Dancing At Midnight

Dancing At Midnight
18. Khawatir


__ADS_3

Hallooo... Haloo... semuanya


Terima Kasih sudah mau membaca novel saya..


Jangan lupa like, vote, dan comment ya๐Ÿ˜˜


Selamat membacaโค Saya sayang kalian๐Ÿ˜˜


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Sampai pagi hari rei tidak bisa kembali tertidur..


Lalu ia bersiap siap ke basecamp militer, untuk kembali bekerja.


๐ŸŒนBasecamp..


"Selamat pagi sir.. ; kata bawahannya."


"Pagi semuanya.. ; saut rei."


"Ada apa denganmu, kau tampak berantakan hari ini ; ujar felix."


"Ya, apa kau ada masalah ; saut lucas."


"Aku tidak bisa tidur, karna bermimpi buruk ; ujar rei."

__ADS_1


"Ohh ayolah jangan membuat dirimu menjadi lemah, kita semua sering bermimpi buruk itu hal biasa untuk kita yang seorang tentara ; kata felix."


"Ini berbeda.. ; ujar rei."


"Apanya berbeda? tanya lucas."


"Bagaimana jika kita melakukan sesuatu pada . . . . Hah... sudahlah bukan apa apa, aku ingin tidur sebentar ; kata rei."


Lalu beranjak dari meja kerjanya menuju sofa dan membaringkan tubuhnya diruangan yang dihuni oleh mereka bertiga dalam satu ruangan..


"Kapten tim 2 sudah tiba disini dari tugas luar negerinya, dan anggotanya membicarakan seolah olah kapten mereka sudah berjasa kali ini dan jendral memuji dirinya karna telah berjasa ; ujar felix."


"Hah, tim 2 itu mereka sangat licik mencoba mencari perhatian semua orang agar naik pangkat ; saut lucas."


"Biarkan saja, mereka melakukan itu karna tim 2 selalu kalah dari tim kita ; ujar rei yang menyaut sambil memejamkan matanya."


"Mereka memuji muji kapten mereka saja itu terlalu berlebihan ; ujar felix."


"Karna itu semua anggota tim harus bersatu, bekerjasama, dan saling melindungi, dan saling mempercayai semua anggotanya itu yang penting. Bukan hanya kapten yang patut dipuji, anggotanya juga patut dipuji. Tanpa anggotanya jabatan kapten bukanlah apa apa ; ujar rei."


Felix dan lucas yang mendengar rei berbicara seperti itu diam diam merasa kagum, mereka sangat bersyukur bisa satu tim dengan rei yang memimpin mereka. Ya mereka akui, rei lebih mementingkan anggotanya dari pada dirinya sendiri walaupun rei sendiri tidak tau itu tapi semua anggotanya mengagumi dirinya.


"Kring... kring... ; dering ponsel rei berbunyi."


Rei yang tadinya hampir terlelap terbangun lagi..

__ADS_1


Diambilnya ponselnya dari sakunya dan terlihat nama si penelpon "My Dear" dan mengangkat telpon tersebut.


"Halo.. ada apa dee? tanya rei."


"Rei, apa kau sedang bersama anna? mommy pergi ke kantornya tapi kata temannya anna tidak masuk kerja ; ujar mommy kate."


Dee adalah panggilan sayangnya untuk mommy kate, kadang kadang ia memanggil ibunya mommy kate atau dee, singkatan dari dear..


"Apa? sudah ditelpon? tanya rei."


Yang langsung bangun tiba tiba, yang membuat felix dan lucas menatapnya heran..


"Telponnya tidak aktif rei, bisakah kau mencarinya mommy khawatir, dan mommy juga tidak bisa menghubungi keluarganya takut mereka juga khawatir ; ujar mommy kate khawatir."


"Dee, tenanglah.. aku yang akan mencarinya ; saut rei lalu menutup telpon."


Rei bergegas pergi dan mengambil kunci mobilnya..


"Rei kau mau kemana? kata felix."


"Kabari aku jika ada yang mencariku, aku mau keluar sebentar ; saut rei."


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA YUK LANJUT KE EPISODE SELANJUTNYA๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, RATE, DAN VOTENYA YA, OH YA BOLEH KASIH SARAN KALAU MAU๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2