Dancing At Midnight

Dancing At Midnight
27. Anna Day


__ADS_3

Hallooo... Haloo... semuanya


Terima Kasih sudah mau membaca novel saya..


Jangan lupa like, vote, dan comment ya๐Ÿ˜˜


Selamat membacaโค Saya sayang kalian๐Ÿ˜˜


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Pagi pagi Anna bangun dengan semangat 45.


Anna belum bertemu dengan Rei..


"Baiklah an, hati yang cerah maka harimu juga cerah. Semangat... ; ujar Anna menyemangati dirinya sendiri."


"Coba kita periksa dulu, dompet, handphone, ID Card, lipstik, bedak, tisu, dll semuanya sudah siap ; ujar Anna."


"Mari kita berangkat ; sautnya ceria."


Suara musik yang bergema di dalam mobil dengan lagu yang membangkitkan semangat dari Lagu Coklat \- Bendera sambil bernyanyi.


Tiba di kantor..


"Selamat pagi pak.. ; sapa Anna pada Pak Satpam."


"Selamat pagi mbak Anna ; saut pak satpam."


ย 


"Selamat pagi semuanya ; sapa Anna pada teman temannya."


"Semangat banget hari ini An.. ; ujar Nathan."


"Iya dong, gue harus semangat ; saut Anna."


"Ada kabar bahagia apa An? tanya Ririn."

__ADS_1


"Kita kalau bahagia gk perlu ada kabar bahagia kok. Gue ketemu kalian aja gue bahagia ; jawab Anna sambil nyengir."


ย 


"An, loe seram banget tau gk kaya gitu ; ujar Dennis."


"Hahaha... Biarin deh ; saut Anna."


"Loe ada rencana gk hari ini An? tanya Ririn."


"Engga ada, kenapa emang? tanya balik Anna."


"Dennis mau teraktir kita makan katanya ; saut Nathan."


"Seriusan ... ; saut Anna."


Dennis mengangguk..


"Loe yang pilih terserah mau yang mahal juga gpp ; ujar Dennis."


"Pastinya dong ; saut Nathan dan Ririn."


"Apaan sih loe nat, ikut ikutan juga ; kata Ririn."


"Mulut mulut gue juga ; saut Nathan."


"Haduh mulai lagi tuh mereka dua ; ujar Anna pada Dennis."


"Udah tradisi an ; saut Dennis."


Dennis menepati janjinya bahwa mereka akan ditraktir makan gratis..


"Loe seriusan mau traktir kita disini, ini mahal banget loh ; bisik Anna pada Dennis."


"Tenang aja, gue gk kabur kok ; saut Dennis."


"Pftt... ; Anna menahan tawanya yang hampir lepas kan tidak enak jika ia tertawa nyaring apalagi mereka sudah di depan pintu dan banyak orang."๐Ÿ˜ฃ

__ADS_1


"Gue mau angkat telpon dulu ya gengs ; ujar Ririn."


"Okee.. ; saut Anna."


"An.. gue sama Nathan mau ketemu teman kita bentar, soalnya dia juga ada disini. Loe gpp kan ke ruangan kita yang sudah di pesan ; ujar Dennis."


"Okee gpp kok den.. ; ujar Anna lagi."


Jadilah Anna pergi sendiri ke ruangan yang mereka pesan tadi.


"Ini kali ya tempatnya, nomornya benar sih ; gumam Anna."


Anna membuka pintu ruangan tersebut..


"Ihhh kok gelap banget ya, seram banget ; pikir Anna takut."


"Duaaarrrrrrr.... ;


"Aaaaaaaaaa....!!!!!!! ; teriak Anna terkejut."


Lalu lampu dihidupkan.


"Surprise...... ; teriak keluarganya bersama orang tua Rei dan Aulia yang juga ikut serta."


"Selamat ulang tahun, Selamat Ulang Tahun Anna, Selamat ulang Tahun... ; nyanyi temannya Ririn, Nathan, dan Dennis dari belakang Anna."


"Selamat Ulang Tahun Nak ; ujar kedua orang tua Anna."


"Selamat ulang tahun kak Anna ; ujar Aulia."


"Terima kasih banyak semuanya sahabat sahabat aku, aulia, tante dan om, dan juga ayah bunda, terima kasih banyak. Anna lupa hari ini ulang tahun Anna ; ujar Anna yang mengeluarkan air mata kebahagian."


"Kok kamu malah nangis nak, ini semua teman teman kamu yang ngerencanain loh ; ujar ibu Anna."


"Terima kasih banyak semuanya. Kalian memang sahabat aku yang terbaik ; ujar Anna sambil memeluk ketiga temannya."


ย 

__ADS_1


__ADS_2