Cintanya Gadis Nakal

Cintanya Gadis Nakal
9


__ADS_3

Disaat perjalanan yang dilanda keheningan, tiba-tiba saja langit mulai mendung dan tak lama sudah itu hujan pun turun. Hari dan Tasya memutuskan untuk berhenti untuk berteduh.


Untung saja tadi di mini market Tasya membeli makanan ringan yang akhirnya berguna juga untuknya di saat sekarang ini.


" mau?" tawar Tasya kepada Hari.


" makasih " ucap hari sambil mengambil makanan yang diberikan Tasya kepadanya.


" sama-sama,,,, oh ya, apa kamu tidak capek? Kan kamu tadi juga kerja seharusnya kamu sedang beristirahat saat ini" ucap Tasya.


" gak kok, malahan capekku langsung hilang setelah melihat kamu" ucap Hari.


" is,, gombal banget deh" ucap Tasya yang tak canggung lagi.


" ngapain gombal, toh emang benar yang aku bilang kok" ucap Hari tak terima di bilang gombal oleh Tasya.


" ya deh,,,,, oh ya, kita siap ni langsung ke kos dulu ya,, trus baru deh jalan-jalan" ucap Tasya.


" ia untuk kamu apa yang gak, lagian kita emang harus ke kos dulu, gak mungkin kita bawa barang sebanyak ini waktu pas jalan-jalan kan" ucap Hari.


" hehehe ia,,, hujannya sudah reda ni yuk lanjut jalan lagi" ucap Tasya.


" ayuk" ucap Hari.

__ADS_1


Selama di perjalanan mereka saling bercerita tentang banyak hal mulai dari kuliah Tasya, liburan Tasya yang selalu di rumah dan pekerjaan Hari. Hal itu membuat mereka tak sadar bahwa mereka sudah sampai di kota F.


Tak lama kemudian mereka sampai di kos Tasya.


" kelihatannya kamu pintar memilih kos" ucap Hari.


" maksutnya?" tanya Tasya bingung dengan ucapan Tasya.


" kamu kan orang yang suka jajan bukan, sedangkan lokasi kos mu dekat dengan mini market. Yang berarti tiap hari kamu akan gampang untuk jajan tanpa harus berjalan jauh dan begitu juga dengan kampusmu yang dekat" ucap Hari menjelaskan.


" hehehe tau aja,,,, ya udh aku masukin barang-barang ini dulu ya" ucap Tasya lalu pergi sambil membawa barang miliknya.


Tak berapa menit kemudian Tasya keluar, tanpa membawa tas lagi.


"udah ni, yuk jalan" ucap Tasya.


" mau kemana emangnya?, oh ya kamu sudab memberikabar keluargamu kalau kamu sudah sampai?" tanya Hari.


" aku gak tau kemana, soalnya aku gak tau daerah di kota ini dan soal memberi tahu keluargaku udah aku kasih tau kok" ucap Tasya.


" Yaudah sekarang yuk berangkat" ucap Hari.


Mereka asik mengelilingi kota F menggunakan motor. Dijalan tiba-tiba saja Tasya menyuruh Hari untuk berhenti.

__ADS_1


" berhenti dulu" ucap Tasya.


"ha? Kenapa?" tanya Hari sambil menepi dari jalan.


" hehehe,,,, laper" ucap Tasya yang terlihat menggemaskan oleh Hari.


" hahahaha,,,, aku kira kamu kenapa, yaudah mau makan apa?" tanya Hari.


" mau makan mie ayam, mumpung udah malam juga kan dan dingin juga" ucap Tasya.


" kek ide yang bagus, ya udah kita makan dekat Lapangan Kantin aja" ucap Hari


" ok" ucap Tasya setuju dengan ajakan Hari.


Mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju Lapangan Kantin, yang dimana tempat yang pas untuk menikmati makanan yang berbau sederhana. Gak lama kemudian mereka pun sampai.


" gak papa kan kita makan di sini?" tanya Hari memastikan Tasya nyaman atau gak.


" gak papa kok, emang kenapa makan di sini?" tanya Tasya bingung atas pertanyaan Hari.


" ia setauku anak kuliahan itu biasanya makan di tempat mewah seperti cafe gitu dan mana tau kamu gak suka dengan tempat yang kek gini" ucap Hari.


" is,,, gak ada cafe-cafean di kamus makan aku, yang ada dimana makanan yang enak di situ langsung disikat" ucap Tasya membuat Hari lagi-lagi terpesona dengan Tasya.

__ADS_1


__ADS_2