Curse Of The Zaskuen Tree

Curse Of The Zaskuen Tree
Hime Hakaze


__ADS_3

 ***Kini di malam yang sunyi penuh akan bintang yang berkelap-kelip sebuah nyanyian terdegar begitu indah dan merdu


Mega hitam pun seakan turut merasakan aura dari nyanyian yang di nyanyikan oleh seorang wanita angun.


 Air terjun yang di kelilingi bunga warna-warni menambah kesan yang damai dan tenang. . Lagu itu semakin lama semakin merdu dengan tarian yang begitu indah namun alkasih terkandung sebuah mantra yang maha dasyat di dalam nya.


 Perumpamaan itu adalah deskripsi yang tepat untuk duyung lan yang kini tengah merenung di bawah air terjun yang menerjang nya, mata nya yang biru perlahan menitihkan air mata yang berubah menjadi mutiara berharga dari suku duyung.


Kletak . . Kletak.  . Kletak . .


 Mutiara itu mengelinding mengikuti bebatuan yang kini sampai terhenti di kaki seorang gadis yang sedari tadi diam dalam kegelapan.


“ Guru! Lantunan lagu hamlock itu bahaya untuk tubuh mu!!" Ucap nya sanbil berjongkok memungut mutiara putih bersih di bebatuan.


“ Aku sudah membesarkan mu begitu lama Hakaze...!" 


“ Apa guru menginginkan timbal balik, apa yang guru inginkan?" Tanya nya dengan nada sedu berjalan di permukaan air yang jernih bahkan ikan dan penghuni lain nya bisa terlihat sangking jernih nya.


“ Kali aku menginginkan nyawa ku apa kau_-" ucapan yah terpotong .


Sprass


 Air terbelah kini sebuah tombak muncul dari dalam dasar air yang hendak menyerang ke arah Hakaze, namun dengan cepat duyung lan mematahkan mantra sihir nya.

__ADS_1


“ Hakaze jangan gegabah!!"


“ Guru menginginkan nyawa ku kan?"


“ Hanya bercanda Hakaze, sudah cukup! Pulang lah sekarang aku nanti akan memanggilmu lagi. Aku sangat mencintaimu Hakaze aku tak menginginkan apapun untuk timbal balik!!" Jelas duyung lan.


Shyiuhh...


 Muncul banyak kelelawar menjadi sosok berjubah hitam“ Kakak apa kau masih memikirkan manusia itu?" Tanya nya pelan.


“ Hmm..."


“ Berhentilah beryanyi, karna itu akan merusak tubuh mu!!" Ia menghilang bersama dengan cahaya bulan yang menerpa nya.


 Duyung lan menegandah melihat 🌒 bulan purnama total mengingat kan nya akan sosok yang selama ini ia puja.


Cahaya remang-remang menghiasi taman yang sepi, angin menerpa dedaunan yang bergoyang.


Cahaya malam menghiasi menerpa jajaran bunga indah di sekeliling nya.


Yah higanbana bunga indah di sekeliling nya.


Di sana terlihat seorang pria yang menangis tersedu-sedu wajah nya pucat.

__ADS_1


Air mata terus turun dengan deras seorang wanita mendekat ke arah nya dan memegang dagu nya.


“ Duyung kan Akhirnya kau kembali?


Bagaimana bisa kau lolos dari perang itu?"


 Perlahan ia tersenyum dan memeluk nya dari depan.


“ Karna aku bukan manusia Asare!!"


“ Jangan bercanda! Tubuh mu kenapa memilih ekor sang lan ?" Panik sunguh panik melihat kekasih nya kini memiliki ekor ikan.


“ Karna aku adalah siluman ikan asare. . Apa kau masih mau menerima ku?"ia menyentuh dahinya membuat pria itu menatap dengan pandangan sedu dan menepis uluran tangan yang berada di pipi nya sekarang.


“ Sang Lan ! Kita akhiri hubungan kita,


Angap kita tak pernah bertemu...!"


 Duyung kan terdiam lalu menatap sosok yang kini pergi menjauh dari semakin lama semakin jauh, lalu sebuah anak panah menusuk tepat di jantung nya.


Swoosh


CUB

__ADS_1


 Ia terjengkang ke belakang membuat duyung lan terpaku ketika darah Asare mengenai wajah nya. Mata nya menatap kosong ia menangis tersedu dan sebagai seorang putri clan lan menangis adalah sebuah kutukan bagi manusia lain nya


Dan sejak saat itu, ketika duyung lan sedih dan mengigat Asare ia akan menyanyikan lagu Hamlock***. . .


__ADS_2