
Hallooo... Haloo... semuanya
Terima Kasih sudah mau membaca novel saya..
Jangan lupa like, vote, dan comment ya๐
Selamat membacaโค Saya sayang kalian๐
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
"Kau sudah ada disini rei. Kau tidak pulang? tanya felix."
"Ibuku, kebetulan ada didekat sini. Bertemu sebentar lalu kabur ; ujar rei."
"Bagaimana denganmu? Kenapa kau ada disini masih ada banyak waktu? tanya rei lagi."
"Sama sepertimu, aku juga kabur ; kata felix."
"Haha.. sangat lucu ya kita seorang tentara, tapi kita kabur dari kesedihan dan tangisan ; ujar rei."
"Ya.. kita seorang tentara berperang antara hidup dan mati ; ujar felix."
Kabur dari kesedihan dan tangisan orang orang yang kita tinggal untuk pergi berperang, berdoa agar bisa pulang dengan selamat sangatlah menyakitkan apalagi mereka diantara hidup dan mati, membunuh atau dibunuh, maka mereka memilih yang pertama hidup dan membunuh itulah pilihannya, pekerjaannya.
Demi menyelamatkan orang orang, dan orang yang kita cintai..
"Kalian berdua sudah disini ; ujar lucas."
"Masih banyak waktu, kenapa luc? tanya felix."
"Huh...; eluh lucas."
"Kau kabur juga? tanya rei."
"Suasananya terlalu menyedihkan aku tidak tahan ; saut lucas."
"Hmmm.. benar ; saut felix."
"Kumpulkan surat dan kalung army tag milik kalian ; ujar rei."
__ADS_1
"Kau tidak menulis surat rei? tanya lucas."
"Aku tidak bisa menulisnya ; saut rei."
Kenapa? karna bagi rei, jika keluarganya menerima surat darinya artinya ia sudah mati. Karna itulah rei tidak pernah menulis surat.
"Semoga kita selamat dan selalu dilindungi Tuhan ; ujar felix."
"Amin.. ; saut rei dan lucas."
Walaupun hanya berdoa saja tidak cukup, yah setidaknya mereka mempercayai dan berharap pada Tuhan Yang Maha Esa..
Semuanya sudah berkumpul di markas dan komandan memberikan briefing pada tentaranya sebelum keberangkatan..
"Saat kalian sampai, kalian akan bertemu dengan beberapa orang yang akan menjadi pemandu kalian yang akan mengantar ke tempat sandera berada di lokasi yang sudah ditentukan ; kata sang komandan."
"Waktu kalian hanya 24 jam, pesawat akan menjemput kalian ditempat lokasi yang tidak terjangkau radar tempat kalian diturunkan. Waktunya tepat pukul 21.00 lewat dari waktu tersebut pesawat akan pergi, dan kalian semua harus bersembunyi sampai penjemputan berikutnya ; kata sang komandan lagi."
"Apa ada pertanyaan? ujar sang komandan."
"No sir... ; saut mereka semua."
Dan mereka semua naik ke pesawat yang akan mengantarkan mereka..
๐นDi dalam pesawat...
"Oh, thinkin' about all our younger years
There was only you and me
We were young and wild and free ; ujar salah satu anggota bernyanyi."
"Hei, apa kau sedang gugup? tanya lucas pada rekan mudanya."
"No sir... ; sautnya."
"Puk... puk.. puk... ; rei menepuk pundak rekan termudanya."
"Kita akan kembali dangan selamat. Aku akan melindungimu ; ujar rei."
__ADS_1
"Terima kasih sir ; sautnya lagi."
"Apa anda pernah membunuh seseorang Sir sebelumnya? tanyanya lagi."
"Tidak sebelumnya ; jawab Rei."
"Ohh Come On Boy, kau pikir kita pernah membunuh seseorang sebelum masuk militer, tentu saja tidak. Bagaimana bisa kau menjadi seorang tentara jika sebelumnya kau adalah seorang pembunuh ; saut rekannya yang lain."
Walaupun anggota termudanya terlihat sedikit bodoh, tapi ia tidak bisa diremehkan, karna ia berhasil mengalahkan pesaingnya dan masuk ke tim 1 yang awalnya hanya beranggotakan 5 orang.
"Mari kita bernyanyi saja, Now nothing can take you away from me ; ujar lucas."
"We've been down that road before ; lanjut yang lain."
Secara bergiliran melanjutkan nyanyian dari bryan adams - heaven.
Sampai di perbatasan antar negara. Mereka diturunkan langsung di udara agar tidak terdeteksi radar..
Dengan gagah berani mereka terjun dari ketinggian.
Satu persatu anggota menapaki tanah dengan selamat, lalu menuju lokasi pertemuan sambil bersembunyi..
"Lihat arah jam 12 ada dua orang mendekat ke arah kita, apa perintahmu sir ; tanya rekannya rei."
"Tunggu dulu, mereka mungkin saja si pemandu ; ujar rei."
"Bukankah kata komandan ada beberapa orang ; tanya felix melalui intercome masing masing."
"Ya mereka hanya berdua bukan beberapa orang ; saut lucas."
"Tunggu mereka mendekat ; perintah rei."
Saat dua orang itu mendekat mereka langsung menyergap dua orang tersebut sambil mengarahkan pistol ke arah dua orang tersebut.
"Waitt...!! We're guides... (Tunggu kami pemandu) ; ujarnya yang bisa berbahasa Inggris saja."
Dan ternyata dua orang tersebut pemandu mereka.
"Where are the others?.. (Dimana yang lainnya) ; tanya rei."
__ADS_1
"There... ; tunjuknya ke arah sebuah gubuk kecil."