Crash Wedding On You

Crash Wedding On You
BAB 09. Hospital Lost Love


__ADS_3

"Ren! Ris! Lo pada ngeliat Gilsha gak? Gue cari di rumah gaada padahal semalam masih ada, gue khawatir ini," tanya Sela pada Reno dan Aris saat dirinya baru datang di rumah sakit.


Reno dan Aris saling menatap dalam kondisi mata mendelik. "Gak tahu, Gilsha belum keliatan, harusnya sama lo lah, La."


Sela hanya menggeleng perlahan dia tidak tahu dimana keberadaan Gilsha sekarang, karena dirinya sendiri tidak tahu apa yang Gilsha lakukan sekarang dan dimana dia berada.


"Tuh Reza, coba tanya aja, Za!" teriak Aris yang membuat Reza yang sedang berjalan menatap ke arah mereka. "Sini!"


Reza hanya menghela napas panjang kemudian melangkahkan kaki ke arah dua sahabatnya itu dan menatapnya dalam.


"Ada apa?" tanya Reza pada Aris yang memanggilnya.


"Sela nyariin Gilsha, lo ngeliat Gilsha gak?" tanya Reno yang membuat Aris mengangguk.


Reza mendelik, wajahnya tampak tidak bersahabat dia hanya menghela napas panjang. "Gak, dan bukan urusanku, mau dimana dia itu bukan urusanku, aku sudah bukan suaminya lagi."


Reno dan Aris yang mendengar itu lagi-lagi hanya bisa mengusap dada atas ucapan sahabat mereka ini.


"Gaboleh ngomong gitu Za, seenggaknya lo ada hati nurani kek mikirin Gilsha dimana, kita aja kawan dia khawatir," jelas Aris yang merasa tidak sependapat dengan stigma jelek Reza itu.


"Yasudah kalau kalian peduli, kalian cari aja yang jelas aku tidak peduli," jawab Reza yang membuat Sela yang daritadi diam terpancing emosi juga.

__ADS_1


"EH SIALAN! LO SADAR GAK SIH, LO BODOH APA EMANG GAADA OTAK! GILSHA TUH LAGI HAMIL ANAK LO, DAN LO GAK PEDULI, KALAU GABISA TANGGUNG JAWAB SEENGGAKNYA PUNYA HATI, JANGAN CUMA TANGGUNG TAPI GABISA DIJAWAB!" teriak Sela penuh emosi.


"Sela! Ini bukan urusan kamu dan sudah aku tegaskan itu bukan anak aku!" teriak Reza tak kalah emosi.


Melihat itu Reza dan Aris langsung memisahkan mereka berdua yang terlibat adu mulut.


"Weh! Udah! Kita ini dokter ada etika dan atitude, ini masih jam kerja dan kawasan rumah sakit, kasian pasien yang lain," jelas Aris melerai mereka.


"Bener! Udah gausah berantem, dan Sela! Nanti kita cari cara nemuin Gilsha, kalau lo Za! Kalau lo gak peduli ga gini caranya bro, lo harus punya hati," timpal Reno melerai juga.


Melihat itu membuat Reza dan Sela menahan emosi, walaupun dalam hati Sela dia belum puas memaki Reza.


Aris dan Reno hanya berdiri sejenak sebelum mereka melihat kepala rumah sakit berjalan di hadapan mereka ~Pak Toni.


Sedangkan Reza masih diam di tempat, lagipula dia tidak habis pikir kenapa mereka bertiga selalu saja peduli kepada Gilsha yang notabenenya Reza saja tidak peduli.


"Pak, Gilsha libur yah, soalnya saya cek rumah dia gak ada, disinipun belum masuk," tanya Sela yang membuat Pak Toni mendelik.


"Kalian belum tahu?" tanya Pak Toni menilik wajah ketiganya.


"Mohon maaf Pak, Tahu apa yah?" tanya Reno kali ini.

__ADS_1


"Gilsha sudah resign kemarin, tadi pagi baru saja di ACC yah dia gak bakal masuk kerja lagi," jawab Pak Toni yang membuat Sela, Reno dan Aris terkejut.


Ketiganya terdiam sejenak, bagaimana Gilsha, Resign tanpa mengabari mereka bertiga yang notabenenya adalah kawan dekat Gilsha.


"Kalau boleh tahu Gilsha ada bilang sesuatu gak ke Pak Toni?" tanya Reno kembali.


Pak Toni menggeleng. "Tidak ada, kalau gitu saya permisi yah."


Ketiga menggeleng dan mempersilahkan Pak Toni pergi, setelahnya Sela langsung berjalan ke arah Reza dan menepuk dada Reza.


"Puas lo sekarang! Puas! Ada saatnya dimana lo bakal nyesel dan lo gak bakal bisa ngelakuin apapun selain nyesel! Lo bakal ngerasain itu Za!" ucap Sela penuh penekanan.


Reza tidak menggubris, dia memilih meninggalkan Sela, Reno dan Aris disana karena sudah pusing dengan masalah seperti ini yang seharusnya Reza tidak peduli.





TBC

__ADS_1


Kalau aku sih gak Sudi kalau Reza nyesel trus minta balik wakaka tapi kan Reza pemeran utamanya, endingnya gimana yah?


Assalamualaikum


__ADS_2