Cupu Fake 2

Cupu Fake 2
35,Pertunagan Angela


__ADS_3

ini adalah salah satu hari yang angela tunggu, mereka merayakan hari bahagia ini di rumah dinda, dengan acara yang biasa saja yang hanya di hadiri oleh keluarga dari keduabelah pihak,


orang tua angela kemarin ke Jakarta untuk menyaksikan anaknya bertunangan, namun sayangnya papahnya dinda tetap tidak bisa pulang, sedangkan mamahnya dinda ia tidak pulang lagi sejak hari itu bilangnya sih biar gak ribet,


angela kini tengah berada di kamarnya, ia baru saja di make-up oleh salah satu make-up artis di jakarta, "wah cantik banget, " kagum dinda, saat melihat angela pertama kali,


dinda datang bersama Sherly dan juga Della, " ah iya cantik banget sih lu, " setuju Della,


"ah kalian bisa aja, " hari ini angela benar-benar merasa dalam hatinya campur aduk, ia tidak tau harus senang atau gugup.


"kita juga dulu pernah ngerasain hal yang sana kayak lu, " ucap sherly sambil duduk di kasur, di belakang angela.


"iya benar, kota juga pernah gugup sama kayak lu, " setuju dinda.


"ah pokok ya lu harus semangat, jangan keliat lu gugup nanti, " ujar Della sambil merangkul angela.


"makasih yah kalian mau dukung dan semangatin gue, aku jadi terhura, " ujar angela


"terharu angela, ngelawak aja lu, " ujar Della yang kini sudah melepaskan rangkulannya,


"ya kali-kali napa, " balas angela.


"udah ah, udah beres belum kita turun acara udah mau di mulai kayaknya, " ajak dinda.


"iya, " setuju angela, kini mereka berempat turun ke lantai bawah, untuk memulai acaranya, karena rupanya nanti sore dinda akan langsung berangkat ke Korea,


ada beberapa hal yang membuat dinda dan bastian harus pergi hari ini juga, di sana dinda dan bastian akan tinggal dia apartemen, karena kalau beli rumah mereka belum cukup uangannya,


karena dinda mintanya rumah yang besar jadi bastian harus menabung terlebih dahulu untuk membeli rumah impian dinda, dinda sih bilangnya karena kita punya keluarga besar, kalau mereka datang ke Korea Selatan semua kalau rumahnya kecil gak akan muat, jadi untuk sementara waktu mereka akan tinggal di apartemen yang berada di Seoul.


back


kini mereka sudah turun dan saat mereka turun mereka menjadi pusat perhatian.


dinda membawa angela ke depan orang tua angela di sana juga sudah ada orang tua anjar, bersama anjar nya,


"aku ke sana dulu yah, " pamit dinda, ia pergi ke samping bastian, saat di samping bastian bastian langsung merangkulnya.


acara pertukaran cincin angela dan anjar sudah di lakukan kini adalah acara makan-makan,


bastian dan dinda tengah mengantri untuk mengambil makan, "yang aku udah lapar, " manja bastian sambil menatap gemas ke arah dinda.

__ADS_1


"sabar sayang, manja banget deh, kebiasaan malu tau gak di liatin orang, " dinda dan bastian memang selalu menjadi pusat pandang tamu undangan, karena mereka kerap memamerkan keromantisan.


"gak papa biar mereka tau, kalau nikah muda itu enak, " balas bastian acuh, ia tetap memandang kearah dinda, dan berjalan kebelakang saat mengantri.


"yang sadar umur napa, udah tua juga masih bilang muda, " ujar dinda sambil mencubit perut bastian geram.


"ah sakit sayang, " ucap bastian sambil memegang perutnya.


"udah, ngadep sana yang, cepetan, " mohon dinda,


"ya udah, " akhirnya bastian mau berbalik, namun sebelum itu ia mengecup kening dinda terlebih dahulu.


"dasar, " kesal dinda.


kini mereka sudah selesai mengambil makan, dan mereka tengah duduk di kursi sambil memakan makanan yang mereka ambil tadi,


"yang coba masakan kamu seenak gini, " gumam bastian, sambil terus menyuapkan nasi itu ke mulutnya,


"ya udah nikah aja sama yang masak ini, " balas dinda.


"apaan sih sensitif ama kamu tuh, " ucap bastian sambil mengacak-acak rambut dinda.


"jangan marah, aku beresin nih, " bastian membereskan kembali rambut dinda.


"makan lagi, makan lagi cepetan!, " titah bastian,


"mau di suapin, " manja dinda sambil tersenyum manja pada bastian.


"dasar anak kecil, maunya di suapin mulu, ya udah ni aaaaaa, " bastian menyuapi dinda.


"ih sayang ku, " ucap dinda dengan mulut yang masih penuh nasi.


"kalau makan jangan sambil bicara nanti muncrat ke aku gimana, " ucap bastian.


"biarin ke kamu inikan, bukan ke aku " balas dinda acuh sambil memalingkan wajahnya.


"sayang, aaaa lagi nih, cepetan buka mulutnya kapalnya udah mau turun, " goda bastian sambil melayangkan sendok makannya ke arah dinda.


di arah lain anjar memandangi mereka sedari tadi, ia sudah mencoba tidak melihat dinda namun matanya tetap membuat dia menatap dinda.


"sayang, " panggil angela.

__ADS_1


"apa sayang, " saut anjar sambil menatap ke arah angela.


"kamu liatin dinda sama bastian mulu, kenapa?, " rupanya angela juga sadar akan hal itu.


"aku ingin hubungan kita kayak mereka terus, tetap bersama walau ada masalah yang datang pada mereka, " balas anjar, "maaf gue bohong lagi, " lanjutnya dalam hati.


"oh iya, gue juga suka ikut bahagia saat melihat kedekatan mereka, mereka masih terlihat kayak orang masih pacaran, " setuju angela sambil menyenderkan kepalanya di bahu anjar.


anjar mengelus lembut rambut angela sambil terus menatap kebersamaan dinda dan juga bastian.


Daniel dan sherly mereka juga sedang makan bersama lintang dan Della, mereka juga berada tidak jauh dari dinda dan bastian.


"si bastian ama si dinda, gak tau tempat banget masa kalah bercanda di tempat umum, " ujar lintang, ia tidak suka melihat adiknya dan bastian berprilaku seperti anak kecil.


"yang, roamtis tau gak, " bantah Della, ia merasa bastian dan dinda malah kelihatan romantis, bukan malah seperti bocah.


"apaan main suap-suapan, mau aku suapin?, " balas lintang sambil menatap ke arah Della,


"mau, kalau kamu gak keberatan mah, " jawab Della sambil tersenyum.


"ya udah nih, " lintang menyuapi Della.


"ah kalian ini, bilang aja iri ama keromantisan mereka, " ledek sherly.


"kagak, gue mah tiap malam juga romantis yah sayang, " bantah lintang sambil menatap ke arah Della yang di balas anggukan oleh Della.


"tiap malam mah kita juga suka yah sayang, " ucap Daniel tak mau kalah.


"apaan sih, kalian malah ngadu keromantisan udah gak jaman tau gak, udah ah selesai makannya dulu jangan banyak bicara, " titah Della,


"iya nanti sore kan bastian sama dinda mau pergi, " setuju sherly.


"iya juga sih, biarinlah mereka mau gimana juga, " ucap lintang.


"kalian nanti mau ikut nganterin dinda sama bastian ke bandara?, " tanya sherly.


"ya mau lah terakhiran, tapi gue udah punya niat sih nanti kalau lintang ada libur kita mau main ke Korea Selatan sekalian jengukin mereka, " balas della.


"ah kita juga ke sana yuk yang, kalau libur kamu, aku belum pernah ke Korea Selatan soalnya, " sherly juga ingin ke Korea Selatan.


"iya, " singkat Daniel, ia terus saja fokus pada piring makanannya.

__ADS_1


__ADS_2