
BUGH!
Sebuah Bogeman menghantam wajah Reza dari Glen yang membuat Reza langsung tersungkur jatuh ke bawah, melihat itu membuat Aris dan Reno langsung membantu Reza berdiri, sedangkan Sela menahan Glen.
"Kurang ajar, berani kamu menghamili adik saya! Dasar sialan!" ujar Glen yang membuat Sela menatapnya tajam.
"Kak Glen, apa-apaan sih, jelaslah dia ngehamilin Gilsha, kan Gilsha dulu masih istrinya," jawab Sela yang membuat Glen membuang muka.
Glen berusaha menghajar Reza lagi namun kali ini Sela menahannya sehingga Bogeman Glen tepat mengenai Sela, Sela yang mendapat bogem di pipinya langsung tersungkur jatuh.
"Jangan halangin saya!" ujar Glen yang membuat Sela langsung membawa Glen keluar dari ruangan itu, sedangkan Reza langsung dibantu oleh Reno dan Aris.
Sesampainya di luar, Sela langsung menatap Glen dalam dan mendudukkan di kursi yang ada di koridor.
"Minggir Sela!"
"Tunggu dulu, Kak, kondisinya lagi gak baik, kak Glen, gabisa bikin keributan disini!" ujar Sela, Glen tidak mendengar, dia berusaha memberontak sehingga membuat Sela kewalahan.
PLAK! "BISA DENGER GAK SIH! INI NIH YANG BIKIN AKU MUTUSIN KAK GLEN DULU!"
__ADS_1
Glen terdiam mendengar ucapan Sela, Sela menutup mulutnya sendiri karena mengatakan itu, dia membuang muka kemudian berjalan meninggalkan Glen.
"Kamu masih mengingat semuanya? Kenapa?" tanya Glen yang membuat Sela menghentikan langkahnya.
"Itu masa lalu kak Glen, kita juga sudah sepakat bahwa semua seolah tidak pernah terjadi!" ujar Sela.
• Flashback On
Empat tahun lalu, Glen dan Sela merupakan sepasang kekasih, Sela bertemu dengan Glen sudah sejak awal kuliah saat Glen sering mengantarkan Gilsha ke kampus.
Pertemuan itu berujung sebuah kedekatan yang membuat Glen menaruh hati kepada Sela, Sela sendiri hanya menganggap Glen biasa saja.
Disaat sedih dan berusaha melupakan Reza, Glen selalu ada di samping Sela, memberikannya semangat, sampai suatu waktu itu Sela yang butuh pelarian meneruma cinta Glen, walaupun dia tidak mencintai Glen.
Dua tahun pacaran, Sela memutuskan hubungan mereka tepat di anniversary mereka yang ke-dua.
"Happy Anniversary, sayang, hari ini aku bahagia banget, bisa ngerayain dua tahun kita pacaran, aku ada hadiah buat kamu!" bisik Glen memeluk Sela dari belakang.
Sela yang dipeluk, melepaskan pelukan itu kemudian menatap Glen dalam. "Kak, aku pengen ngomong sesuatu."
__ADS_1
"Hm? Ngomong apa, ngomong aja," jawab Glen yang membuat Sela menghela napas panjang.
"Sebelumnya, aku, minta maaf kak, selama dua tahun ini, aku rasa aku tidak bisa mencintai Kak Glen, aku sadar, aku hanya menjadikan kak Glen pelarian dari Reza," jelas Sela yang membuat Glen terdiam. "Aku minta maaf kak, aku rasa, hubungan kita sampai disini saja, aku rasa, tidak ada lagi yang perlu kita pertahankan."
"T-Tapi?" Glen meremas tangannya sendiri. "Kenapa! Ini semua karena Reza kan!? Reza kan!"
"Bukan kak! Aku udah gak cinta sama Reza, kakak gak bisa nyalahin Reza, dia gak tahu apa-apa," jawab Sela. "Kakak jangan salahin siapapun, dari awal hubungan kita sudah salah."
Sela membalikkan badannya dan berjalan meninggalkan Glen disana, Glen terdiam, dia melepaskan sebuah kotak cincin dari tangannya, padahal dia akan melamar Sela hari ini.
• Flashback Off
•
•
•
Woah!
__ADS_1