
"ya karna sore ini, ayang berhasil bikin mood aku balik lagi" ucap Tasya.
"baguslah kalau mood ayang udah balik lagi" ucap Hari.
Disisi lain ada sepasang mata menatap kearah Hari dan Tasya dengan tatapan tidak suka. Yulia yang saat ini juga berada lokasi yang sama dengan Tasya dan Hari. Yulia benar-benar kesal dengan Tasya, semua yang ingin di miliki oleh Yulia semuanya ada Tasya. Mendapatkan teman baik dan pasangan yang sangat tulus kepadanya.
Awas aja ya, aku akan bikin kamu nyesal karna udah bikin aku malu di depan teman-teman tadi gumam Yulia.
Yulia yang saat itu memiliki niat buruk terhadap Tasya.
"di sini juga ya lu?" tanya Yulia menghampiri Tasya yang sedang menunggu pesanan mereka datang.
Tasya yang melihat adanya Yulia malah cuek-cuek aja.
Cih,, sok cuek lu,,, hum cowok lu ganteng juga ya, gue juga mau cowok lu Ca gumam Yulia.
"hum,,, kenalin Yulia" ucap Yulia seraya mengulurkan tangan nya kepada Hari.
__ADS_1
Hari yang melihat uluran tangan dari teman kekasihnya itu langsung menarik tangan Tasya untuk menerima uluran tangan Yulia.
"eh" ucap Tasya kaget dengan sikap Hari yang bisa di bilang romantis.
"Hari" ucap hari singkat.
"oh,,, bang Hari siapanya Tasya?" tanya Yulia seraya ikut duduk di samping Hari.
"kok kepo?" sambar Tasya.
"gue ngomong sama bang Hari bukan sama lu, jadi lu diam aja" ucap Yulia sinis.
"loh, kan ini tempat umum" ucap Yulia yang masih kekeh untuk tetap di samping Hari.
"ini memang temoat umum, tapi lihat dirimu seorang mahasiswi tapi kelakuan mu sama seperti *****" ucap Tasya tak kalah sengitnya.
"apa lu bilang?" ucap Yulia sambil mengebrakkan meja.
__ADS_1
Semua mata tertuju kepada meja mereka, semuanya orang mulai berbisik tentang mereka bertiga. Ada yang mengira cinta segi tiga, ada yang mengira kalau itu sedang di labrak pasangannya.
"KAU PERGI DARI SINI, KAU TIDAK KENAL AKU DAN AKU JUGA TIDAK KENAL KAU" ucap Hari penuh penekanan kepada Yulia.
Yulia yang mendengar ucaoan Hari, nyalinya langsung menciut. Tak di sangka laki-laki yang ia lihat sangat manis dan tampan ini memiliki aura yang sangat mengerikan sehingga mampu membungkam mulut orang lain.
Tasya pun ikut syok atas ucapan Hari yang bisa di bilang kasar. Karna dari awal berkenal sampai saat ini, Tasya tidak pernah mendengar Hari berbicara kasar atau pun memperlihatkan aura yang mencekamkan milik Hari itu kepada Tasya.
"ada ribut apa ini?" ucap petugas yang sedari tadi juga ikut memperhatikan Yulia, Hari dan Tasya.
"ini pak, mahasiswi yang ntah datang dari mana mengganggu kami berdua yang hendak mau makan pak" ucap Hari.
Yulia yang mendengar penuturan Hari melongo, yang benar saja dirinya yang sangat cantik, anggun dan manis di bilang penggangu oleh Hari.
"betul kah itu nona?" tanya petugas.
"gak pak, saya ke sini tu,,,,,," ucap Yulia langsung di putus oleh Tasya.
__ADS_1
"dia datang kesini untuk bikin rusuh pak, bapak tanya aja para saksi di sini, pasti mereka tau kalau saya dan pasangan saya cuma berdua di meja ini dan tiba-tiba saja cewek ini datang bikin suasana rusuh pak" ucap Tasya.