
Hallooo... Haloo... semuanya
Terima Kasih sudah mau membaca novel saya..
Jangan lupa like, vote, dan comment ya๐
Selamat membacaโค Saya sayang kalian๐
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
Rencananya para pemandu yang akan membawa mereka ke tempat sandera tanpa diketahui cukup sulit untuk di atasi.
Karna mereka meminta imbalan yang cukup besar sebagai gantinya mereka akan membawa pasukan tentara ke sarang devil yang berbahaya..
Sang pemimpin pemandu meminta mereka untuk mengatasi beberapa pemberontak yang ada dikotanya..
"Singkirkan para pemberontak yang ada di kota ini ; ujar si pemimpin pemandu."
"Itu bukan perjanjian yang kita sepakati di awal ; ujar Rei."
"Memang.. tapi situasi telah berubah, dan kami tidak membutuhkan uang lagi ; ujar si pemimpin pemandu."
"Kau bermain main dengan kami ; ujar Rei dengan penuh ancaman."
"Tidak tentu saja tidak mana berani kami melakukan itu, kami tau kalian sangat mampu menghabisi seluruh kota tidak satu negara ini jika kalian ingin ; kata si pemimpinnya."
__ADS_1
"Maka kembali ke perjanjian awal ; ujar Rei."
"Uang tidaklah sepadan dengan nyawa kami, apalagi kami harus mengantar kalian ke sarang devil yang berbahaya, baru bafu ini kami mendengar para tentara banyak yang terbunuh karna mencoba mendekati rumah mereka ; kata si pemimpinnya."
Ya mereka mendengar para tentara yang tadinya mencoba menghancurkan sarang devil dibantai tanpa ampun, bahkan mereka tidak mengenal kawan atau lawan, para penduduk yang mencoba membantu para tentara juga habis dibantai..
"Anggap saja ini jaminan atas nyawa kami. Jika kalian membantu kami, maka kami akan dengan senang hati mengantarkan kalian ke sarang devil tanpa diketahui ; lanjutnya lagi."
"Kami akan memikirkannya ; ujar Rei."
"Ya, kalian harus memikirkannya lagi, karna aku tau jalan rahasia menuju sarang devil tanpa diketahui, bagaimana? tanya si pemimpin pemandu."
Rei menyuruh menghubungi atasan mereka dan memberitau obrolan mereka tadi..
Setelah mendapat perintah, Rei dan rekannya menyetujui tawaran itu..
"Sang pemandu sedang menimbang nimbang apakah ia harus memberitau tentara asing ini pikirnya."
"Baiklah kita sepakat ; ujar si pemimpin."
"Sepakat ; saut Rei sambil berjabat tangan."
"Karna kalian tidak punya banyak waktu, mari kita mulai rencananya ; ujarnya."
"Baiklah, siapa si pemberontak ini? tanya Rei."
__ADS_1
"Mereka tidak punya nama, mereka menyebut diri mereka si pemberontak. Dan mereka mencoba menjarah kota kami, mereka juga mengambil para wanita yang masih muda untuk dijadikan mainan mereka ; ujar si pemimpinnya."
"Keluarga dari orang orangku juga terlibat, dan aku ingin kalian membawa pemimpinnya para pemberontak itu padaku hidup hidup. Sisanya biar kami yang mengurusnya ; ujarnya lagi."
"Aku perlu pasukan yang akan membantu kami ; kata Rei."
"Dan perlu peralatan senjata ; saut Felix."
"Soal itu, aku sudah menyiapkan yang diperlukan ; kata si pemimpin pemandu."
1 jam berlalu mereka sedang mendiskusikan rencana apa yang harus dilakukan saat memulai operasi dadakan..
"Baiklah kita berangkat 1 setengah jam lagi ; ujar si pemimpin."
Rei mengangguk setuju..
"Dengar, rencana kita sebelumnya berubah. Dan waktu kita juga berkurang, selesaikan operasi dadakan ini secepatnya kita diberikan waktu 3 jam paling lambat, selesaikan dengan selamat tanpa cidera ; kata Rei."
"Yes Sir... ; saut mereka bersamaan."
ย
Alfa Tim ... Mereka menyebut Tim 1. Akan memulai operasi dadakan dengan waktu 3 jam dengan dibantu orang orang dari si pemandu.
"Bagaimana Situasinya ; tanya Blue (Rei)." Rei, Felix (Red) dan dengan anggota termuda mereka (Peach) yang berada di garis depan.
__ADS_1
"Arah jam 6 aman ; ujar Pingky (Lucas)." Yang bertugas mengawasi sebagai sniper andalan tim Alfa.
White, Grey yang berada di garis tengah..