
"makannya jadi orang jangan cuek gitu, meskipun kamu gak kenal mereka kamu tetap memperlihatkan diri kamu untuk berkontribusi dalam grup kelasmu" ucap Amel.
"ia sih mel" ucap Tasya.
Ting,,,, ting,,,, ting.
" keknya ada yang dekat sama seseorang nih" ucap Amel.
" heheheh,,,,," balas Tasya.
" ya udah, kamu balas lah,,,, aku mau bersih-bersih dulu" ucap Amel lalu pergi meninggalkan Tasya yang sedang mengcek siapa yang meng chatnya.
Hari
*Hay,,,, apa kamu sudah pulang dari kampus?
Mau pergi jalan-jalan gak*?
Tasya cuma bisa tersenyum dan mengucap rasa syukur karna selama ia jauh dari keluarganya ia bisa sedikit bebas untuk pergi main dengan siapapun tanpa adanya pertanyaan yang mengintimidasi dirinya.
__ADS_1
^^^Tasya^^^
^^^Ia,,,, aku udah pulang kok^^^
^^^*mau,,, nanti kamu ke kos aku aja, jemput aku^^^
^^^Aku siap-siap dulu*^^^
Setelah melihat balasan dari Tasya, Hari langsung siap-siap untuk ke kos Tasya. Hari juga tidak ingin membuang-buang waktu, ia berencana akan mengungkapkan isi hatinya kepada Tasya. Seorang perempuan yang mampu membuatnya hawatir karna takut kenapa-kenapa kalau naik bus, seorang perempuan yang membuat jantungnya tak bisa berdetak dengan normal, seorang perempuan yang fotonya diam-diam Hari jadikan wellpaper hpnya sendiri.
Tiga puluh menit kemudian
Tinn,,,,,,
Tasya yang tau siapa yang mengklakson itu sesegera mungkin keluar keluar dari kamar. Amel yang melihat Tasya sudah rapi hendak mau keluar tertegun melihat kelakuan Tasya yang di depan pintu kamar mereka.
"Aku keluar dulu ya Mut,,,," ucap Tasya lalu pergi meningalkan Amel yang masih berdiri di depan pintu kamar.
" ni anak kek nya bentar lagi kasmaran kali ya,,," ucap Amel yang melihat perubahan Tasya dari SMA sampai menjadi mahasiswa.
__ADS_1
" Mel, Tasya kemana kok buru-buru sih?" ucap Kiki.
Kiki juga teman dekat Tasya dan Amel, mereka satu jurusan di SMA besanya mereka tidak sekelas setelah kelas sebelas. Kiki, Amel dan Tasya tinggal di kos yang sama cuma beda kamar.
" oh, itu kek nya mau pergi main sama kenalan nya" ucap Amel enteng.
" masa ia? Kenal dari mana tu cowok?" tanya Kiki kepo.
" katanya kenal lewat aplikasi pencarian jodoh,,," ucap Amel yang mengetahui cowok yang di kenal Tasya, karna Tasya sendiri yang menceritakannya.
" ha? Apa gak papa dia pergi berdua?" ucap Kiki yang hawatir dengan keamanan sahabatnya itu.
" gak papa kok, oh ya,,, kamu ngerasa Tasya yang sekarang berubah gak sih?" tanya Amel.
" aku rasa dia sedikit-sedikit mulai memperhatikan dirinya, seperti belajar make up dan kamu liat sendiri wajah Tasya lebih bersih dari pas SMA" jelas Kiki yang merasakan perubahan yang signifikan dari sahabatnya itu.
" ia, dia sudah mulai merawat diri,,, mungkin ini efek dia tinggal dengan lingkungan perempuan semua kali ya, kalau di rumahnya kan rata-rata laki-laki semua yang ia gauli, kalau di sini perempuan semua, jadi kek terpengaruh gitu kan?" ucap Amel.
" ia gitu, aku rasa dengan dia berubah kek gini, semoga tidak ada yang memanfaatkan dirinya apa lagi Tasya tipikal orang yang sangat royal dengan semua orang terdekatnya" ucap Kiki
__ADS_1