
Bima menatap Virna dengan pandangan yang sangat sarat cinta kasih , Opa Lendra bukan anak kecil yang tidak tau hal-hal begitu . Dalam pandangan Bima , Virna dalam keadaan apapun tetap bisa menjaga attitutmya kepada orang lain , itu semakin membuatnya sangat mencintai gadis itu .
Bima: "Makanlah Virna , Masi ada waktu untuk kita ngobrol-ngobrol panjang lagi . Opa , kita makan dulu yah. Opa tidak boleh sedih, saya akan menjadi orang yang bertanggungjawab apabila Opa malah menjadi sedih saat meninjau proyek yang saya jalankan " Bima menengahi percakapan agar tidak terlalu dalam dalam suasana mengharukan .
Opa Lendra: " Kamu paling pintar mengendalikan keadaan , anak muda. Itu makanya aku sangat mempercayaimu memegang hampir semua proyekku di Indonesia . Kamu benar-benar andalan Opa " Opa Lendra berkata sambil menepuk-nepuk bahu Bima .
Bima : " Setidaknya Opa masi mempercayai saya , pasti saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk proyek Opa "
Opa :"Virna kamu.harus benar-benar belajar sesuatu pada anak muda ini yah..Opa sangat mendukungnya " sambil menoleh ke.arah Virna , Opa Lendra berbicara sambil tersenyum .
Virna : "Pasti , Opa. saat magang seperti ini adalah waktu yang tepat untuk belajar , mudah-mudahan kelak Mas Bima mau merekomendasikan saya ke perusahaan yang akan saya masuki untuk bekerja yah Opa " jawab Virna manis
Opa Lendra , " Kamu harus kerja di perusahaan Opa tentu saja, kamu gak bisa mengelak akan hal itu nak. Opa tunggu kedatangan mi di kantor . Kamu sisa pilih ditempatkan di kantor Opa yang mana. Jakarta ,Singapura ,Philipina, Australia. sisa sebutkan saja nak. Opa pasti mengabulkan nak "
Virna : " Haaaaahh .... Opa apa tidak ada yang di Surabaya ? Virna tidak mau jauh dari Mami dan juga bisa tetap bantu kerjaan Mami di rumah " jawab Virna bijak dan tenang .
Opa Lendra : " Kenapa tidak diajak sekalian mamamu ke tempat yang kamu tuju nak . Opa pasti siapkan semua nya . Dan kalo mamamu akan berhenti bekerja lebih bagus lagi nak "
Virna : "Mami jenis manusia yang gak bisa duduk manis di rumah , Opa . Dia sudah biasa kerja keras sampai bisa membuat Virna sekolah dan kuliah . Mami adalah wanita kuat karena dari kecil sudah cukup menderita dan itu menempa mami jadi wanita kuat "
Opa Lendra hanya menunduk mendengar kata-kata Virna , dia menghembuskan nafasnya dengan sangat berat .
" Opa tidak bisa mengembalikan waktu tapi opa akan berusaha memperbaiki masa depan " ujarnya ," Opa pertama kali melihatmu , sudah tau kamu memiliki darah kami Syailendra . Tanpa orang memberitahuku , aku sudah tau . Wajahmu 70% mirip Omamu dan itu tidak bisa terlepas dari perhatianku "
" Benarkah , Opa , alangkah bahagianya apabila aku masi bisa bertemu Oma " ucap Virna dengan nada sedih.
"Omamu sudah bahagia disana bersama anak laki-laki kesayangannya . Meninggalkan Opa disini merindunya" wajah Opa terlihat lebih renta saat sedih seperti itu, membuat Virna lebih timbul rasa sayang dan ibanya.
__ADS_1
" Opa tidak boleh sedih , kan ketemu Virna tidak untuk bersedih ? " hiburnya .
" Kamu benar cucuku , akhirnya aku punya cucu perempuan, setelah kedua cucuku dari kakaknya papimu . Suatu saat kita wajib berkumpul semua , Ok?" ujar Opa dengan semangat . " Insya Allah siap , Opa " jawab Virna berbinar matanya bahagia .
Bertiga bercengkrama dan bercerita panjang dan lebar, Bima sdh bisa mendekatkan dan menyambungkan kisah dari seorang kakek yang baru saja menemukan cucunya . Dan itu adalah nilai sempurna untuk memikat hati kakek maupun cucunya itu, Bima sangat bahagia dan merasa langkahnya menuju cita-cita memiliki cinta Virna sudah mulai terbuka jalannya .
POV Autor #
Disaat seseorang mencintai , seharusnya dia mendekati kehidupan orang yang dia sayangi , bukan hanya simbol memiliki dan menguasai cintanya akan tetapi berusaha mengerti dan mencintai semua yang ada padanya . Senang dan susah bersama , dan tidak pernah berhitung dengan kelebihan dan kebahagiaan yang dimiliki .
Perhatian adalah segalanya , komunikasi adalah inti kebersamaan itu . ##
Virna menyadari persiapan untuk dirinya mengikuti kompetisi dance sangatlah sempit , oleh karenanya saat ini dia hanya berlatih keras tanpa mentargetkan apa yang akan dia raih . Berlatih untuk mendapat kualitas tampilan keseluruhan yang membuatnya puas secara pribadi dan dia serahkan sepenuhnya penilaian dari juri kompetisi kelak .
Hampir setiap hari dia menyisihkan waktunya walaupun hanya 1 jam untuk berlatih dengan tekun . Menyiapkan kostum dengan cepat melalui temannya dan langsung dikirim Virna dalam beberapa hari saja .
Selesai latihan 3 hari menjelang kompetisi , Virna mendadak harus pergi meninjau proyek yang agak jauh dari hotel tempatnya menginap , sudah hampir tenggelam matahari baru mereka selesai meninjau sekaligus meeting dengan beberapa manager proyek itu akhirnya Bima memutuskan tidak kembali ke hotel di pusat tapi menginap di resort dekat proyek itu , dekat pegunungan di daerah Ubud .
Selesai membersihkan diri, dan sholat magrib , Bima membuka jendela kamarnya yang langsung menghadap taman di depan resort itu . Ada tempat santai duduk-duduk yang dikelilingi bunga -bunga di taman itu . Bima melihat seseorang sedang bergerak-gerak mengikuti irama lagu dari speaker yang sayup-sayup didengarnya dari jauh . Bima.mengenali sosok cantik yang sedang bergerak dengan cantik itu .
Bima bergegas keluar dari kamarnya menuju taman itu , wajahnya terus tersenyum melihat sosok cantik itu . " Wanita yang selalu membangkitkan semangat dan cinta di hatiku " gumam Bima .
"Plok...plok...plok " suara tepuk tangan menggema di tama itu .
Sejenak Virna kaget , tiba-tiba ada tepuk tangan di taman yang sepi .
"Hai, beautiful... siapa namamu , are you dancer ?" Seorang bule yang sangat charming tiba-tiba ada di hadapan Virna .
__ADS_1
" Oh , hi. Virna, you ? yes I'm dancer tepatnya guru dance "
"My name Alvaro , nice to meet you " jawabnya
"Nice to meet you too " ujar Virna
"Saya mengganggu kamu ?" tanya Alvaro dengan logat Indonesia yang kagok .
" Not really, almost finish ...hehehe " Virna menjawab dengan ramah karena memang dia sudah hampir selesai . Kemudian dia mematikan speakernya .
"Oh hai , kamu mau kemana ?" Tanya Alvaro karena dilihat Virna sudah siap-siap merapikan barang-barangnya
"Aku akan kembali ke kamar, maaf ya ...senang berkenalan denganmu "
" Kamu menginap di resort ini ?" tanya Alvaro lagi
" Ya, sampe besok pagi " Jawab Virna
"Oowwh , where are you from ? " Alvaro terus bertanya dengan antusias ," Ok , kita sambil jalan menuju resort , agar kamu tidak membuang waktu " Ucap Alvaro bijak.
"Sementara ini aku tinggal di Denpasar karena ada pekerjaan , tadi pagi ke daerah inj untuk meninjau proyek tapi kemalaman jadi nginap disini " Virna menerangkan dengan singkat
"Are you alone " tanya Alvaro
" No, with my bos , and aku harus kembali ke kamarku , gak papa kan ...maaf Alvaro . nice to meet you " Virna tersenyum sambil pamit kepada Alvaro .
Alvaro# huufft hatiku jatuh waaahh baru melihat bidadari dance di taman...apaa ini yah . Gadis itu membuat hatiku jadi bolak balik yah . Pokoknya aku wajib kenal dia . Mudah-mudahan dia ada saat makan malam nanti .
__ADS_1
Bima yang keluar ke taman tapi tidak mendapati Virna yang kembali ke kamarnya karena jalan yang mereka lewati berbeda , langsung kecewa karena tidak melihat pujaan hatinya menari. "Aduh telat deh , dia sdh selesai 'sesalnya " . "Terpaksa menunggu dia keluar makan malam "