
POV Virna
Aku melihatnya lagi .....Cowok itu tiba-tiba ada di depanku , seolah terpanggil saat aku menyanyikan lagu pilihanku yang kubayangkan untuk dia , malah orangnya sudah ada di depanku ...bayangkan ....kakiku gemetar ....akhirnya aku menyanyi sambil duduk di tengah panggung... menatapnya , dia menatapku ....mata itu seperti mengunci pandanganku agar tidak berpaling, mengalihkan duniaku menjadi dunianya . Aku tersedot sesuatu yang menarikku , ingin sekali aku melepaskan pandanganku tapi sorot mata itu mengungkungku . Akhirnya laguku berakhir dan aku tertegun dengan tepuk tangan sekelilingku .
Aku menenangkan diri dengan satu request lagu dari pengunjung .
Aku melihat lelaki tua bersama Bima , aaahh tidak ....kenapa aku merasa dia mirip papiku. Rahang dan dagunya, gerak gerik bicaranya dan cara berjalan . Aku bingung tapi aku pikir dia adalah Opanya Bima , saat beliau request sebuah lagu yang selalu dinyanyikan papiku saat aku kecil . Aku langsung menyanyikannya dengan semangat . Seolah ada papi di depanku ...
Kulihat dia berkaca-kaca , mungkin lagu ini sangat berarti baginya ....aku terharu saat kulihat dia juga terharu ....Ah andai aku punya Opa pasti aku sangat bahagia ....
POV Bima
Saat memasuki pub , telingaku menangkap suara indah dengan lagu indah yang sarat makna . Lagu ini menggambarkan pikiranku dan dia menyanyikannya. Langkahku terhenti di depan panggung , mataku tidak bisa lepas darinya ....semua miliknya sangat indah di mataku . Aku merasa duniaku hanya bersamanya saat ini. Bahkan aku tidak bisa duduk seperti takut pandangan mata itu teralihkan. Aku ingin menariknya tetap di duniaku , aku ingin membuatnya hanya berpaling padaku ....saat mendengar tepuk tangan aku tersadar ,lagu itu usai ....Aku kembali ke dunia nyata .
Di pub,
Romi mengetuk-ngetuk jarinya saat Virna menyanyikan lagu request pengunjung yang menghentak , "You know me too well " New Hope club' banyak dari mereka duduk sambil menghentakkan sepatunya ke lantai ...
Selanjutnya Virna menyanyikan lagu "Agnes Mo /Fryda - Rindu "
Romi nampak sangat gelisah sambil memandang Virna yang menyanyikan lagu sangat lembut dan terkesan seksi. Desahan, membuat Bima berhenti bernafas . Romi terlihat sangat gelisah di tempat duduknya ...
Getaran di hatiku
Yang lama haus akan belaianmu
Seperti saat dulu
Saat-saat pertama
Kau dekap dan kau kecup bibir ini
Dan kau bisikkan kata-kata
Aku cinta kepadamu
Peluhku berjatuhan menikmati sentuhan
Perasaan yang teramat dalam
Telah kau bawa segala…yang kupunya ...
Rindu ini tlah sekian lama terpendam ...
Romi yang gelisah terus menggenggam tangannya . Melihat Virna menyanyikan lagu dengan sangat seksi , dia seperti ingin melompat ke panggung . Bima mendekat untuk menjaga segala kemungkinan ... saat Bima melihat Romi berdiri , dia langsung berbisik di belakangnya ...
"Jangan coba-coba membuat kekacauan disini , aku bisa langsung patahkan pungungmu dari belakang , dan bisa langsung minta security membawamu ke pihak berwajib . kamu masi sadar kan???!!! jgn macam2!!!!"" ancamnya
Romi tertegun , dia tau siapa yang bicara. Kenapa orang ini selalu ada di sekitar Virna , apa hubungan mereka . Romi berasa sesak di dadanya ,tidak terima . Aku yang duluan mencintai Virna ...bertahun-tahun. Tidak ada yang berhak memilikinya kecuali aku . Dia mendengus keras, kemudian pergi dari situ ...
Pengunjung antusias menyimak lagu terakhir Virna untuk malam ini , lagu yang sedang hangat-hangatnya dan semua pengunjung ikut menyanyi ....
Aku merindu, ku yakin kau tau
Tanpa batas waktu, ku terpaku
Aku meminta walau tanpa kata
Cinta berupaya
Engkau jauh di mata tapi dekat di doa
Aku merindukanmu....
__ADS_1
Saat refrend lagu ini mata mereka kembali saling menatap ....ada sesuatu di sorot mata keduanya ....Bima ingin sekali memeluk pandangan indah itu agar selalu ada di dekapannya ....Aaaahh abis deh lagunya,
selanjutnya crew band bergantian menyanyikan lagu-lagu penutup...
Virna bergegas menuju ruang ganti ...
Romi bersandar di depan pintu ruang ganti sambil melipat satu lututnya.
"Romi, kamu disini lagi?" "Ada apa?" Virna berusaha berteman
Romi : " Aku mau minta maaf , yang kemarin....aku gak ..."
Virna : " Aku sudah memaafkan, oke ? " " Aku tau pergelangan tanganmu masi belum pulih , sebaiknya kamu pulang dan mengistirahatkannya."
Romi : " Apa hubunganmu dengannya ? " tanya Romi dengan suara sesak menahan hati ..
Virna : "Siapa maksudmu ?"
Romi : "Laki2 itu ...yang selalu ada di sekelilingmu ...huh" jawab Romi sebal ...
Virna : "Bima maksudmu ? Dia dan adiknya peserta di gym . kenapa ???"
Romi : "Pacarmu? "
Virna : " Hhhhhmmmm ...Romi , saat ini aku sangat sibuk , tidak ada dalam pikiranku pacaran . Pekerjaanku sudah menyita sebagian besar waktuku . Pacaran hanya akan mengalihkan pikiranku , aku masi harus konsentrasi tugas akhir "
Romi : " Aku tau banyak beban hidupmu , menikahlah denganku . Aku tidak akan membiarkan kamu bekerja sekeras ini . Demi Tuhan, aku sangat mencintaimu ...demi apapun Non, cobalah membuka hati untukku ,aku yakin kamu akan terbiasa dengan cintaku"
Virna : " Aku menghargai perasaanmu, terimakasih untuk itu. tapi hati yang memilih untuk segala perasaan yang ada pada manusia . Aku yakin kamu juga sedang mengerjakan tugas akhir . lebih baik kita sama2 focus ke situ agar pikiran kita lebih bisa berpikir jernih dan maafkan aku belum bisa membalasmu, aku mohon maaf "
Romi menghela nafas sangat panjang dan dalam . Matanya sangat sendu ..dia berjalan menjauhi Virna ...menoleh sesaat ...dan berkata
"Seandainya kamu mulai membuka hati , seharusnya aku yang terlebih dahulu mendapatkanmu ,bukan kah aku sudah ada di depan pintu itu menunggumu lama ".
"Romi hati itu memilih , tidak bisa dipaksa , maafkan aku "
Virna :" Cinta itu tidak bisa dipaksa , terkadang datangnya tiba-tiba " gumamnya lirih sambil memasuki ruang crew band .
Virna tidak sadar dari jauh Bima memperhatikan interaksi mereka berdua , takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti kemarin malam.
Drrrrtt dddrrrt...
Virna : "Halo .. Assalamualaikum" sambil kaget
Bima : " Halo... Waalaikumsalam…., kamu sudah selesai ? "
Virna : "Yah sudah selesai , kenapa ?"
Bima : " Sudah mau pulang ?"
Virna : "Masi ganti baju dan membersihkan make up sambil tunggu crew selesai beres-beres alat"
Bima : " Hmmm mau pulang bareng ???"
Virna :. " Oh terimaksih , Saya belum selesai membersihkan wajah ini. Siapa tau kamu buru-buru , gak papa duluan daripada kelamaan nunggu " jawab Virna sungkan
Bima : "Gak kok , aku tunggu yah "
Virna : " Kamu dimana sekarang ?"
Bima : "Depan ruang crew "
Virna : " Oh masuk saja , sebentar juga para crew datang " Virna bergegas membukakan pintu ruang crew . Dia melihat Bima di depan pintu, " silahkan masuk " ujarnya
__ADS_1
Bima masuk kedalam. Sebuah ruang yang cukup untuk sebuah kamar tapi ditata agak longgar tanpa bed, ada kaca besar dan lampu2 untuk make up dan sofa L tidak terlalu besar . Terlihat ada kamar mandi dan kamar ganti baju , dan juga beberapa peralatan music tampak dirapikan di pinggir ruangan . Bima masuk dan duduk di sofa pojok ruangan . tok..tok...tok
Virna : "Siapa ?"
"Agus..mbak " seseorang menjawab dari luar
Ceklek .....seseorang masuk
Virna : "Sudah selesai beres-beres ?"
Agus : "Hampir , dikit lagi mbak , Halo mas ...siapa ?"
Bima : " Bima " mengulurkan tangannya
Agus : " Oh mas Bima ? bukan Bima Satya? , adikku kerja di perusahaan property besar , bosnya namanya Bima Satya " Jawab Agus sambil berbinar ....
Bima : "Oya ..." Bima hanya tersenyum tidak menjawab pertanyaan Agus.
Bima : "Masi lama yah beberesnya para crew , mas ? Bole saya antar Virna pulang ?, siapa kepala band nya ?"
Agus : " Oh itu mas Adi , bentar lagi selesai kok"
Sementara Virna sudah tampak selesai dan mengikat rambutnya ke belakang jadi ekor kuda , sangat cantik dimata Bima , seperti anak SMA saja...
Tok tok... Agus membuka pintu
" Bantu angkat , Gus ." Mereka masuk mengangkat kotak besar perlengkapan mereka , beberapa orang masuk ruangan, para crew band . Mereka melihat ke arah Bima
"Ini mas Bima , temannya Mbak Noni "
"ooooohhh mereka menjawab bersahutan
"Itu mas Adi , mas " tunjuk Agus memberi info ke Bima , ke arah orang yang baru memasuki ruangan.
Bima : " oh iya , halo Mas Adi , saya Bima ...temannya Virna , bole saya antar Virna pulang sekarang ?" sapanya sopan . Virna sangat suka cara Bima bersikap pada orang lain . Terlihat berwibawa tapi tidak sombong .
" oh bole mas , bukannya Mas ini yang antar Noni dua hari lalu yah?? silahkan ....Noni diantar mas Bima pulang yah ? sudah selesai beberes dik?"
Virna : " Sudah mas , bole Noni duluan ?"
Adi : " iya silakan gak pa2 , jangan lupa telpon mamanya yah, kami rapikan ini baru pulang juga"
Bima : " ok Mas Adi kami duluan yah "
Adi : " Silahkan mas , tolong dijaga sampe depan rumah, Mas " ujar Adi
Bima ; " Pasti Mas Adi" "Yuk Vir"
Mereka berjalan menuju lift untuk turun ke besement area parkiran , sekilas Bima menangkap sosok Reyna sedang berbincang dengan Romi di lobi samping hotel dekat jalan menuju lift . Tapi dia merasa bukan urusnnya. Keluar dari lift mereka menuju mobil Bima .
Bima membukakan pintu mobil untuk Virna.
Virna 'Huh berapa sih mobilnya ini orang, kenapa ganti terus , tidak bisa dijadikan kebiasaan kayaknya, nanti jadi keenakan aku . Lupa kehidupan sesungguhnya hehehe, pikir Virna .
Virna : "terimaksih '
Bima berputar ke arah tempat kemudi .
Saat. mereka mulai meninggalkan parkiran melewati lift , pintu lift terbuka . Tampak para crew keluar dari lift itu ,
Bima berhenti sejenak dan menyapa untuk pamit kepada para crew band .
" Mas Adi dan teman-teman, kami duluan jalan yah "
__ADS_1
Adi : "Silahkan...silahkan mas "
Para crew band sebagian bersiul liat mobil mewah yang berhenti mendadak dan pemiliknya menyapa mereka . Wooow mereka. bengong . Virna hanya tersenyum dan melambai ke arah crew band dengan ramah .