Curse Of The Zaskuen Tree

Curse Of The Zaskuen Tree
KEHANCURAN KERAJAAN TAKA


__ADS_3

rona perlahan membuka mata nya menampakan iris merah yang redup perlahan iya mengejapkan mata nya mengatur Cahaya yang masuk kedalam retina mata nya. rona menyilabkan selimut tipis yang membalut tubuh nya dengan lunglai berjalan menuju kesalah satu kolam air tempat ia mandi.


 " Seperti nya aku ketiduran" batin nya berkata.


 Kolam air yang penuh bunga mawar 


Dengan hiasan teratai di dasar kolam merupakan tempat merilekskan diri nya.


 Perlahan ia membuka pakaian yang membelit tubuh nya, suhu air dingin membuat nya terlena dalam rasa enak tanpa ia sadari sosok lain berada di belakang nya.


SRETT...


 TRANG...


 Suara lesatan dan tangkisan benda tajam itu membuat rona mengalihkan perhatian nya, mata nya tak segaja melihat darah di kamar yang telah ia tempati.


 Haku memandang Yrona dengan tatapan melindungi rona sendiri langsung memakai pakaian nya. Ia berjalan keluar dari kamar nya dengan perasaan tak karuan baru kali ini ia menginjak kan kaki di luar kamar nya.


" Haku awass," triak rona.


" Yona kenapa kau datang? Pergilah kembali ke kamar mu!!"


" Heh! Putri yang cantik! Teryata dia putri yang tak tau apa-apa bahkan tak pernah sekalipun menginjak kan kaki nya di luar kamar.." seru sosok misterius itu.

__ADS_1


 Yona terdiam mendapati semua orang berdarah dengan luka gigitan yang menghiasi leher mereka, rona mengambil pisau yang berada di saku nya mengarahkan pada sosok misterius itu.


" Jangan bodoh," iya menghempas tubuh rona membuat nya terbanting beberapa meter.


 " Sialan," haku menyerang para vampir itu dengan cepat tangkisan pedang mereka beradu.


 rona terdiam melihat semua kerajaan nya menjadi rata dengan banyak nya korban karna ulah para vampir, Isak tangis menyayat hati membuat haku dengan cepat membawa rona pergi dari sana meningalkan para vampire.


 Langkah kaki terdegar berirama muncul sosok berpakaian rapih dengan jubah hitam yang melekat pada tubuh nya, semua bangsa vampire menghormat dan berlutut dihadapan sosok itu.


" Pangeran semua sudah selesai," Ucap panglima yang memimpin penyerangan itu.


" Bagaimana apa semua telah mati?" Tegas nya.


" Biarkanlah . . Mungkin ini takdir, biarkan anak itu hidup kita lihat takdir akan membuat permainan seperti apa," Sosok itu terbang dari sana.


* BOOOM *


 Seketika lentaban api membakar kerajaan itu, si jago merah menari-nari dengan bebas membuat pemandangan indah nan menyeramkan di mata rona.


 Yah rona dan haku tengah berada di puncak gunung, melihat semua lentaban api membakar semua kemewahan dan kehidupan sebagai putri istana Yona terduduk dengan lemas.


" Tidakkk... Ini bercanda kan hiks" iya menatap hamparan api yang melambai-lambai.

__ADS_1


" rona tenanglah" haku memeluk nya menenangkan keadaan putri satu-satunya dari kerajaan Taka.


" Bangsa vampire," Yona menyembut kalimat itu dengan penuh tekad.


 Setelah kejadian itu rona dan haku menuju kekerasan Celarines yang merupakan kerajaan dibawah kendali suku angin.


 Sepanjang jalan rona bagaikan sebuah boneka yang terus di tuntun haku, wajah nya menyiratkan kekosongan, rambut pirang nya acak-acakan haku tak tega melihat keadaan putri yang selalu ceria menjadi begitu menyedihkan di mata nya.


 rona yang dulu nya seorang gadis pemalas dan takut sinar matahari  


Anak yang tak tahu apapun harus melihat pembantai suku nya sendiri.


 Kerajaan Celarines adalah kerajaan yang di pimpin oleh kakek haku yang merupakan jendral paling ditakuti oleh manusia ataupun vampire.setelah tiga hari berjalan akhirnya mereka sampai di gerbang Celarines haku menarik lengan Yona masuk kedalam.


" Haku dan putri?" Sambut jendral suku angin kearah mereka berdua.


" Aku bukan putri kakek! Semua nya telah hilang," Yona membalas dengan ucapan datar penuh kekosongan.


" Kakek bisakah aku mengantarkan Yona dulu?" Tanya haku.


 Setelah mendapat persetujuan Yona diartakan kesalah satu kamar yang tak semewah milik nya dulu, barang-barang disana terlihat sudah lama bahkan tak ada perlindungan cahaya yang selalu tak lepas bagi nya.


 Yona terdiam di sofa membiarkan sinar matahari mengenai nya, haku yang tak jauh dari sana hanya bisa melihat sosok itu dari jauh.

__ADS_1


__ADS_2