DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN

DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN
Hari yang penting


__ADS_3

Hari ini adalah Senin biasa saja , tapi sangat luar biasa untuk Virna


Virna : "Mam, doain Noni sukses presentasi pertama di kantor yah ?, ini akan membuat Noni lebih percaya diri untuk maju skripsi dan lebih belajar keras lagi di bidang bisnis"


Ferra: "Non tau doa mami gak pernah lepas untukmu ,nak. Anak mami pasti mampu mengatasi semua tantangan di depan mata ... selalu berdoa dan doa mami selalu meyertaimu nak, semangat yah !!!"


Virna : " Noni berangkat yah mam .....muuuaaaaahh " diciumnya tangan maminya dan juga kedua pipi beliau sebelum keluar rumah menuju motor maticnya .


Virna berjalan keluar sambil tersenyum riang , dia pagi2 sekali sudah berangkat ke kantor untuk mempersiapkan mentalnya sebelum presentasi nanti .


"Halo ,. Virna . Bagaimana harimu ? sudah siap ? Mau saya jemput bareng ke kantor?"


Virna : "Wah terimakasih Mas, Virna sdh ada di kantor 5 menit yang lalu. terimakasih mau jemput , dan saya berusaha siap !"


Bima : "Ooowww saya suka semangatmu , ok sampe ketemu di kantor yah "


Virna merapikan semua keperluan meeting sebentar di ruangan meeting . Sarah baru saja masuk ruangan mereka, dan sudah mendengar teriakan "Pagi mbak Sarah !!!"


Sarah : "Pagi Virna sayang, wah kamu sampe yah. Ceria amat, siap sekali yah presentasi sebentar ? semangat yah !!!"


Virna : "Saya ceria karena gugup mbak hehehehe , ini mengatasi jantung yang mau copot dari tadi jadi gak bisa diem hhuuuhh"


Sarah : " Jangan terlalu serius . Memang kamu yang presentasi , tapi kan sudah diarahkan pimpinan materinya dan kekurangannya pasti akan dilengkapi oleh semua team kita , Yang penting lakukan yang terbaik. Mbak percaya kamu mampu..!"


Virna : "Terimakasih, mbak Sarah cantik "


Sarah : "Kamu lebih cantiikkk sekali "


Virna : "Aaaah mbak Sarah suka gituu deeh "


Sarah : " Eh beneran , kalo tidak gak mungkin itu anak staff dari berbagai bagian sering sekali lewat- lewat ruangan kita gak jelas hahahahah "


Virna : "Masa sih ???"

__ADS_1


Sarah : "Beneran hehehehe, kamu aja terlalu cuek "


Ari tiba di kantor dengan tergesa . Sampe di ruangan Sarah langsung membicarakan meeting hari ini .


Ari : "Pagi semua , kalian sdh siapkan tugas masing-masing ? Virna ? Sarah ? "


Sarah : "Sudah saya reservasi catering lunch dan menu sesuai permintaan Syailendra Cooporation , apa ada yang mau ditambah Mas ?"


Ari : "Pastikan setengah jam sebelum makan siang semua sudah tertata rapi yah , saya tidak ingin mengecewakan beliau, Virna siap? Jangan gugup, tenang tapi jangan juga loyo yah . Pak Syailendra suka anak muda yang punya percaya diri dan memiliki keinginan kuat untuk maju . Beliau adalah pebisnis bertangan dingin "


Virna : "Siap Pak, mudah-mudahan tidak ada kendala saat presentasi nanti "


Ari : "Oke saya dan Pak Bima percaya kamu mampu , kabarnya Pak Dewa juga akan datang pagi ini "


Sarah : "Wah bos bapak anak datang semua , kayaknya penting sekali hari ini, saya akan cek ulang semua pagi ini"


Ari : " Virna sudah siapkan ruang meeting ? Bagian tehnik sudah dihubungi ? Rapikan semua agar saat presentasi kamu tidak ada kendala "


Virna : "Baik Pak "


Dewa : " Selamat pagi ,om Lendra . Selamat datang kembali "


Opa Lendra : " Selamat pagi Dewa , Bima . Wah akhirnya aku bisa lihat ayah anak lengkap hari ini. Berasa sejuk pagi hari melihat kalian ayah dan anak yang kompak . Dadaku berasa ada sesuatu yang hilang "


Dewa : "Kami senang , om tiba disini. Apapun itu jangan membuat semangat om terlepas . Mari om , kita ke ruangan. Bima dimana ruangan yang sudah disiapkan ? "


Bima : " Selamat datang Opa Lendra, mari Bima antar masuk sama-sama . Papa juga ...silahkan ...masuk lift sebelah kanan"


Ari juga ikut mengarahkan tamu penting dari Syailendra Cooporation dan staff nya ke area meeting .


Di ruang meeting team PT BUMITAMA sudah berdiri menyambut team SYAILENDRA COORP.


Sarah dan Virna mengarahkan pimpinan dan staff tamu ke meja masing-masing dan langsung duduk di tempat masing-masing.

__ADS_1


Opa Lendra dan Dewa memandang ke arah Virna . Dewa merasa tidak asing dengan wajah gadis itu.


Opa Lendra : " Dewa, kamu liat gadis itu ? apa kamu merasa mengenalnya ? "


Dewa : "Aku baru melihatnya , om. Tapi aku tidak merasa asing dengan wajahnya dan gerak geriknya ? Seolah mengenalnya ?"


Opa Lendra : "Kamu mengenalinya , dia permata yang hilang ku"


Dewa berpikir Opa Lendra masi terkenang mendiang istrinya tapi melihat Virna , Dewa benar-benar merasa mengenal gerak gerik gadis itu .


Meeting berjalan secara profesional , Virna benar-benar membawa presentasi nya sangat lancar dan jelas sehingga semua mengerti materi yang dijabarkan . Semua pertanyaan dijawab dengan bagus dan dilengkapi juga oleh beberapa penjelasan dan team BUMITAMA dan juga presdirnya . Alhasil meeting itu sangat memuaskan . Opa Lendra terlihat sangat terharu dan bahagia saat Virna membawakan presentasi , sama sekali tidak melepaskan pandangan dari gadis itu sampai selesai . Opa Lendra juga mengajukan pertanyaan yang bisa dijawab dengan bagus oleh Virna . Gadii ini menguasai materi presentasi yang dia bawakan . Opa Lendra bangga sekali ...Gadisku 'mengalir darah Syailendra di nadimu ...aku yakin itu ' gumamnya


Setelah meeting mereka menuju ruang ramah tamah satu lantai di atas ruang meeting ...


Nampak sudah disiapkan life music untuk menemani meeting besar dua perusahaan ini .


para petinggi BUMITAMA dan SYAILENDRA COORP yang ikut memasuki dan memadati lantai itu . Disini diundang juga seluruh petinggi BUMITAMA walaupun tidak ikut dalam meeting tadi tapi tetap ikut bergabung menyambut dealnya kerjasama antara kedua perusahaan itu. Karena proyek mereka akan berjalan lumayan lama dengan beberapa lokasi yang berkesinambungan .


Pemain band mengalunkan lagu relax yang membuat tamu semangat utk menikmati makan siang .


Opa Lendra : " Bima , bisa kah gadis itu dipanggil ke meja kita ? Aku ingin berbincang dengannya "


Bima : "Baik Opa " Bima beranjak untuk manggil Virna . tapi dia tidak melihat gadis itu di rungan itu .


Bima : " Ari , dimana Virna ?"


Ari : "Oh tadi kembali ke ruangannya Pak ? Kayaknya mau merapikan berkasnya, apa perlu saya panggilkan , Pak ? "


Bima : "Aku kesana memanggilnya sendiri, kamu teruskan saja makanmu "


Ari : "Gak papa , pak. saya panggil Virna '


Bima : "Gak usah , saya saja " Bima langsung melangkah menuju lift sambil tersenyum.

__ADS_1


Ari melihat senyum itu dengan heran, wah bos seperti bucin deh .


__ADS_2