DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN

DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN
Masa lalu masa halu


__ADS_3

"Bima ....Kamu Bima kan ? Apa kabar ?" seseorang menyapa Bima sambil berjalan mendekatinya , disusul beberapa orang di belakangnya . Yah serombongan gadis kira-kira 4 orang mendatangi Bima .


Serentak Bima dan Virna menoleh ke arah itu .


"Ooowwwh beneran nih Bima, Bim...Masi ingat aku nggak ??? cinta monyetmu nih ... Lia !" cewek itu menjulurkan tangannya sambil bicara .


Bima terdiam sejenak mengawasi dan segera menjulurkan bersalaman dengan gadis itu sambil menjawab , "Oh iya terimaksih sudah menyapa, maaf sebenarnya aku tidak ingat . Bisa anda ingatkan dimana kita kenal dan eh apa itu cinta ....monyet ???" Jawab Bima berusaha sopan . wa


Yah Bima memang sopan dan tidak mau orang tengsin jadi dia menjaga perasaan saja .


"Oowh saya Amelia , kita teman di TK dan SMP . Kamu cinta monyet ke saya saat TK , gak ingat ya ???" jawab Lia atau Amelia bangga .


Hampir Bima ngakak tapi ditahannya


"Oh Amel , aku ingat kita satu sekolah di SMP tapi tidak pernah sekelas , untuk masalah cinta monyet di TK.kayaknya saya lupa hehehehe " Bima menahan tawanya sebisanya... "Kenapa ada cerita cinta monyet ke kamu ? Memangnya ada cerita apa waktu TK ???"


Amelia sigap menjawab , " Mamaku bilang kamu selalu membantuku saat aku dibuli teman2 lain, Kamu paling berani di kelas sampai tidak ada anak-anak yang berani membuli teman-teman cewek di kelas " ceritanya sambil membayangkan sesuatu ,


"Uhuukkk...pppfff...hhahaha itu artinya aku belain semua cewek di kelas dong , bukan kamu saja ...hahahaha ada-ada saja " Bima akhirnya tertawa lepas .


Dasar cewek halu , yang cinta monyet ke kamu yang bagian mananya ...halu ya halu saja deh ...pikir Bima .

__ADS_1


Amalia tetap kekeuh memandang Bima dengan penuh minat, " Kamu sampai kapan disini . Kita hangout yuk, kamu kerja dimana sekarang Bima . Aku tuh senang banget loh liat cinta monyetku semakin dewasa semakin ganteng , selaras dengan aku yang semakin cantik . Kota kayaknya cocok deh , makanya wajib saling mengenal lagi . ya kan ? " jujur tiada tara ini cewek gak pake tedeng aling-aling langsung ngajak kencan ....sebegitunya ...weleh-weleh


"Aku disini datang hanya untuk kerja , jadwalku padat, ini aja disempatkan fitness pas weekend dan juga tadi cepat pulang, kalo besok-besok gak tau juga, eeemmm dan aku kesini bersama kekasihku ...tuh Virna kenalkan itu Lia ... " Bima berusaha beralasan, dia gak minat dengan cewek yang terlalu agresif kepada lelaki yang diinginkannya dan dengan segera mendapatkan ide cepat untuk menghindar dari perempuan yang membuat Bima merasa risih .


Sementara Virna hanya bengong liat ada cewek begitu ajaib berbicara . Virna berusaha mencerna kata-katanya tapi tetap terdengar halu ....akhirnya Virna tersenyum-senyum mendengar Lia dan Bima beedebat tentang cinta monyet ...Virna sampe menutup mulut takut ngakak pas dengar kata-kata Lia tentang keselarasan ...


"Aku balik dulu yah , Lia . Sayang ayo kita balik" Ujar Bima tiba-tiba sambil menggandeng tangan Virna .. Virna gelagapan tidak menyangka akan dipanggil sayang dan digandeng ... "Sss...sayyyaa eh ..mm eh ok, hai Lia . Aku Virna , senang bertemu denganmu Lia " hanya itu yang bisa diucapkan Virna karena gak tau mau ngomong apa lagi karena saking kaget dan gugupnya mendengar kata-kata Bima dan tindakannya menggandeng tangan Virna dan kemudian memeluknya .


Lia bengong , matanya hampir melotot melihat Virna digandeng dan dirangkul Bima .


"Eemmmm...kamu sudah lama yah sama Bima ? Virna ? Maksudku , pacaran ???" tanya Lia .


"Sudah hampir menikah " tukas Bima cepat ...Virna hanya ah eh uh saja sambil mengangguk-anggukkan kepalanya seperti burung kutilang di pucuk pohon Cemara eh lagu lama tuh heheheh #autor


"Tidak ada pertimbangan lain setelah kita menemukan cinta sejati kita . Ok Lia , senang bertemu denganmu, sebagai teman aku hanya bisa mendoakan semoga kamu juga segera bertemu cinta sejatimu ...bye "


Bima berjalan menjauh dari Lia, sambil tetap memegang tangan Virna.


Virna hanya bisa mengikuti dan kikuk tersenyum ke arah Lia , sambil mengikuti kemana Bima mambawanya .


*Mas Bima sandiwaranya gak lucu deh ,. bikin hatiku tambah berdisco deh .Mau bagaimana , dia bos ku yah kuikuti saja deh permainannya , daripada dipecat hehehe hati oh hati ....tahan diri dan tau diri yah , si Abang cakep iniiihh lagi drama doang ...

__ADS_1


"Kenapa kamu senyum-senyum ?" tanya Bima


"Ada yang lucu?" Bima semakin semangat menggenggam tangan Virna karena pemiliknya bertambah cantik dan juga diam saja "Ujarnya sambil tersenyum indah ke Virna"


"Mas Bima pintar ngeless dan jago main sinetron deh , gak sangka hehehe " Virna terkekeh geli . "Yang mana yang kamu anggap main sinetron dan jago akting ?" tanya Bima .


Virna mengernyitkan dahinya sambil berpikir sebelum menjawab : "Yah yang tentang pacar, cinta sejati dan hampir menikah . Sangat telak skenarionya sampe cewek itu menganga bengong tadi . Aku hampir gak bisa tahan ketawaku loh , Mas. Hahahahha " jawab Virna sambil melepas tawanya yang beberapa menit ditahannya .


"Kalo aku jawab itu serius bagaimana ? Aku serius tentang aku ingin jadi pacarmu, aku mencintaimu dan aku merasa kamu adalah cinta sejati ku " jawab Bima lugas sambil menatap Virna dalam-dalam .


"Uhuk... Uhuk ...." Virna tersedak air mineral yang diminumnya . Bima segera mengusap punggung Virna dengan lembut . Mereka sampai di lantai tempat presiden suit Bima berada . Masuk ke dalam sudah tercium aroma masakan , pertanda makan malam sudah disiapkan Koki yang ada disitu , Mereka berdua bergegas menuju kamar mereka untuk membersihkan diri .


Bima tersenyum melihat Virna sangat kikuk . Bima memberikan kode ke pelayan untuk mempersiapkan makan malam di rooftop yang ada taman kecilnya di lantai atas .


Kali ini aku akan mengatakan semuanya , aku sudah tidak tahan kalau harus menundanya lagi . Aku ingin lebih menyayanginya dan melindunginya sebagai wanita tujuan hidupku .


Virna selesai mandi langsung menuju ruang makan . Dia tidak melihat Bima disana dan juga tidak melihat ada makanan dipersiapkan di ruang makan . "Nona Virna , ditunggu tuan Bima di rooftop , jalannya lewat tangga samping kolam renang " seorang asisten koki memberikan info kepada Virna , kelihatannya selesai mengantar hidangan ke suatu tempat . "Oh iya , terimaksih yah " jawab Virna sambil tersenyum .


Virna menaiki tangga menuju Rooftop hotel sekaligus taman buatan yang selama ini tidak dia ketahui ternyata ada di situ . Tangga untuk naik memang sekilas terlihat cantik posisinya tapi dia belum sempat melihat apa yang ada di atas . Semakin naik ke atas , Virna merasakan hembusan angin sepoi-sepoi dari arah atas . Dan pemandangan indah sebuah taman cantik yang didekorasi sedemikian rupa sangat membuatnya terpana . Ada beberapa kursi gantung di beberapa spot di pojok taman itu dan lampu taman yang penataannya sangat cantik . Dia melihat seseorang pria sangat gagah , tinggi dan tampan berdiri sambil tersenyum . Bima yaah...lelaki itu berkali lipat ketampanannya saat berdiri sambil tersenyum disana, ada detakan yang keras di jantung Virna yang sangat tidak bisa dia sembunyikan . Muka Virna sudah terasa panas dan ada gelitik geli di perutnya .


Bima berjalan ke arahnya dan Virna semakin terpana melihat lelaki gagah dan tampan itu .

__ADS_1


'Ya Tuhan ...terimakasih sudah menciptakan mahluk yang sangat indah dipandang mata ini . Kenapa mata ini memalukan sekali , tidak mau berpaling ...aaakkhhh aku jadi malu tapi susah untuk memalingkan mukaku ...bagaimana ini '... Hati Virna sangat berisik padahal mulutnya terkunci dan matanya terpana ....


__ADS_2