapannya itu.


Karna bingung Tasya cuma bisa senyum. Ia tau kalau orang yang di hadapannya ini adalah teman satu kelas dengannya.


" kok diam aja" tanya orang itu kepada Tasya.


" oh,,, gak kok, namamu siapa?" tanya Tasya.


" kamu tidak kenal dengan aku? Humm,,, wajar sih kalau kamu tidak mengenal aku karna selama perkuliahan kamu selalu saja of camera dan jarang nimbrung di grup kelas" ucap orang itu.


" ya selama of camera aku juga kerja dan nibrung di grup rasanya males banget" ucap Tasya.


"ya udah, kenalin aku Fitri dan ini Wafiq" ucap Fitri mengenalkan diri beserta teman yang di sampingnya.

__ADS_1


" oh,,,," ucap Tasya singkat.


"humm,,, kamu mau kemana?" tanya Wafiq.


"mau balik ke kos" ucap Tasya.


" bareng aja yuk, biar makin dekat kita" ucap Fitri.


" ok" ucap Tasya menyetujui usalan Fitri.


Selama di perjalanan pulang Tasya, Fitri dan Wafiq seling memberi informasi tentang mereka. Dan ternyata Fitri dan Tasya tinggal di kota yang sama cuma beda desa saja, kalau Wafiq masih tinggal di kota yang sama dengan kampus mereka cuma bedanya ia di Kabupaten.


Di kos Tasya langsung merebahkan badannya di atas kasurnya yang empuk. Sungguh hari yang melelahkan, meskipun cuma dua mata kuliah, tapi naik turun tangga itu sungguh melelahkan.


Rasanya Tasya ingin tidur namun matanya tak bisa di ajak bekerja sama untuk tidur. Setelah Tasya merasa tenaganya sudah mulai terkumpul baru lah ia bangun dari tidurnya. Tasya sangat lapar dan ingin memakan roti, namun roti yang di cari tidak ada.


"Apa sudah habis?" pikir Tasya.


"cari apa tasya?" tanya Amel.

__ADS_1


Amel merupakan teman Tasya dimasa ia duduk di bangku SMA. Meskipun di SMA mereka tidak dekat namun sekarang mereka sangat dekat sudah seperti saudara itu anggapan dari hubungan yang terjalin di antara mereka.


Tasya tinggal di kos yang berisikan empat orang, yang mana semuanya masih berstatus mahasiswa.


" cari roti mut" ucap Tasya.


" hum,,, roti yang biasa kamu makan itu ya?" ucap Amel.


"ia, ada lihat?" tanya Tasya.


" maaf ya Ca, aku dah makan rotimu, tadi aku laper heheheheheh" ucap Amel yang mengakui perbuatannya.


" huff,,,ku kira aku salah tarok atau di bawa tikus gitu kan" ucap Tasya.


"kamu bilang aku Tikus Ca?" ucap Amel yang kesal atas pernyataannya yang menyamakan dirinya dengan tikus.


" kok kamu tersinggung sih? Padahal aku gak ada niat nyinggung, tapi kalau kamu tersinggung berarti tepat sasaran" ucap Tasya.


" is bete banget deh sama " ucap Amel sambil cemberut.

__ADS_1


" hahahaha,,,,,, habis siapa suruh ngambil makanan orang tanpa izin, kan gak boleh Amel sayang" ucap Tasya.


__ADS_2