Dancing At Midnight

Dancing At Midnight
39. Kencan Dengan Auli


__ADS_3

Sesuai janjinya Rei. Malam harinya Rei mengajak Auli jalan jalan, karna sudah lama ia tidak membawa adiknya keluar karna ia terlalu sibuk bekerja.


Rei mengajak Auli ke bioskop hari ini ia menyerahkan semuanya kepada Auli, ia hanya akan menuruti kemanapun adiknya inginkan..


Auli memilih menonton film horor kesukaannya, dan Rei tidak terlalu menyukai film horor, bukan karena takut. Menurutnya lebih menakutkan saat di medan perang dari pada film horor.


Layar besar yang tampak di depan sudah berjalan 1 jam memutar film horor tersebut yang berdurasi 2 jam.


Tak sedikitpun orang orang mulai berteriak teriak karna terkejut dan takut.


"Kak, Auli mau ke toilet dulu ya? ujar Aulia."


"Kakak antar ke toilet ; saut Rei."


"Enggak usah kak, kakak disini aja sebentar doang, Auli bukan anak kecil lagi loh ; ujar Aulia."


"Pokoknya kakak yang antar atau enggak usah ke toilet ; kata Rei."


"Yaudah deh... ; ujar Aulia terpaksa karna ia memang ingin buang air kecil."


Rei memaksa mengantar Auli ke toilet, karna mengingat kejadian sebelumnya yang membuat Rei sedikit trauma hingga bermimpi buruk, jika ia terlambat sedikit saja entah apa yang terjadi memikirkannya saja membuatnya bergidik, dan ia tidak ingin itu terulang lagi.


Rei menunggu di depan toilet,,,,


Para wanita wanita yang keluar masuk melihat dirinya terkejut sambil berbisik bisik membicarakan dirinya ada juga yang biasa saja, dan acuh tidak acuh.


"Ya ampun dia tampan sekali ; ujar mereka."


"Apa yang dilakukannya di depan toilet wanita? ;


"Apa dia sedang menunggu kekasihnya ;

__ADS_1


"Oh ya ampun romantis sekali ;


"Dia tipe pria idamanku ;


Yah seperti itulah percakapan para wanita saat melihat Rei di depan toilet wanita.😂


Aulia yang baru saja keluar dari toilet mendengar suara bising para wanita yang baru saja masuk ke toilet.


"Siapa yang mereka bicarakan sih ; pikir Aulia."


Selesai mencuci tangan dan mengeringkan tangannya, Aulia keluar dari kamar kecil wanita.


Dan ia tahu sebenarnya siapa yang sedang dibicarakan, tentu saja itu adalah kakak tersayangnya.


Kakaknya itu memang pria pemikat wanita, untung saja ia adiknya jika ia dalam posisi seperti wanita yang lain, mungkin ia juga seperti itu jika ia tidak tau seperti apa sifat kakaknya. Saat terakhir kali kakaknya memiliki kekasih kakaknya yang baik hati ini, sekarang lebih menjauhkan diri, dan sedikit dingin.


Untungnya kak Rei tidak seperti itu dengan kak Anna. Semoga Kak Anna merubah kakaknya seperti yang dulu ceria, tidak seperti sekarang yang ibaratkan es yang membeku di kutub utara.


"Kak.. ayo kita pergi, aku lapar ; ujar Aulia."


"Tapi filmnya belum habis dek.. ; saut Rei."


"Aulia udah pernah nonton kak ; saut Aulia."


Sambil berjalan dan mengobrol menuju sebuah restorant yang berada di sebuah mal tersebut.


"Sama siapa? tanya Rei."


"Sama kak Anna ; jawab Aulia."


"Kok kamu nonton lagi ;

__ADS_1


"Mau nonton aja sama kakak ; ujar Aulia sambil merangkul kakaknya."


"Kamu tu ya... ; ujar Rei lembut sambil mengacak rambut adiknya sayang."


"Aduh kak, rambut aku jadi berantakan jadinya ; ujar Aulia pura pura ngambek."


"Oh iya, kak tau gk?? tanya Aulia."


"Enggak tau... ; saut Rei."


"Iyalah kan Auli belum bilang hehee.... ;


"Udah. Tau apa sih? tanya Rei lagi."


"Auli kan ngajak kak Anna nonton film tadi tuh kak, ternyata kak Anna itu takut film horor, kak Anna sambil teriak teriak karna kaget kak, aku pengen ketawa tapi karna itu kak Anna jadi gk jdi ketawa deh, hahaha.... Aku pikir kak Anna suka film horor juga, eh ternyata kak Anna suka film yang action action gitu ; ujar Aulia menjelaskan."


"Ohh gitu... Kamu nakal ya, kasian sama Anna karna takut ; ujar Rei."


"Tapi kak, walaupun takut kak Anna tetap aja nemanin Aulia nonton sampai habis ; saut Aulia."


"Iyaa, kalau gitu kamu harus baik baik sama Anna ; ujar Rei."


"Auli baik kok sama kak Anna ; sautnya."


"Masa?...


"Iyaaa.... ;


"Ahh... kita sudah sampai, kakak lapar nih ; ujar Rei yang berjalan dengan cepat meninggalkan Aulia."


"Ihh.. kakak kok malah kabur sih ; ujar Aulia."

__ADS_1


__ADS_2