Cintanya Gadis Nakal

Cintanya Gadis Nakal
26


__ADS_3

"ia kita udah jadian" ucap Tasya sambil tersenyum manis.


"ya ampun,,, jadi sekarang kamu pasangan aku? " tanya Hari lagi.


"ia sayang,,,, " ucap Tasya.


"coba cubit aku,,,," ucap Hari.


"buat apa di cubit?" tanya Tasya bingung.


"aku cuma memastikan apa ini mimpi atau gak? kalau ini mimpi aku gak mau bangun dari tidurku kalau ini benaran aku bahagia sekali" ucap Hari.


Tasya langsung mencubit tangan Hari dengan sedikit keras.


"awww,,, sakit" ucap Hari.


"hahahaha, udah aku cubit tu" ucap Tasya.


"di cubit benaran dong" ucap Hari.


"kan kamu mintak tadi sayang" ucap Tasya.


"aaahhh,,,, meleleh hati aku di panggil sayang sama perempuan semanis dan secantik kamu" ucap Hari.

__ADS_1


"hahahaha,,,, biasa aja yang,,,,, kan kita udah jadi pasangan" ucap Tasya.


"hehehehe,,,, ia sayang" ucap Hari yang juga memanggil Tasya dengan panggilan sayang.


Saat Tasya dan Hari sedang asik-asiknya bercengkrama ada seseorang yang cemburu melihat kebahagian mereka, ia tidak rela jika gadis yang baru saja ia kenal dan gadis yang pertama yang membuatnya harus mengejar menjadi milik orang lain.


"sebelum jalur kuning melengkung, kupastikan Tasya akan aku ambil kembali" ucap Gilang yang sudah tahu nama Tasya.


"sekarang kita makan mie pedas yuk" ajak Tasya.


"ayuk, tapi aku saranin kamu jangan sering-sering makan mie soalnya kemaren udah makan mie juga kan,,, aku takut kamu sakit itu aja kok" ucap Hari.


"ia gak kok,,, ini yang terakhir untuk hari ini" ucap Tasya lalu berlari menuju parkiran.


"heeeee,,, kok hari ini emang masih ada hari esok kamu makan mie lagi? " tanya Hari yang juga ikut berlari mengejar Tasya.


"pokoknya gak boleh ok,,, " ucap Hari.


" ia sayang" ucap Tasya.


"pintar" ucap Hari.


Kini sepasang kekasih itu sedang mencari tempat makan mie pedas yang enak, sudah dari tadi mereka berkeliling tapi tak satu pun tempat yang mereka jumpai. Sebenarnya Hari tidak tahu tempat orang jualan mie pedas di kota itu karna sebelumnya ia juga kurang tertarik memakan mie pedas.

__ADS_1


"kalau gak kita ke cafe aja gimana? " tanya Hari.


"tapi aku mau makan yang pedas" ucap Tasya.


"di sana sepertinya ada ayam geprek yang cukup pedas deh,,,, mau gak? " tanya Hari.


"mau,,, mau" ucap Tasya girang.


Sesampainya di cafe yang dimaksud Hari. Tasya langsung memesan ayam geprek level 4 dengan di tambah seporsi nasi dan minuman teh es sedangkan Hari memesan sup ayam bakso dan minuman yang sama dengan Tasya.


"kamu yakin mau makan level 4 yang?" tanya Hari.


"ia,,, emang kenapa? " tanya Tasya balik.


"bukan kenapa-kenapa,,, tapi apa kamu gak akan sakit perut nanti kalau makan makanan yang terlalu pedas itu? " ucap Hari.


"gak kok, kan udah biasa makan makanan yang pedas" ucap Tasya.


"yang benar? nanti malah kamu sakit perut" ucap Hari.


"bener,,, gak akan sakit perut kok" ucap Tasya percaya diri.


"ok deh, tapi kalau pedas banget gak usah di habiskan ok" ucap Hari.

__ADS_1


"siap pak bos" ucap Tasya seraya memberi hormat seperti layaknya anak-anak sekolah upacara bendera.


Hari yang melihat Tasya seperti itu langsung mencubit pipi cabi milik Tasya. Sungguh menggemaskan sekali pasangannya ini, ia berjanji pada dirinya sendiri tidak akan menyia-nyiakan Tasya dan akan selalu melindunginya.


__ADS_2