
Terkadang hidup itu terlihat mudah tapi tidak juga ,. begitu sebaliknya . Semua tergantung suasana hati manusia dan ketabahannya .itu saja
Virna berangkat kantor menaiki motor matic kesayangannya , mampir di dekat pasar deh mumpung masi pagi beli kue-kue kecil untuk cemilan di ruangannya.
Di traffic light menuju kantor , Virna dipepet mobil sport silver di sampingnya . Virna cuek karena berpikir biar aja lewat ,. Sultan mah bebas ....
"Hai ." Seseorang menyapa dari balik jendela mobil itu
"oh hai " Virna kira seorang kenalannya dia jawab sambil menoleh ke samping
"Eh , Bapak. Maaf pak tadi tidak tau itu Bapak "
"Bapak lagi ...hhmm"
" Lho lha????
Lampu hijau....
" Permisi ..Pak bos hehehe " Virna pamit pake kikuk .
Bima cuma geleng-geleng kepala sambil menjalankan mobilnya
'Gadis cantik yang mandiri dan tidak pernah menyadari kecantikannya secara berlebihan hhhmmmm.
Sesampai di kantor , Bima masuk lobi kantor dan melihat beberapa karyawati masi berbincang-bincang di lobi (Bima gak tau aja kalo cewek-cewek itu sebenarnya mau menebar pesona pada Bima ) ...
"Masi ramai yah ???"
"Pagi pak " ....bergantian menyapa sambil memperlihatkan senyum manis mereka
Bima melihat ke arah jam tangan mewahnya ....langsung reflek para karyawati itu bergegas menuju ruangan masing-masing karena jam kantor sisa 5 menit . Mereka tidak mau kena sanksi. Perusahaan ini terkenal dengan disiplinnya . SDM yang berkualitas dan pemimpin yang berkarakter .
Bima menuju ruangannya , melewati ruangan Sarah , dia melihat Virna sedang sibuk menerima penjelasan dari Sarah .
"Pagi, pak " Sarah menyapa bosnya
"Pagi, Pak"Virna mengekor menyapa
Bima cuma menoleh sekilas dengan wajabmh datar dan melanjutkan masuk ruangannya .
Banyak berkas yang wajib dia kerjakan saat ini . Pekerjaan seakan tiada habisnya .
Keinginan untuk sejenak pergi liburan terpaksa dikuburnya dulu .
Proyek besar Opa Syailendra sudah siap perencanaannya , pelaksanaan lagi disiapkan team yang handal, karena proyek ini tidak main harganya .
Ari mendekati bosnya
" Bos , Pak Syailendra akan datang nanti siang , apa bos ada waktu untuk meeting ? Jadwal bos kosong di jam 11 sampe jam 3 sore . Jam 4 team pelaksanaan proyek meeting bersama , bos "
"Aku pasti siap apabila Opa Lendra yang minta ketemu " ujar Bima
" Saya sampaikan staff beliau , Pak " jawab Ari
"Sarah , siapkan berkas-berkas proyek pak Syailendra yah, nanti siang mau meeting sama bos " perintah Ari ke Sarah
__ADS_1
Sarah : "Sudah hampir siap , tadi pagi saya langsung buka file, sekarang lagi dikerjakan sama Virna tuh , saya masi selesaikan file proyek Batam diminta pak bos secepatnya juga "
Ari : "Oh ok,. Virna rampungkan dan bawa ke ruangannya pak Bima yah"
Virna : " Siap Pak, sedikit lagi "
Ari : "Oiya berarti kamu yang temani saya dan bos meeting dengan Pak Syailendra yah . karena kamu yang kerjakan berkasnya "
Virna : "Eh uh eemm saya gak pernah ikut meeting sebelumnya Pak" ujar Virna dengan nada panik "
Ari : " Cuma bantu merapikan berkas dan mencatat yang perlu , kemudian kami yg siapkan apa-apa yang kami perlukan sebentar , lama-lama kamu terbiasa ...ok" kekeh Ari
Virna : "Baiklah, Pak "
Sarah : "Santai saja Virna, gak perlu tegang nanti pasti jadi biasa, kerjaanku tidak bisa ditinggalkan karena segera ditunggu pak Bima hari ini "
Virna : "Baiklah kak, caaiiiyyyoooo!!!"
Semua terkekeh ...
Siang itu ternyata Pak Syailendra mengajak Bima meeting dan makan siang sekalian agar waktu bisa efisien utk membahas proyek mereka .
Pk. 11 siang tepat Pak Syailendra dan rombonganya termasuk assisten, sekretaris dan bodyguard nya tiba . Mereka memasuki ruangan meeting sambil membawa berkas-berkas yang akan dibahas . Para Bodyguard berjaga di luar pintu ruang meeting .
Bima : "Selamat siang, Opa "
Opa Lendra : "Selamat siang anak muda tampan dan gagah heheheh, lama juga kita gak ketemu yah , hampir satu bulan ...
Bima : "Silahkan masuk , opa . Hehehe iya sebulan lebih yah ,opa . Opa sehat selalu "
Opa Lendra : "Opa harus selalu sehat karena masi banyak tanggungjawab dengan kehidupan ini, walaupun terkadang lelah" ujar Opa dengan wajah senyum tetapi menerawang .
Ari : "Sudah siap , Bos. Itu menuju kesini "
Virna : " Permisi, pak. Ini berkasnya " Virna memberikan dengan sopan kepada Opa Lendra dan staffnya , Ari menyiapkan LCD dll
Opa Lendra menerima berkas dari Virna kemudian menatap gadis itu dan tersenyum berucap "Terimaksih....Kania ???!!"
Opa kaget melihat ke Virna , " Eh ...siapa namamu nak?"
Virna : " Saya Virna ,. Pak "
Opa Lendra : "oh ...maaf...maafin Opa ya nak. Kamu punya bentuk wajah dan postur mirip Kania , almarhum istriku , maafin Opa yah"
wajahnya agak sedih mejelaskan .
Bima : "Opa , ini Virna assisten sekretaris saya . Opa pernah melihatnya menyanyi dan bilang mirip Almarhumah istri Opa . Sekarang dia maggang disini Opa "
Opa Lendra : " Ooh ya...ya..ya . Ok mari kita- lanjutkan kalo begitu, nak Bima bisa mulai "
Presentasi dan pembahasan itu berlangsung sangat santai dan familier sehingga obrolan dan diskusi menjadi sangat segar mencapai titik terang kesepakatan. Apalagi Opa sangat bersemangat dan bahagia melihat wajah yang mirip almarhum istrinya ada di sekelilingnya .
Opa berpikir untuk menanyakan asal usul gadis itu selesai meeting ini .
Deal semua beres dan mereka bersiap2 makan siang . Bima sudah menyediakan makan siang bersama di ruang khusus agar lebih efisien dan santai sebelum kembali meeting dengan team pelaksanaan proyek itu .
__ADS_1
Virna : " Silahkan , Pak Syailendra . selamat menikmati hidangan kami . Virna mempersilahkan rombongan Opa Lendra utk masuk ruang makan dan menikmati hidangan yang disediakan
Opa Lendra : " Panggil Opa , nak " " Bole Opa berbincang denganmu ??"
Virna : " Oh iya Opa , bole Opa ..."
Opa Lendra : " Kita berbincang disana "
Virna : "Oh meja itu khusus VIP , Opa , maaf "
Bima : " Ikut saja Virna , karena Opa sudah mengajakmu...mari kita kesana "
Virna : " Iya , Pak "
Mereka bertiga menuju meja makan VIP yang disediakan utk petinggi tamu dan tuan rumah .
Bima : " Opa ingin ngobrol dengan Virna ?"
Opa Lendra : " Iya , ada yang menarik hatiku ingin aku tanyakan "
Virna : " Silahkan Opa , ada yang bisa saya bantu jawab "
Opa : " Kamu berasal dari mana, dan siapa orangtuamu nak ?
Virna : " Saya berasal dari Jawa Tengah , Opa. Orang tua saya tinggal mama saja, pap sudah lama meninggal "
Opa : "Oh kasian yah kamu" " Kuliah jurusan apa nak ? sudah lulus ?"
Virna : " Kuliah jurusan management bisnis , Opa . Lagi menjelang tugas akhir kuliah saya , Opa "
Opa : " Apa kamu akan bekerja disini setelah lulus? kalo mau , Opa bisa bantu kamu kalo ingin bekerja di perusahaan lain apabila lulus "
Bima : " Saya berniat menawarkan pekerjaan disini kalo Virna lulus juga , Opa . Karena nilai-nilai kuliahnya bagus sekali." Bima menukas cepat tawaran Opa .
Opa Lendra : "Oowh pasti banyak tawaran yang diterima untuk lulusan yang hebat yah "
Virna: "Terimaksih tawarannya Opa dan pak Bima, saya pasti akan mempertimbangkan dan berusaha meraih nilai lebih baik lagi "
Opa Lendra : " Bagus ...bagus.."
Selesai makan siang , mereka kembali disibukkan meeting dengan team pelaksanaan proyek hingga sore menjelang .
Selesai meeting keseluruhan , Opa Lendra sangat antusias dengan semua hasil meeting .
Opa Lendra : " Bima , aku tidak menyangka dengan usia semuda ini , kamu sudah bisa menyusun team yang sangat hebat dan profesional .Opa salut sekali padamu nak. Andai ada cucu perempuan Opa , pasti sudah kujodohkan denganmu , agar Opa bisa melepas beban pekerjaan ini. hhhuuufff"
Bima : " Opa masi sangat hebat memilah semua hal dan detail mengamati semua permasalahan di proyek. Bima sangat ingin belajar banyak dari , Opa. Untuk perjodohannya , sayang sekali ,,Opa. Kalo saja ada cucu Opa perempuan , pasti sangat cantik dan hebat seperti Opanya hehehe"
Opa Lendra : " Aku merasa memiliki cucu perempuan setelah melihat anak itu ...entahlah . Mungkin karena obsesi ingin cucu perempuan dan anak itu mirip Kania dan Dimas anakku yang sdh tiada . Aku ingin membantunya mencapai kesuksesan . entah mengapa " Opa menjawab sambil merenung.
Bima : " Opa jangan terlalu banyak berpikir , Opa harus sehat yah . Virna memang gadis yang baik, dan pintar . itu yang saya tau , Opa "
Opa Lendra : "Kamu tidak ada hubungan atau rasa padanya , Bima ???"
Bima : " Itu ..eh...kami baru kenal Opa ..dan hhhmmm yah dia gadis yang cantik "
__ADS_1
Opa Lendra terbahak dan berkata : "Jawabannya sangat cantik , Bima . Opa ini sudah makan asam garam kehidupan hahahaha jangan ragu dalam mengambil keputusan , nak. Ikuti hatimu hehehe "
Bima kikuk : " Eh ..iya Opa "