
Hari ini adalah harinya Rei melamar Anna sesuai janjinya.
Keluarga Rei sudah menghubungi keluarga Anna paginya, jadi mereka memiliki waktu untuk mempersiapkan segalanya yang diperlukan.
🌹🌹🌹 Rumah Anna....
Ting Tong..... ; suara bel pintu berbunyi."
Cklek....
"Ya ampun kalian sudah datang toh, mari masuk ; ujar ibu Anna."
"Selamat datang ; sambut ayah Anna menyambut sahabatnya dan keluarganya."
"Halo om, Tante ; ujar Rei."
"Halo nak Rei, ayo masuk nak, nak Aulia ; ujarnya lagi."
"Terima kasih ; saut Aulia dan Rei bersamaan."
Semua keluarga besar Anna dan Rei sedang berbincang bincang di ruang tamu, selagi menunggu Anna turun.
"Dimana Anna? tanya kakek Alex."
"Anna baru saja datang karena tadi ada urusan jadi sedang bersiap siap om Alex ; saut ayah Anna.'
"Tunggu sebentar, biar saya yang panggilkan Anna, tidak sopan orang tua menunggu yang lebih muda ; ujar ibu Anna."
"Hahaha... tidak perlu terburu buru, saya hanya bertanya saja ; saut kakek Alex."
"Tidak apa apa om Alex ; kata ibu Anna."
Ibu Anna menaiki tangga lantai dua menemui putrinya yang tak kunjung turun.
"Naa... ??? panggil ibu Anna."
__ADS_1
"Iya bun ; saut Anna."
"Udah selesai belum, keluarganya Rei udah datang nunggu kamu tu di bawah ; ujar ibu Anna." Lalu membuka pintu kamar Anna.
Dilihatnya putrinya sedang sibuk merapikan jilbabnya.
"Iya bun, bentar lagi ; ujar Anna."
"Jangan lama lama, gk sopan orang tua apalagi ada tamu di bawah yang nunggu kamu turun ; ujar ibu Anna."
"Siap bun.. ;
"Yaudah, bunda turun ya. Ingat yang bunda bilang tadi ; tegur ibu Anna ."
"Siap komandan, hehehe... ; ujar Anna tertawa."
Anna turun dari tangga, dengan memakai long dress panjang yang sederhana namun elegan.
"Terima kasih, tante ; saut Anna."
"Maafkan Anna sudah, karna sudah lama menunggu ; ujarnya lagi."
"Tidak apa apa nak, ayo duduklah di dekat Rei ; ujar ayahnya Rei."
Anna hanya menurut.....
Ia duduk disebelah Rei, karna memang mereka berdualah bintang utama kali ini.
"Sudah lama menunggu ; bisik Anna disebelah Rei dengan suara pelan."
"Kau ingin jawaban yang mana, yang sebenarnya atau yang aku yang ingin kau dengar? tanya Rei juga berbisik."
"Hahaa... Yang ingin aku dengar ; kata Anna sambil tertawa." 😉
__ADS_1
"Tidak sama sekali ; jawab Rei tersenyum."
"Ohh... tentu saja itu tidak benar ; kata Anna."
"Kenapa? tanya Rei."
"Karna itu hanya perkataanmu saja, bukan yang lain ; ujar Anna."
..."Hahaha.... ya kau benar an ; kata Rei."...
Selagi mereka berbisik bisik, para orang tua semuanya yang berada di ruangan tersebut sambil curi curi pandang, karena Rei dan Anna sedang sibuk berbisik bisik berdua sambil tertawa melupakan kehadiran yang ada di ruanga tersebut.
"Eheeemmm.... ; kata kakek Alex."
Yang membuat Anna dan Rei terkejut, dan menghentikan obrolan mereka."
"Cieeee.... kak Rei sama kak Anna, ngobrol apa sih kalian berdua, senyam senyum begitu ; goda Aulia."
"Mau tau aja, atau mau tau banget ; ujar Rei pada Aulia."
"Mau tau banget kak ; jawab Aulia."
"Kepo... anak kecil gk boleh kepo ; saut Rei."
Anna menyenggol tangan Rei, agar berhenti berdebat dengan adiknya Aulia.
"Rei Anna, apa yang sedang asyik kalian bicarakan? tanya ayah Rei."
"Itu om. . . . ; Anna berhenti melanjutkan."
"Sudahlah, ayo kita lanjutkan acara yang sudaj kita susun ; kata kakek Alex menghentikan mereka."
Dan acara lamaran Anna dan Rei berjalan lancar, hanya di hadiri keluarga Anna dan keluarga Rei saja, karna ini permintaan dari kedua pihak jadi mereka sudah sepakat.
Mereka tidak mengundang keluarga besar untuk lamaran Anna dan Rei.
__ADS_1