DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN

DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN
Siap Presentasi


__ADS_3

Bima sampai di depan rumah Virna


Ting tong ...


Maminya Virna berjalan berjalan membuka pintu dan membukanya .


"Assalamualaikum ...Tante "


Ferra : "Waalaikumsalam...nak Bima ...masuk "


Bima : "Terimakasih Tante , Virna ada ?


Ferra : "Ada ....tunggu yah "


Bima mengangguk sambil tersenyum .


Ferra : "Non, ada nak Bima di depan tuh , janjian pergi ke gym ? Katanya kamu ada kerjaan gak nge - gym hari ini?"


Virna : "Gak mam, Mas Bima mau bantu Virna utk materi presentasi besok dan Virna ajak makan siang disini sekalian "


Ferra : " Wah memangnya anak mami masak apa ? Istimewa ?"

__ADS_1


Virna : "Ndak mam, yang itu tadi sayur asem dan kawan kawannya "


Ferra : " Waduh apa doyan priyayi gitu mami liat , nak Bimanya "


Virna : " Katanya sih doyan mam"


Virna mangajak Bima langsung ke ruang makan ,.


"Maaf ya Mas Bima, rumahnya sempit "


Bima : " Gak papa kok , Bagaimana materi presentasi ? Sudah berapa persen "


Virna : " Tinggal sedikit kok , Mas. Bentar mas Bima bisa sekalian koreksi , maaf kalo banyak yang gak cocok dengan Mas Bima "


Ferra : " Eh Non, kok nak Bima diajak ngobrol kerjaan terus di meja makan. Ayuk makan , seadanya yah nak Bima, Noni yang masak tadi"


Bima : "Ini menu favorit Bima , tante " ujar Bima


Ferra : " Kalo gitu kita mulai makan saja , nanti selesai baru lanjutkan urusan pekerjaan , ok "


Mereka makan bersama dengan tenang dan suasana yang sangat kekeluargaan .

__ADS_1


Seusai makan siang , Bima dan Virna mencoba membahas masalah presentasi . Bima membebaskan Virna untuk membuat presentasi menurut pemikirannya sendiri , Bima hanya memberikan arahan yang penting dan beberapa masukan yang sangat diperlukan Virna . Bima percaya Virna tidak akan mengecewakan dengan tanggungjawab yang diberikan kepada.


Sudah pukul 4 sore , akhirya Bima berpamitan kepada mamanya Virna karena ada acara keluarga besarnya .


Ferra : "Non ..."


Virna : " ya mom "


Ferra : "Kerja dengan bos sangat tampan dan gagah begitu apa anaknya Mami bisa konsentrasi hehehe "


Virna : " Ih mami genit deh ...kenapa mikirnya begitu "


Ferra : "Mami pernah melihat wajah mirip dengan Bima begitu , kebetulan sahabat papi kamu .Tapi papimu lebih tampan heheheh , Noni sebenarnya bisa membuka hati kalo mau mengenal cowok lebih dekat , dan mami liat kayaknya nak Bima memiliki perhatian lebih sama anak mami deh "


Virna : " Mamiiii.... Non lagi kerjakan ini penting banget buat besok . Non gak ada waktu mikirin cinta2an ...cita-cita juga masi jauh. Dan yaaah Mas Bima itu sangat tampan dan gagah . Tapi membuat Noni tambah takut untuk membuka hati , banyak baget fans nya di kantor deh . Sampe jadi Fans club' hahahaha, Noni gak minat masuk jad anggota hahahahah "


Ferra : "Kamu selalu bisa jawab sama mami ya, tapi mami liat Non terpesona juga kok ...jangan Ngelesss yah !!"""


Virna : " Banget malah maaaaaaammm tapi Noni jaga hati tidak berharap lebih . Kalo mas Bima tidak bergerak , pasti Non tidak bergerak juga mami. Noni sadar diri dan mampu menjaga hati untuk tidak lebih dari berteman dengan cowok cakep dan konglomerat gitu mam hehehhe "


Ferra: "Memang seharusnya begitu nak, Wanita manjaga harga dirinya . Itu yang mahal , Jangan sampe mengejar-ngejar pria dan berharap lebih yang berakhir sakit hati , mami ingat papimu. Berhubungan dengan orang kaya selalu berhadapan dengan masalah ...entah mampu atau tidak kita selesaikan Hhhhhmmmm" Ferra menghembuskan nafasnya sangat berat sambil berkaca-kaca

__ADS_1


Virna : " Eh mami gak boleh sedih , kita harus kuat , masi ada yang lebih penting kita pikirkan ya kan mam, Noni sayang mami . Gak akan membuat mami sedih , Noni akan berusaha keras untuk itu dan jadi prioritas ....sedikit lagi mam. Noni yakin semuanya selesai beberapa tahun lagi ,apalagi kalo Noni sudah kerja... muuaaahhh mami jangan sedih lagi yah ... semangaaattt!!!!"


__ADS_2