
Hallooo... Haloo... semuanya
Terima Kasih sudah mau membaca novel saya..
Jangan lupa like, vote, dan comment ya๐
Selamat membacaโค Saya sayang kalian๐
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
"Sir, you can't enter, this toilet is out of order.. (Tuan, anda tidak boleh masuk, toilet ini sedang rusak) ; kata mereka."
"Tolong... ; teriak anna yang berhasil melepaskan bekapan dimulutnya."
"Minggir.. ; ujar rei."
"Wow.. ternyata kau bisa bahasa Indonesia rupanya ; kata pria yang menjaga itu."
"Minggir atau kalian akan terluka ; ujar rei lagi."
"Oho.. benarkah siapa takut, kalau begitu lawan kami dulu ; ujarnya."
Tadinya rei hanya menggertak ia tidak ingin membuat keributan, tapi tak disangka mereka mau melawannya dan ada suara teriakan di dalam toilet. Tanpa pikir panjang rei langsung menghantam tinjunya sekali pukulan dan menjatuhkan dua orang tersebut.
"Bughh... ;
"Rei..!! Tolong aku ; tangis anna karna mereka mencoba membuka bajunya."๐ญ
Rei langsug mendobrak pintu toilet itu..
"Lepaskan dia.. ; teriak rei."
Semua yang ada di dalam toilet menoleh terkejut, karna orang asing itu langsung menerjang teman temannya yang sedang mencoba membuka baju gadis itu..
Rei memberikan pukulan pada mereka yang mencoba melecehkan anna.
"Bughh.. ; suara satu orang terjatuh.
__ADS_1
Dan,
"Bughh.. ; dua orang terjatuh.
Apa yang dilakukan mereka berdua di luar, mengurus satu orang saja tidak bisa pikir si pemimpinnya..
"Rei... hiks... t..tolong aku hiks... ; ujar anna menangis dan ketakutan."
Dibukanya jaket miliknya lalu ditutupinya ketubuh anna..
"Tutup matamu jika kau takut ; ujar rei."
Dan anna menuruti yang dikatakan rei..
"Apa yang kalian lakukan cepat hajar dia ; kata si pemimpinnya."
Mereka berlima mencoba mengeroyok dirinya,
Tak butuh waktu lama, mereka sudah terkapar dilantai.
"Apa kau bisa berdiri? tanya rei."
Anna menggelengkan kepalanya, karna tubuhnya masih bergetar ketakutan.
"Saya sudah mengosongkan semua mall tuan, maafkan atas kelalaian saya ; ujar si manager."๐
"Ambilkan selimut ; perintah rei."
Si manager pun bergegas memgambilkan selimut, sedangkan para pegawai mall tidak berani berbicara dan hanya bisa menunduk, mereka tidak tau siapa pria itu, tapi yang mereka tau pasti pria asing ini lebih tinggi dari si manager mall.
"Ini tuan ; kata si manager."
Rei mengambil selimut yang dibawakan manager itu, lalu menyelimuti tubuh anna yang gemetaran.
Digendongnya anna ala ala bridesmaid dan membawa anna keluar dari mall menuju mobilnya lalu mengantarkan anna pulang ke apartemennya.
Sedangkan si manager masih tetap mengikuti mereka,
__ADS_1
"Ambilkan air mineral dan bawa ke mobilku ; perintah rei."
"Baik tuan ; saut si manager lalu menyuruh karyawannya untuk mengambilkan air mineral."
Rei melihat anna yang masih gemetaran itu, tidak tahan melihatnya lalu rei memeluk anna sambil menepuk nepuk punggung anna dengan lembut.
"Tidak apa apa, aku ada disini ; ujar rei pelan."
"Jangan takut, kau wanita yang kuat ; ujar rei lagi."
Lalu mengambil minuman yang disodorkan si manager itu..
"Minumlah dulu an, supaya kau lebih tenang ; kata rei."
Anna mengambil minuman dengan tangan yang masih gemetaran lalu meminumnya.
"A... aku ingin pulang ; kata anna yang masih sesegukkan."
"Baiklah ; saut rei."
Rei mengantar anna pulang sambil memapah anna yang masih lemas dan sedikit gemetaran..
Anna mencoba membuka kunci apartemennya tapi tangannya masih gemetaran, sehingga pintunya tidak mau terbuka..
"Biar aku saja, kau sebutkan kodenya ; ujar rei."
"120987... ; kata anna."
"Cklek... ; pintu terbuka."
Rei memapah anna menuju kamarnya karna anna tidak ingin digendong.
Dibaringkannya tubuh anna lalu menyelimutinya..
"Istirahatlah, aku akan menjagamu diluar ; ujar rei."
Anna mengangguk, lalu berbaring membelakangi rei."
__ADS_1