
Di sebuah kamar mewah nan megah terlihat seorang gadis tengah terbaring dengan berbagai buku yang berantakan wajah cantik nya terhalang anak rambut yang nakal. rona adalah nama gadis itu ia adalah putri dari kerajaan TAKA yang sangat makmur dan damai rona adalah gadis yang pemalas dan tak tau apa-apa tentang dunia luar yang ia tahu hanyalah kehidupan mewah dengan berbagai kebutuhan yang terpenuhi dengan berlebihan.
Raja:" rona! Bagaimana keadaan mu pelayan bilang kamu tak enak badan?'
Aku menoleh menatap pria paruh baya yang gagah dan berwibawa di hadapan ku jubah naga yang ia kenakan melambai-lambai.
" Aku baik kok! Hanya saja akhir-akhir ini aku merasa tak tenang.."
Raja mendekat ia mengelus rambut putri nya dengan lembut" Aku berikan ini, jangan sampai lepas karna aku tak ingin putri kecil ku disakiti siapa pun," iya tersenyum mengacak-acak helaian rambut pirang nya.
" Ayah huff! Aku bukan anak kecil lagi? Dan lagi aku itu sangat cantik siapa yang akan menyakiti putri mu ini?" Ucap ku merajut kearah pria itu yang terkejut melihat mata Ruby.
" Putri tak tau apa-apa sepergi mu akan banyak mengalami masalah," Seorang mengejek nya.
Kedua orang itu menoleh kearah samping terlihat pemuda gagah yang membawa sebuah pedang dan tombak.
Perapatan segitiga terlihat di kening gadis bernama rona itu, ia melempar kan banyak barang kearah haku.
__ADS_1
" Pergi kau dasar pelayan,"
" Putri kau jadi jelek ketika marah hahaha" Haku tertawa memegang perut nya yang sakit sesekali menghindar dari lemparan rona.
" Sudah, sudah kalian sudah tumbuh sejak kecil," lerai raja kepada kedua orang remaja itu.
" CK, mana bisa dia hanya seorang pelayan_-" rona mendencih iya tertawa mengejek kearah haku.
" Yak sudah! Ayah pergi dulu,"
Yona terdiam dengan kesal melihat kedua orang itu pergi dari kamar nya.
Haku mendudukkan diri nya di meja ia memang tak pernah menjaga sopan santun dihadapan raja ataupun rona karna baginya kedua orang itu adalah keluarga yang telah lama ia miliki.
Haku terdiam menatap wajah paman yang merupakan pemimpin kerajaan Taka itu ia memberanikan diri membuka suara.
" Raj_-" ucapan nya terpotong oleh raja yang menatap aneh jendela.
__ADS_1
" Haku, aku minta tolong kamu jaga rona apapun keadaan nya jangan biarkan dia sendirian," iya menunduk dengan butiran bening Dimata nya.
" Raja ada apa? Anda tak biasa nya seperti ini... Ceritakan pada ku?" Haku membantu pria paruh baya itu berdiri.
" Para vampire memberikan ancaman akan menghancurkan kerajaan Taka,"
" Apa maksudnya nya?" Haku sedikit ngegas mendegar ucapan dari raja dihadapan nya.
" Haku tolong lindungi rona, dan jika saat nya telah tiba beri tahu nama dia sesungguhnya," iya membalik badan mencari sesuatu dalam kotak kecil yang ada di dalam naskah.
Haku mendadak diam seribu bahasa ia berjongkok memberi hormat pada nya
Lalu pergi meninggalkan kediaman Raja wajah nya sedikit sedu mendegar penjelasan dari raja.
Yona sedari tadi menunggu haku di dalam kamar nya ia bolak-balik merasakan ada hal yang tak biasa, Haku bukan lah tipe pemuda yang pendiam membuat banyak tanda tanya dalam benak Yona untuk haku.
setelah lama menunggu akhirnya haku datang dengan tampang waspada wajah nya menyiratkan sebuah kebencian dan kemarahan
ia merangkul rona dengan kasar.
__ADS_1
"rona apapun yang terjadi jangan salahkan ayah mu," iya memegang helaiy rambut pirang rona membuat sang empu menatap nya dengan pandangan bingung.