
Virna : "Trus curhat tetap aja nyari teman beegh mending berteman aja ujung2nya !!!"
Airin : " Gak asik banget kehidupan percintaanmu daaaah !!"
Virna : "Mikir lulus kuliah aja dulu akunya, kerja dan kuliah sudah ribet , mikir cinta bikin sakit perut aja "
Airin: "Terserah daaahh Noni cantik tapi betah jomblo hahahahaha "
Virna : "Lumayan gelarnya ...asik tuh "
Airin : "Bener-bener ini orang gak bisa goyah biar disindir deh !!!"
Virna hanya menghembuskan nafasnya sambil berpikir ,' Ada sedikit rasa dihati yang tergugah dengan seorang lelaki yang sangat meresahkan tapi Virna menahan hatinya mengingat keadaan dirinya dan keluarganya . Terlalu jauh perbedaan dan lelaki itu terlalu sempurna untuknya bahkan hanya untuk khayalan saja Virna tidak ingin terlalu lama membiarkannya .Dia terlalu sempurna , dan Virna masi memiliki tanggungjawab yang ada di pundaknya yang mencegahnya untuk memikirkan hal lain kecuali itu . Agar dia dan maminya suatu saat akan bahagia terbebas dari semua beban mereka saat ini.
Bima keluar dari ruangan VIP dan menuju ke arah Virna dan Airin.
"Hai,. maaf yah tadi aku harus makan siang di dalam ruangan sana . Maaf tidak jadi gabung bersama kalian . Tapi janji saya tetap kok . Saya sudah bayar semuanya, kalian Masi lama kan disini ? "
Virna : "Kami sebenarnya sudah mau pulang Mas , saya masi mau mengerjakan tugas yang kemarin itu di rumah " Virna mejelaskan sambil tersenyum.
Bima : "Oh iya yah , sayang sekali. Kalo ada sesuatu yang menyulitkan , kamu bisa hubungi saya yah , jangan sungkan ok !"
Virna : " Iya Mas, terimaksih ...nanti saya hubungi Mas Bima kalo ada kesulitan "
Bima : " Bener yah !" Virna mengangguk.
Di jalan
Airin : " Kalo aku sih ...pasti tanya terus deh ...biar ada waktu komunikasi terus sama Mas Bima heheheh mikir aja sudah gemetar deh . Pokoknya perfecto...cocok tuh sama kamu Non ...beneran deh . matanya itu memancarkan cinta kalo bicara padamu loh !!!"
Virna :" Si Alay mulai ngayal lagiii deeh , kamu kurang kenyang tadi yah ??? Iga bakar nambah burger weleh3 lapar apa doyan tuh !!!"
Airin : "Kan lumayan ditraktir , mana menunya enak semua . hampir lagi pesen bungkus heheheh "
Virna: " Sableng nih cewek !!!"
Malamnya Virna mulai menyusun dan mengerjakan semua berkas untuk presentasi hari Senin . Dia mengerjakan dengan teliti dan berharap pekerjaannya tidak mengecewakan . Ada beberapa hal yang ingin sekali dia tanyakan kepada Bima tapi mengingat malam itu malam Minggu , Virna tidak ingin menggangu privacy orang lain. ' Eh yang bagian ini aku tunda besok deh, mau tanya Mas Bima dulu besok. Sekarang mungkin dia sedang berduaan dengan kekasihnya . Masa saya mu ganggu dengan kerjaan , Virna menepuk jidatnya sendiri . Oowh Mas cakep kamu pujaan sekali daaahh tapi tinggi sekali menggapaimu ....hhhmmm...begini kalo jadi rakyat jelata hahahaha semangat Noni caaaiiyyoooww!!!!
Di gym...
Adis : " Kakak sudah selesai ? Adis mau pulang sama teman2 yah. Mau ngemall dulu "
Bima : " Jangan keluyuran , langsung pulang kalo selesai . Kamu sama Pak Amran ?"
Adis : " Iya kak "
Bima : " Ok, kakak juga sudah mau selesai "
Bima menuju cafe ayahnya yang dekat dari gym itu untuk bertemu Opa Lendra
Masuk ke cafe , Bima melihat Opa Lendra sedang berbicara dengan papanya.
__ADS_1
Opa Lendra : "Oh anak muda gagah sudah datang rupanya , bagaimana kabarmu nak?"
Bima : " Alhamdulillah baik Opa, Opa sehat kan ?"
Opa Lendra : " Alhamdulillah sehat "
Dewa : "Dari mana nak ? "
Bima : " Dari gym sama Adis tadi Pa, tapi Adis ke mall sama teman-teman nya dulu baru pulang katanya "
Opa Lendra: " Dewa kamu punya sepasang anak yang baik yah "
Dewa tersenyum bahagia
Opa Lendra; "Seandainya Masi ada Dimas ..." mata Opa menerawang
" Oya Bima bagaimana kabar Virna ???"
Saat itu tiba2 ada pesan masuk di ponsel Bima .
Bima : " Baik Opa , dia semakin bagus kerjanya "
jawab Bima sambil mengambil ponsel di sakunya .
Opa Lendra : "Apa semakin cantik juga ????"
Bima : " Eh itu .....iya sih " jawabnya kikuk
Opa Lendra tertawa : "Wajahmu dan matamu itu tidak bisa menipu Opa nak hehehe "
Bima : " Anu ...itu Pa , anak magang hehehe sekarang jadi asistennya Sarah, dia pintar . Nilai akademiknya tinggi , pa"
Opa Lendra : " Dan sangat cantik yaaa kan, Bima ?"
Bima : "Iya , Opa " jawab Bima sambil menggaruk kepalanya
Dewa : " Kok papa gak tau anaknya tertarik sama cewek di kantor , besok papa ke kantor deh " goda Dewa ke anaknya yang tambah kikuk
Opa Lendra : " Yah , Dewa kamu wajib ketemu gadis itu ....cantik & smart ...pokoknya perfect. Ya kan Bim?"
Dewa : "Kok Om semangat sekali sama gadis itu , kayak cucu om Lendra aja promosinya hehehe "
Opa Lendra : " Aku berharap begitu " jawabnya sambil menghela nafas
" Masi banyak hal yang harus saya perjelas saat ini . Ada hal salah yang terjadi dan membuat seseorang menderita di hadapanku tanpa aku tahu dan itu tidak seharusnya terjadi . Semua berawal dari kesalahpahaman . Dewa , jangan pernah terjadi di keluarga kamu kesalahpahaman yang terlalu dalam dibiarkan . Akhirnya akan membuat salah satu pihak menderita malah kedua pihak bisa menderita "
Dewa : " iya Om. saya berusaha selalu dekat dan mengerti anak-anak saya . Dan selama hidup mereka tidak menyimpang dari kaidah agama dan tata Krama kehidupan, kami orangtua berusaha mengerti mereka "
Opa Lendra : "Bagus sekali prinsipmu, Dimas terlalu keras kepala, sampai kami tidak bisa tahu apa yang terjadi padanya dan keluarganya sampai saat terakhir dan semuanya tertutup rapat " ungkapnya tertunduk sedih
Dewa :" Sudahlah om ...sudah terjadi bertahun-tahun, om jangan terlalu keras berpikir nanti mengganggu kesehatan om "
__ADS_1
Opa Lendra : " Iya " "Bima , bagaimana pendapatmu tentang Virna ?"
Bima : " Eh kenapa membahas Virna , ini saya sedang menjawab pesannya . Ada yg dia tanyakan tentang tugas yang saya berikan di kantor kemarin "
Opa Lendra : "Oh kalian semakin dekat ??? Saya suka itu ? Apa dia masuk kriteria idamanmu? "
Bima : " Yaaaah begitulah ...Opa " jawabnya kikuk sambil melihat ke papanya .
Dewa : " Apakah idamanmu bukan gadis yang menjadi coach dance nya adikmu , Bim ? "
Bima : " Eh ...orang yang sama , Pah" jawabnya nyengir kuda
Dewa : " Ooowwwh ...sekarang ketemu di kantor lagi waaah tambah lancar saja yah "
Bima hanya bisa garuk2 kepala dicecar kedua lelaki itu. Dia merasa seperti terdakwa yang harus mengaku kesalahannya .hhhuuuffftt
Opa Lendra : " Apa Virna mengajar dance juga? multi talent juga yah gadisku itu "
Bima bingung waktu Opa mengatakan gadisku .
"Eh iya Opa , Virna bekerja serabutan sambil kuliah . Melatih beberapa program senam, menyanyi dengan band yang kemarin Opa lihat, membantu mamanya di salon. Kadang saya berpikir dia super woman keras sekali kerjanya tidak ada waktu istirahatnya "
Opa Lendra : "Kenapa harus kerja seperti itu kalau dia hanya berdua dengan mamanya saja ?"
Bima : " Mungkin menabung Opa untuk sesuatu yang dia cita-cita kan , bisa saja "
Opa Lendra : " Aku semakin merasa bersalah , seharusnya dia bisa memiliki apapun yang dia mau di usianya tanpa harus bekerja keras seperti itu " Opa menunduk sedih
Bima : "Itu nilai plus dia dimata saya , Opa "
Opa Lendra : " Gadis yang hebat hhhmmmm cocok dengan Fam Mahendra "
Dewa : " Maksud Om? "
Opa Lendra : " Hehehe nama Mahendra hanya bisa disandang wanita tangguh seperti dia , Bima apa kamu mencintainya ?"
Bima yang sedang meneguk minumannya tersedak : "Uhuk ...ups kenapa Opa ?"
Dewa tersenyum memandang anaknya kikuk , dia belum pernah melihat anaknya kikuk bicara tentang seorang gadis , Biasanya gadis-gadis yang sibuk mengejar dan mencari perhatian pada anaknya ini .
Bima : " Kenapa Opa tanya itu hehehe ? "
Opa Lendra : " Karena aku ingin gadis itu bahagia dengan lelaki yang sangat mencintainya dan bisa melindunginya, sepertinya hidupnya sudah cukup keras . Aku akan berusaha membuat gadis ini bahagia dan menghadapi siapapun yang ingin menggangu hidupnya !" Opa terlihat berkaca-kaca dan berkilat matanya membicarakan gadis itu . Dewa dan Bima merasa Opa sangat berlebihan seolah terobsesi dengan gadis kecil ini . Bima berpikir 'Apa karena wajah Virna mirip mendiang istri Opa ya ? '
Bima : "Opa tidak boleh terbawa emosi memikirkan sesuatu yah, jaga kesehatan Opa . Gadis itu , Bima yakin akan baik-baik saja , Bima akan berusaha untuk itu "
Opa Lendra : "Tetapkan hatimu sejak saat ini Bima , apabila kamu mencintainya . Tolong bahagiakan dia kelak dan lindungi dia dari apapun yang menderanya . Kelak Opa sendiri yang akan membuatmu berjanji untuk itu ,nak "
Bima : "Iya Opa, Bima akan berusaha mencoba mulai sekarang untuk benar-benar menetapkan apakah dia gadis yang Bima cari , dan Bima akan menjawab Opa secepatnya "
Dewa tersenyum dan berkata :
__ADS_1
"Seorang lelaki sejati akan tau wanita mana yang pantas diberikan cinta dan menjadi pelabuhan hati dan jiwanya sepanjang hidupnya , apabila dia benar-benar mencarinya dengan segenap jiwanya , Dan tidak akan mendekatinya apabila bukan itu orangnya agar tidak merugikan dan juga menghargai wanita itu "
Bima : "Iya Pah, Bima akan mengingatnya "