Dancing At Midnight

Dancing At Midnight
25. Operasi Dadakan 2


__ADS_3

Hallooo... Haloo... semuanya


Terima Kasih sudah mau membaca novel saya..


Jangan lupa like, vote, dan comment ya๐Ÿ˜˜


Selamat membacaโค Saya sayang kalian๐Ÿ˜˜


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Tim Alfa sudah bergerak masuk ke tempat persembunyian si pemberontak.


Orang orang pemandu mengalihkan perhatian lawan sehingga mereka bisa masuk.


"Dua orang berjaga di pintu, satu di arah jam tiga ; ujar Pingky (Lucas)." Yang berada di gedung sebelah yang memantau rekannya.


Melihat dari kamera kecil yang terpasang di senjata Barrett M82 yang memungkinkan pemindaian gerakan di balik dinding pada jarak 30 sampai 50 meter dan dapat melihat siluet tentara dan gerakan musuh di balik dinding pada bangunan apa pun.


"Dor... dor... ; suara tembakan melengking di setiap lorong gedung."


"Clear... ; ujar Lucas."


"Berapa orang yang ada di dalam? tanya Rei."


"7 orang semua memegang senjata ; saut Lucas."


"Kami akan masuk ; ujar Rei."

__ADS_1


"Dor.... Dor.... Dor.... ; suara tembakan saling menyahut."


Rei, Felix, dan anggota termudanya melawan 7 orang tersebut, dan mereka terpojok kalah orang.


"Ini Red... Kami terpojok ; ujar Felix."


"Pingky menuju target ; saut Lucas."


"Black White, bagaimana situasi ; ujar Rei."


"Negative... ; jawab White." Karna mereka terjebak tak ada penghalang atau tempat perlindungan.


"Shit.... ; maki Black."


"Bertahanlah.. Kami akan selesaikan disini ; ujar Rei."


1 jam telah berlalu mereka harus segera menyelesaikannya dan membawa si pemimpin pemberontak sebelum bantuan musuh datang.


Dan mereka akhirnya berhasil membawa si pemimpin pemberontak dan membawanya kepada si pemandu itu.


"Hahahaha..... Akhirnya ; ujar si pemimpin pemandu itu senang."


"Sekarang giliranmu... ; ujar Rei."


"Tentu saja ; sau si peminpin pemandu."


"Mereka yang akan mengantar kalian ; ujarnya."

__ADS_1


"Baiklah... 20 menit lagi kami akan berangkat ; ujar Rei."


Waktu yang singkat mereka manfaatkan dengan sebaik baiknya.


Tanpa kenal rasa lelah dan rasa takut, mereka melanjutkan misi yang sebenarnya.


"Kau gugup Luc ; tanya Felix."


"Kau juga gugup bodoh, lihatlah kau mondar mandir dari tadi, aku mengenalmu ; saut Lucas."


"Aku hanya merasa gelisah ; ujar Felix."


Rei melihat dan mendengar perdebatan ke dua sahabat sekaligus rekannya itu.


"Sir.. apa akan ada terjadi sesuatu? tanya anggota termuda yang disebut peach pada Felix."


"Tidak ada yang akan terjadi pada kita, aku juga pasti merasakan jika ada sesuatu yang aneh. Dan aku tidak akan membiarkan rekan rekanku jatuh ; saut Rei memberi perhatian pada rekannya."


"Tapi setidaknya kita juga perlu waspada ; ujar Rei lagi."


"Tim Alfa, ini Blackstone (sebutan untuk komandan) apa kalian mendengar ; ujar Komandan melalui radio yang terhubung."


"Yes Sir.... ; saut mereka langsung berdiri tegap."


"Kalian akan memulai misi, kembalilah dengan selamat ; ujarnya."


"Yes Sir... ; saut mereka lagi."

__ADS_1


Dan mereka pun berangkat menuju lokasi sandera bersama orang orang pemandu mereka..


__ADS_2