Dancing At Midnight

Dancing At Midnight
13. Pertemuan Keluarga


__ADS_3

Hallooo... Haloo... semuanya


Terima Kasih sudah mau membaca novel saya..


Jangan lupa like, vote, dan comment ya๐Ÿ˜˜


Selamat membacaโค Saya sayang kalian๐Ÿ˜˜


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Kali ini pertemuan keluarga akan diadakan di rumah orang tua anna untuk membahas rencana perjodohan mereka selanjutnya..


"Nak, apa kau sudah siap? tanya bunda."


"Sebentar lagi bun ; saut anna."


"Kalau sudah cepat turun ya ; kata bunda."


"Iya bunda, sebentar lagi anna turun ; saut anna."


"Jangan lama lama ; kata bunda."


"Siap bunda ; saut anna lagi."


Anna sedang bersiap siap karna keluarga rei akan datang kerumahnya..


Ia begitu gugup, entah kenapa padahal hanya membahas tentang perjodohan mereka saja..


Suara bel rumah berbunyi, keluarga rei sudah tiba..


Anna segera turun ke bawah menyambut kedatangan keluarga rei..



"Halo kakek alex, om, tante, aulia, dan rei selamat datang ; kata anna."

__ADS_1


"Kak anna, aku kangen kakak ; sembur aulia langsung memeluk anna."


Karna serangan mendadak aulia, anna hampir saja terjungkal ke belakang belum sampai turun satu anak tangga terakhir.


"Auli, lihat tuh anna hampir mau jatuh gara gara kamu ; saut mommy kate."


"Maaf kak anna, auli gk sengaja. Soalnya auli kangen sama kakak ; ujar aulia."๐Ÿ˜


"Hahaha... Enggakpapa kok tante, gk jatuh kok ; saut anna sambil tersenyum."๐Ÿ˜Š


"Enggakpapa kok anna, kakak juga kangen sama kamu ; ujar anna."


"Mari, ayo duduk ; kata ayah anna."


"Hahaha... terima kasih david ; kata ayah rei."


Diikuti momny kate dan aulia yang turut duduk..


"Apa kau tidak apa apa an? tanya rei."



"Kau hampir saja terjatuh ke belakang karna adikku ; kata rei."


"Lihatlah tidak terjadi apa apakan denganku ; kata anna."


"Baiklah... aku sudah melihatnya ; kata rei."


"Ayo rei, kita juga kesana ; ujar anna menarik tangan rei."


Rei yang ditarik anna, hanya mengikuti anna..


Tangan anna yang menarik tangannya ini apakah anna menyadarinya atau tidak, seilah olah mereka terasa sangat akrab.


Yah bisa dibilag begitu, tapi saat mereka masih kecil dan rei tidak punya banyak kenangan saat masa kecilnya setelah memutuskan masuk ke sekolah militer.

__ADS_1


"Jadi bagaimana keputusan kalian berdua?... ; tanya kakek alex."


Rei dan anna saling memandang, karna mereka sudah menyepakati soal perjodohan itu.


"Kami setuju dengan perjodohan ini, kami sudah membicarakannya berdua ; wakil rei."


"Alhamdulillah... ; saut kate dan ivanka senang."


"Rei dan anna.. kalian memang seharusnya menikah, apalagi usia kalian yang sudah tidak muda lagi dan tidak jauh, kami menunggu kalian menikah ; kata kakek alex."


"Ahh ya pernikahan, bagaimana kalau kalian menikah bulan depan ; ujar mommy kate."


"Kate, apa tidak terlalu cepat kita perlu menyiapkan semuanya ; ujar ivanka."


"Kau tenang saja, soal persiapan itu tidak akan lama ; kata kate."


"Soal pernikahan kami yang akan menentukan kapan tanggalnya ; saut rei."


"Iyaa tante, biarkan kami yang menentukan tanggal tepatnya pernikahan kami ; saut anna."


"Hmmm.. aku setuju ; kata ayah rei."


"Papa.. ; kata kate tidak setuju karna suaminya tidak mendukungnya."


"Ya, saya juga setuju ; ujar ayah anna."


"Iya kate, anak anak sudah setuju sial perjodohan itu, biarkan kali ini mereka yang menentukan pernikahan mereka."


"Baiklah...aku juga setuju ; kata kate."


"Karna semuanya setuju, jadi soal tanggal pernikahan kita serahkan pada anak anak ; kata kakek alex."


"Tapi.. Jangan terlalu lama, setelah tugas luar negerimu berakhir rei kalian harus memberitau kami tanggal pernikahannya ; lanjut kakek alex."


"Ya kakek ; saut anna dan rei bersama."

__ADS_1


__ADS_2