
🌹Hai Semuanya Terima Kasih Sudah Membaca Karya Saya. Selamat Membaca🌹
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Rei sudah memikirkan matang matang tentang keputusannya selanjutnya.
Dengan beberapa nasehat dari rekan sekaligus sahabatnya, ia sudah mengambil keputusan.
Seharian ia memikirkannya, seharian juga ia memikirkan isi hatinya. Ya ia merasa nyaman bersama Anna, dia juga baik, cantik, ramah, dan nyambung.saat berbicara dengannya, tapi untuk urusan hati, Rei tidak bisa mengatakan apapun, saat ini ia belum siap membuka hatinya.
Tapi karna Anna menyetujui itu, karna itulah ia mau dijodohkan dengan Anna. Tidak ada yang lebih baik dari Anna. Biasanya para wanita yang mendekatinya hanya karna wajah, dan hartanya. Sedangkan Anna, dia wanita yang mandiri, pekerja keras, walaupun orangtuanya juga cukup kaya untuk menghidupi anak cucunya, tapi Anna tidak seperti itu, itulah salah satu hal yang membuat Rei mengatakan Anna cukup unik dari wanita wanita yang ia temui.
Tok..... Tok.... Tok..... ; suara pintu diketuk.
"Masukk.... ; saut Rei."
Cklekk.....
Kepala Aulia muncul di balik pintu kamar Rei..
"Auli, masuklah.... ; ujar Rei."
"Hehehe... Aku pikir kakak tidak lihat aku ; ujar Aulia cengar cengir."
"Aduh dek, jelek banget kamu kayak gitu ; canda Rei."
"Kak Rei!!! Jahat.... ; pekik Aulia."
"Hehehe... masa sih? Padahal tadi kakak mau ajak Auli kencan sama kakak, Huh... ; ujar Rei pura pura lesu."😔
__ADS_1
"Kak Rei aku memang baik dan terbaik deh, dan cantik.. Eh ganteng maksudnya, hehhee...Yang cantikkan kak Anna ; puji Aulia."
"Anna?... ; ujar Rei bingung."
"Kak Anna kak, kak Anna cantikkan? dia juga baik, dulu waktu Auli masih anak baru dikampus, kak Anna yang bantu Auli saat diganggu kating jahat brengsek itu ; ujar Aulia."
"Apa???? Kamu diganggu!!!! Kok kakak enggak tau dek? tanya Rei."
"Haphhhhh..... ; ujar Aulia sadar baru saja keceplosan hal yang dirahasiakan dari kakaknya."
"Aduhhh mati aku ; ujar Aulia gugup."
"Auli, jawab kakak? tanya Rei lagi."
"Itu kak sudah lama juga, tapi Auli gk di ganggu lagi kok berkat kak Anna, dari situ Auli bisa kenal dengan kak Anna ; ujar Aulia."
"Dek... kalau ada apa apa bilang sama kakak nanti kakak yang urus, kalau gk mau bilang sama mom dan dad ; ujar Rei."
"Ya ampun, kalian masih disini pantas lama banget, malah ngobrol disini ; ujar mom Kate yang tiba tiba masuk."
"Ohh iya, Auli lupa mom. Hehehehe... ; ujar Aulia."
"Yaudah, ayo turun kakek sama ayah sudah nunggu kalian berdua di bawah ; ujar mom Kate."
"Iya mom ; saut Rei dan Aulia."
🌹🌹🌹🌹 Ruang Makan...
Rei dan Auli sudah duduk ditempat mereka masing masing, keluarga mereka tidak menentukan urutan tempat duduk di meja makan, mereka hanya duduk dikursi sesuka mereka saja. Menurut keluarga Cendrik, menentukan urutan tempat duduk seperti itu sama saja seperti kita bekerja di dalam rumah.
__ADS_1
Waktu bekerja adalah waktu untuk kerja, sedangkan waktu keluarga adalah untuk keluarga. Agar ikatan keluarga bisa terus terjalin.
Makanan disajikan oleh asisten rumah tangga terutama si koki andalan keluarga. Mommy Kate dan Chef andalan keluarga Cendrik.
Sambil menyantap makanan yang sudah dihidangkan dimeja makan..
Kakek Alex, membuka pembicaraan, tidak ada larangan berbicara di meja makan.
"Apa kau sudah memutuskannya Rei? tanya kakek Alex."
"Iya kek.. ; saut Rei."
"Katakan, kami ingin mendengarnya ; ujar kakek Alex."
"Rei sudah memikirkannya dan tetap akan melanjutkan perjodohan ini, dan Rei akan segera melamar Anna ; jawab Rei langsung."
"Horeeeee..... ; pekik Mom Kate yang langsung berdiri dari tempat duduknya langsung memeluk putranya bahagia."
"Itu baru anak mom ; ujar Kate."
Semuanya bahagia mendengar keputusan Rei. Rei yang melihatnya juga turut bahagia setidaknya untuk keluarganya.
"Mom akan mengabari keluarga Anna secepatnya ; ujar mom Kate bersemangat.
"Asyik kak Anna jadi kakak ipar Auli ; ujar Aulia."
"Masih belum dek ; koreksi Rei."
"Tapi nanti iya, hahaha... ; saut Aulia."
__ADS_1
Rei hanya menggelengkan kepalanya,
"Kayaknya adiknya rada rada aneh ; pikir Rei."