
Tap ..tap...tap.... music di telinganya mampu membuat Virna menghentak-hentakkan kakinya sambil merapikan tali sepatunya .
Apapun itu apabila ada music yang enak didengar pasti membuatnya ingin bergerak ...passion yang sudah mendarah daging sejak kecil .
Hidup bersama maminya saja membuat Virna lebih mandiri , maminya memiliki bisnis salon kecantikan dan rumah jahit . Virna melanjutkan kuliahnya sambil bekerja sebagai pelatih senam beberapa program yang telah didapatkan sertifikasi pelatihannya . Gadis yang tegar dan tangguh, tidak tergantung dengan orangtua . Sangat bersemangat belajar dan juga bekerja karena sesuai hobi nya . Sering mendapatkan kejuaraan di beberapa ajang pertandingan dance dan senam yang membuat karirnya di bidang itu semakin maju .
"Hai Non" sapa Erin reseptionis gym tempat Virna melatih ,
" Halow, kelas Aerobic sudah kelar kak, aku siap2 yah ..." jawab Virna sambil bergegas masuk loker wanita .
__ADS_1
"Masi 10 menit lagi Non, 15 menit area clear ..."
" okeh " jawab Virna sambil berlari kecil dan sesekali melambai membalas sapaan members yang berjalan menuju cardio room yang akan mengikuti kelasnya . Virna menyiapkan diri .
Virna keluar berpapasan dengan cece Reni yang selesai melatih aerobic di depan loker , " Hi Noni..." sapa Cece Reni ,
" Hi Cece , sudah selesai , aku lanjut yaaahh ....byee..." balas Virna . Memang Virna dipanggil Noni , sapaan akrabnya di rumah tapi akhirnya hampir semua teman akrabnya memanggil dengan panggilan yang sama kepadanya ...gadis yang ceria , tanpa memikirkan beban berat dan selalu positif thingking akan keadaan dan masa depannya .
PRESDIR DINGIN
__ADS_1
Bima Satya .... pemuda tampan yang berbadan tinggi dan gagah . Memiliki karakter tegas dan dingin dalam menjalankan pekerjaannya di bidang yang memiliki persaingan yang tinggi , karakter itu wajib dimiliki .
Namun Bima sesungguhnya adalah pria yang sangat hangat dan lembut apabila berhadapan dengan keluarga . Adik satu-satunya Adisti dan kedua orangtuanya sangat bangga Bima bisa menjalankan usaha keluarga menjadi sangat maju setelah diberikan mandat oleh ayahnya selama 5 tahun berjalan . Ayahnya sekarang lebih banyak menduduki sebagai dewan penasihat, dewan komisaris dan juga pemegang saham keluarga di perusahaan itu .
"Ma, Bima berangkat dulu yah " dia pamit pada mamanya, karena papanya sudah pergi main tenis pagi2 sekali . "Kok buru-buru ke kantor , Bim? " " Adikmu mau sekalian ikut nebeng ke sekolah tuh " jawab mamanya .
"Tidak sempat lagi ma, Adis selalu lama. Minta pak Amran antar aja , ma " tukas Bima menyarankan agar adiknya diantar sopir mereka. sedangkan Bima pergi sendiri tanpa sopir agar cepat sampai kantor.
"Kakak....ikuuuutan dong " Adis teriak saat melihat kakaknya tergesa masuk mobil .
__ADS_1
Bima hanya mengacungkan jempolnya sambil cepat berangkat menjalankan Lambo merahnya ...
"peliiiiiiiitt"Adis berteriak kencang .... adik dan kakak yang selalu meramaikan rumah mereka dengan kasih sayang ...