
HALO SEMUANYA TERIMA KASIH SUDAH MAU MEMBACA KARYA SAYA.😘
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN COMMENTNYA YAH.😁
MARI KITA SALING DUKUNG, SALAM HANGAT DARI SAYA REDQUINN..🤗🤗😘😘
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Rumah Keluarga Cendrik...
Rei sesekali pulang ke rumah orang tuanya, terkadang ia malas pulang karna dulu mereka selalu mengingatkannya tentang keputusannya.
Walaupun sejak kecil Rei dibesarkan di rumah itu, ia memutuskan untuk hidup sendiri. Bukan tidak suka, ia sangat menyukai rumah masa kecilnya, ia selalu merindukan suasana dalam rumah itu juga kamarnya.
"Kakak....!!! teriak Aulia." Aulia berlari ke arah kakaknya yang ia rindukan.
"Auli, jangan lari nanti kamu jatuh ; ujar Rei."
Auli memeluk kakaknya dan Rei membalas pelukan hangat yang ia rindukan.
"Kakak jarang pulang sih.. ; saut Aulia."
"Maaffin kakak ya sayang, sebagai gantinya kakak bawain hadiah buat kamu ;
"Asyikkkk... Kak Rei memang yang terbaik deh ;
"Ohh ya, kamu gk kuliah auli? tanya Rei."
"Enggak kak, jadwalnya diganti jadi besok ; jawab Auli."
"Rei....? ujar mommy Kate."
"Iya mom ; saut Rei."
"Kakekmu memanggilmu.. ; ujar mommy Kate."
"Biaklah mom... ; saut Rei."
🌹🌹🌹🌹
Tok.... Tok.... Tok....
__ADS_1
"Masukkk.... ; perintah Kakek Alex."
Terlihatlah ayah dan kakeknya berada dalam satu ruangan tersebut.
"Mom bilang kakek memanggilku? tanya Rei."
"Duduklah dulu ; perintah kakeknya."
Rei pun menuruti apa yang dikatakan kakeknya, duduk disamping ayahnya.
"Bagaimana kabarmu nak? tanya ayahnya Rei."
"Aku baik baik saja dad ; saut Rei."
"Bagaimana hubunganmu dengan Anna? tanyanya lagi."
"Kami baik baik saja ; saut Rei lagi."
"Syukurlah kalau begitu ; kata ayahnya Rei."
"Kapan kau akan melamar Anna? tanya kakek Rei."
Langsung to the point..
"Bukankah aku sudah mengatakan sebelumnya bahwa kau harus memikirkan acara tunanganmu sebelum tugasmu selesai ; ujar kakek Rei."
"Aku tau kakek, tapi aku.... ; ujar Rei tidak mampu melanjutkannya."
"Ada apa? Kenapa kau sekarang ragu ragu, sebelumnya kau menerimanya. Lalu kenapa? Apa kau tidak menyukai Anna? Apa dia tidak cukup baik untukmu? " Pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan kakek Alex padanya.
"Bukan seperti itu kakek, Anna sangat baik ; ujar Rei."
"Lalu kenapa? tanya kakek Rei."
"Ayah berikan cucumu waktu lagi agar lebih mantap ; bela ayahnya Rei."
"Daffa.. aku sudah memberikan banyak waktu untuknya. Nanti apa yang dikatakan oleh keluarga Anna? ujarnya."
"Tidak baik jika terlalu terburu buru ayah, itu demi kebaikan mereka juga, merekalah yang menjalani kehidupan rumah tangga merek nanti ayah ; ujar ayah Rei."
"Tiga hari, kuberi waktu kau tiga hari untuk memikirkannya Rei ; ujar kakeknya."
__ADS_1
"Baiklah kakek.. ; saut Rei."
Rei keluar dari ruangan tersebut dengan lesu..
Kate yang menguping pembicaraan di dalam ruangan dibalik pintu yang terbuka sedikit dan mendengar semuanya.
Saat putranya keluar, Kate bersiap siap bersembunyi agar tidak ketahuan.
"Ya Allah anakku.. ; pikir Kate melihat putra kesayangannya berjalan lesu." Yang bersembunyi dibalik lemari yang berada di lorong.
Setelah terasa aman, Kate keluar dari persembunyiannya dan langsung masuk keruang kerja ayah mertuanya.
"Kate? Ada apa? tanya kakek Alex."
"Ayah ... jangan terlalu mendesak Rei, dia baru saja pulang ; bela Kate untuk putranya."
"Sayang... ; ujar Daffa."
"Kate.. putramu itu jadi ragu ragu dengan keputusannya, aku sudah memberinya banyak waktu lalu apa lagi.. ; ujar kakek Alex."
"Mungkin dia punya alasan tersendiri ayah, aku merasa kasihan dengannya ; ujar Kate."
"Putramu itu bukan seorang anak anak lagi Kate, dia sudah dewasa dan sudah waktunya untuk menikah ;
"Tapi ayah, suatu saat dia akan menikah. Kita hanya perlu menunggu sebentar lagi. Mereka sedang beradaptasi ; kata Kate lagi."
"Sampai kapan? sampai aku sudah berada di tanah ; ujar Kakek Alex."
"Ayahhh.... !!! teriak Daffa dan Kate."
"Kenapa ayah berkata seperti itu? ujar Kate."
"Sudahlah, tak ada yang mengerti diriku. Kalian berdua sama saja, pantas sekali kalian sangat cocok ; ujar kakek Alex ngambek."
"Kami kan saling mencintai ayah, benarkan sayang? tanya Daffa pada Kate."
"Tentu saja sayang... ; saut Kate."
"Ada orang tua disini, kalian jangan sok sok romantis di depan ayah ; kesal kakek Alex."
"Ayah.. temanku punya ibu dia seumuran ayah mau Kate jodohkan tidak? tanya Kate pada kakek Alex."
__ADS_1
"Kate..... ; pekik kakek Alex."
"Hahahahha..... ; Daffa dan Kate tertawa."