DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN

DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN
Siap ke luar kota bersama


__ADS_3

Bima berwajah bahagia pagi ini saat pergi sarapan di rumah utama .


Adis : "Kak Bimbim sehat ???? Maaa kakak sakit kayaknya , itu tuh senyum terus ...aneh "


Bima :"Bocah bawel pagi-pagi sudah mulai aktif bawelnya"


Adis : "Ih , sebel deh . Paaah ....maaahh Kak Bimbim sakit , senyum-senyum aneh dari tadi "


Dewa yang baru masuk ruang makan menyela :


"Pagi-pagi sudah ribut sih nak, kakakmu kenapa ? Bim kenapa ? oiya hari ini jadi ke luar kota ? "


Bima :" Jadi , Pah . Kayaknya seminggu Bima ke 3 proyek Minggu ini, Pah"


Dewa : "Hati-hati di jalan yah. Bareng om Lendra ?"


Bima : "Proyek pertama tidak Pak, yang di Makassar milik PT Astro , yang kedua dan ketiga bersama Opa Lendra . Nanti ketemu disana karena Opa sedang di New Zealand sekarang "


Dewa : "Oh oke , sudah reservasi ke staff papa di hotel , suruh Ari cek agar disiapkan manager hotel papa disana kamar yang bagus "


Indira : "Makan dulu semua , ngobrolnya nanti dilanjut "


Semua menurut perintah bos rumah ..sarapan dengan kusyuk .


Selesai sarapan...


Indira : "Kakak kalo ke Makassar belikan mama sarung sutra yah . Suruh Ari fotoin , nanti mama pilih . Mama juga mau beliin Adis "


Bima : "Bima tidak pergi dengan Ari , Ma "


Indira : " Lho dengan siapa ? Sarah ?"


Bima : "Asistennya Sarah , Ma. Sarah juga numpuk pekerjaannya "


Indira : "Baiklah kalo begitu, info mama kalo kalian sempat dan ada waktu mencari pesanan mama. kalo gak sempat gak papa"


Bima : " Bima pasti usahakan , Ma "


Bima menelpon Virna ..


Bima : " Assalamualaikum, Halo"


Virna : "Waalaikumsalam, halo pak "


Bima : " Virna saya jemput yah. Kamu bisa langsung bawa kopermu di mobilku agar gak repot nanti yah "


Virna : "Baik Pak,. terimaksih "


Bima : "Bukan di kator nih , jangan pake "Pak" dulu hahahah "


Virna : "Eh iya Mas Bima heheheh "

__ADS_1


'Deh ini lelaki tampan selalu bikin hati kebat kebit saja . Nanti pergi berdua sama dia aja sudah bikin gelisah tidur tadi malam. Hadoooh kenapa jadi gak profesional sih ini hati ...bahaya ... Ups otak Virna penuh rasanya .


Bima sudah sampai di depan rumah Virna dan memarkir mobil mewahnya sempurna . Dia bukakan bagasi kemudian memasukkan koper Virna . Bima mendekat ke Ferra untuk berpamitan sekalian .


Bima : " Assalamualaikum Tante , saya ajak Virna ke proyek di luar kota selama seminggu ,Tan . Mohon ijinnya "


Ferra : " Kalo masalah pekerjaan pasti diijinkan nak, titip anak Tante yah. Kalo ada kesalahan di pekerjaan tolong dibimbing dan jaga attitude nya tetap di jalurnya . Hati-hati kalian yah "


Virna : " Mam, Non pamit , Assalamualaikum"


Ferra : " Non hati-hati yah , jaga diri baik-baik, waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatu"


Bima juga berpamitan ...


Mereka menuju kantor berdua .


Di jalan Bima menerima telpon dari Ari


Ari : "Pagi bos , ada tuan Deon menelpon barusan mau ketemu bos nanti jam 10 . Bagaimana bos ? Ditunggu jawabannya ?"


Bima menghela nafas , ....'mau apa lagi dia , malas sekali melihat mukanya , tapi saya tidak ingin dia anggap gak berani ketemu karena sakit hati. Saya tidak mau terlihat lemah di depan pria ini ...tukang tikung yang memuakkan . ...


Bima : "Jawab , saya tunggu jam 10 tepat "


Ari : "Baik bos "


Sesampai di kantor , Virna langsung disibukan dengan semua persiapan yang akan dibawa pergi nanti sore .


Sarah : " Pak Deon ? Mari silahkan masuk , Pak. Pak Bima sudah menunggu "


Deon menoleh ke Sarah dan sekilas melihat ke arah Virna, matanya tertahan beberapa saat dan tersenyum manis .


Virna heran tapi membalas senyumnya sekedarnya agar tidak dianggap sombong .


Sarah : "Apa-apaan sih itu orang , liatin kamu sampe segitu, mana mesum lagi senyumnya hhiiii...jijik liatnya "


Virna : "Saya terpaksa membalas sekedarnya mbak, soalnya tamunya pak bos "


Sarah : " Iya bener , coba bukan tamu ...saya larang kamu balas senyumnya . Kita cuekkin aja kalo bukan tamunya bos "


Deon : " Pagi brooww Bima , apa kabar ??? Kamu makin gagah aja yah !"


Deon masuk sambil berteriak sok akrab ...diikuti wanita di belakangnya yang tidak lain adalah Cintya sekretarisnya sekaligus mantannya Bima .


Bima : " Pagi Deon. Silahkan masuk , apa kabar ??? Cintya apa kabar?" ucap Bima sopan tapi datar ...


Deon : " Perusahaan kamu makin maju aja yah, sampe terdengar terus proyek-proyek besar yang kamu pegang . Gak capek kerja begitu keras , tidak ada waktu bersenang-senang???"


Bima : "Ada waktunya bersenang-senang pastinya , tapi tidak membuang waktu percuma yang tidak ada hasilnya "


Cintya menatap Bima sekilas ,' lelaki ini sangat berwibawa dan semakin cemerlang di karirnya . Apa dia sudah punya pacar menggantikan tempatku ??? penasaran sekali Cintya .

__ADS_1


Deon : "Okelah kalo Sultan mah bebas heheh,oiya aku membawa proposal kerjasama, apa kamu setuju sebagai teman dan sahabat lama , broow ?? "


Bima : "Baik, serahkan saja ke Ari , nanti saya pelajari setelah pekerjaan ku ini selesai . Harus selesai sekarang karena sore saya berangkat "


Deon : " Ooh semakin hebat saja sahabatku ini "


Bima : " Alhamdulillah semua dengan usaha keras dan rejeki dari Allah SWT "


Cintya menunduk semakin dalam , rindu sekali hati ini dengan lelaki hebat ini. Tapi apa masi ada kata maaf untukku ?


Mereka mengakhiri pertemuan dan berjanji bertemu lagi seminggu kemudian .


Keluar dari ruang kerja Bima , Deon melewati meja Sarah dan Virna . Deon mendekat dan bertanya , " Kalian sekretaris nya Bima semua?"


Sarah : " Saya sekretaris Pak Bima dan ini assisten saya Pak, baru magang disini , ada yang bisa kami bantu , Pak ?"


Deon : " Oooh dia masi magang yah , makanya masi muda yah ? Nanti kalo sudah lulus , kamu melamar ke Perusahaan saya yah . Pasti kamu langsung saya terima . Ok? , ini kartu nama saya , disimpan yah !"


Deon mengulurkan kartu namanya ke Virna .


Virna menerimanya datar sambil berkata sopan , " Terimaksih Pak, nanti akan saya pertimbangkan "


Deon : "Oke cantik, aku pergi dulu yah . Ditunggu kedatangannya yah !" Deon gak perduli wajah Cintya yang ditekuk keras di belakangnya .


Setelah Deon pergi , Sarah mencak-mencak


Sarah : " Baru kali ini aku melihat laki-laki secentil itu, brengsek banget. Sial amat yg mau sama dia huuhh...!!!"


Virna : "Aneh yah mbak, masa dia gak liat wajah cewek di belakangnya sdh ditekuk kayak kertas kusut , tidak menghargai hati wanita !"


Sarah : " Kayaknya sekretarisnya sih, Tapi kalo aku punya bos mesum begitu ..aku sudah pagi-pagi resign deh nyebeliiin !!!"


Bima dan Ari keluar dari ruangan dan melihat Sarah ngomel-ngomel ...


Ari : "Kamu kenapa ???"


Sarah : " Eh tidak pak , cuma agak sebel liat tamu tadi "


Bima : "Kenapa memangnya ???"


Sarah : "Centil banget liat cewek cantik . Dari datang matanya seperti mau melahap Virna . Eh malah pas pulang kasi kartu nama suruh Virna melamar di perusahaan sambil memasang wajah mesumnya ...jijik deh "


Ari : " Huusssh itu temannya pak Bos "


Bima : "Dulu ....sekarang kayaknya tidak "


Ari : "Ooowwhh....ceweknya kayaknya juga memandang mesra sekali ke pak bos hahahaha "


Bima mengangkat bahunya seraya berkata


"Masa lalu biarlah lewat .....unfaedah kalo diingat " Membuat Virna, Ari dan Sarah begong ....ada masa lalu apa dengan pak bos yaah ????

__ADS_1


__ADS_2