
*Kerajaan clarines.
" Apa dia benar-benar tak ingin melihat ku?"
" Apa dia beneran sibuk? Setelah mengutus mu untuk mencariku? Di mana dia sekarang?" Pertanyaan beruntung haku membuat gadis itu diam.
" Hakaze?
Dia sudah di paksa pada kematian nya."
" Apa, apa yang kamu katakan?" Haku sedikit emosi.
" Aku hanyalah roh!
Tugas ku hampir selesai jika kamu ingin bertemu Hakaze maka pergilah ke pandang pasir dia menungu mu di sana...!"
__ADS_1
Roh hantu itu perlahan menghilang dan me jadi serbuk pasir yang tertiup angin, haku langsung berlari ke arah luar istana ia menungangi kuda dengan kecepatan dasyat menuju titik pertemuan yang di katakan hantu barusan.
Pandang pasir...
Hembusan angin menerpa helaian merah menyala yang kini bagaikan sebuah api yang tengah menari-nari, pandangan mata nya terfokus pada seseorang yang tengah menungangi kuda ke arah nya semakin lama semakin cepat kuda melaju ke arahnya.
Membacakan sebuah mantra kini sebuah tombak muncul dari balik badan nya, Hakaze mendudukkan dirinya pada kursi es yang mengembulkkan hawa dingin.
" Haku!!" Ucap hakaze pelan.
Kemna saja kau?" Tanya haku memalingkan wajahnya.
" Senang bisa bertemu dengan mu lagi..." Jawab Hakaze.
" Rona aku ingin tahu kebenaran nya
__ADS_1
Bisakah kau memberitahu ku jangan membuat ku bingbang lagi!!" Haku memegang kepalanya.
" Haku apa bisa aku meminta darah mu sedikit saja kumohon?"
" Jangan mengalihkan pembicaraan...!!"
Hakaze menghela nafas pelan haku memang tak bisa di bujuk dengan nudah.
" Baiklah. Aku lahir dari darah campuran antara manusia jaman modern mungkin sekitar abad 23-25 ibuku berasal dari jaman itu, karna sebuah kecelakaan di saat melakukan misi ia tersedot kedalam mesin waktu dan berakhir di dunia ini . .
Tanpa segaja ia menjalin hubungan lalu lahirnya aku, kau tau anak yang lahir dari waktu berbeda memiliki tubuh tak biasa! Aku juga lahir seperti itu setengah tubuhku tak bisa di gerak kan dan selalu tembus saat umurku baru 3 tahun aku tersesat di sebuah pulau, pulau itu dinamakan pulau sakura di sana hidup Sorang putri duyung kuno bernama duyung lan beliau menjaga dan merawat ku! Rona yangselama ini selalu bersama mu hanyalah bayangan yang aku tinggal kan mengunakan sihir sedangkan aku tumbuh di pulau sakura. . Usut punya usut duyung lan memiliki hubungan dengan pangeran vampire dia adalah reiji, aku tak tau kenapa dia bisa menyukai ku sejak saat itu reiji menjadikan ku budak darahnya bahkan menghancurkan pulau sakura aku tak bisa membiarkan duyung lan mati
Aku menyerahkan diriku menjadi budak darah. Namun semua itu belum berakhir karna reiji mengininkan ku menjadi ratu dari bangsa vampire dan untuk itu aku harus menjadi vampire. Reiji selalu berusaha menjadikan ku vampire namun untung saja banyak alasan untuk ku menolak hingga akhirnya aku kembali ke istana bersama mu tanpa sepengetahuan reiji
Dan dia menghancurkan istana karna marah padaku, saat itu aku masih berpura-pura lemah namum yang debenarnya aku adalah dalang dari kehancuran kerajaan ku. . Sekarang di tubuhku ada cacing parasit jika aku tak menjadi vampire maka aku akan mati...!" Jelas Hakaze dengan rinci tanpa telewat sedikit pun.
__ADS_1
Haku mencerna semua ucapan dari hakaze tanpa terlewat sedikit pun hatinya merasa bingbang ada sesuatu yang tak di inginkan akan terjadi firasat sebagai seorang jendral tak pernah salah*.