DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN

DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN
CINTA & HARAPAN


__ADS_3

Bima berjalan ke arahnya dan Virna semakin terpana melihat lelaki gagah dan tampan itu .


Bima melihat seorang gadis dengan penampilan baju rumahan tapi rapi , seorang gadis yang sangat cantik dan nyaman dipandang mata , wajah itu sudah mengisi hatinya berbulan-bulan lalu dan sangat kuat bersemayam di pikirannya .


Bima berjalan menyambut Virna , mengambil tangannya ...menautkan jari-jarinya dan menarik lembut gadis itu ke meja yang sudah tertata rapi dengan beberapa hidangan makan malam dan beberapa lilin di sekitarnya . Penataan yang sangat romatic . "Kita makan malam disini yah , apa kamu suka ?" tanya Bima dengan lembut .


"Disini indah sekali , aku baru mengetahuinya . Dan yah aku suka , sampe ada penataan meja romantis ini . Pasti yang menatanya orangnya sangat romantis , ooowwwhh aku jadi melow nih Mas Bima " jawab Virna dengan berbunga-bunga melihat keindahan itu .


"Aku yang meminta ini dipersiapkan , berarti aku romantis dong, syukurlah kalo kamu suka karena ini untukmu . Ayo kita makan dulu" ujar Bima terlihat senang karena Virna menyukainya . Virna tersipu saat Bima bilang ini semua untuk dia , "Terimakasih ya Mas " Hanya itu yang mampu Virna ucapkan terlepas dari banyak sekali kata-kata di otaknya tapi tidak terlepas di bibirnya .


Bima membimbing Virna duduk dan Bima duduk di hadapannya . Virna berasa ada kupu-kupu di perutnya dan jantungnya terlalu keras berdetak .


Haduh jantungku aerobic nih , heartrateku naik sekali . jangan sampe terdengar sama Mas Bima nih . Duuuh kencang amat sih jantung , toleransi dong halaaaaahh đŸ˜‚Virna mengatur nafasnya agar jantungnya lebih lembut berdetak , dipegangnya dadanya tanpa sadar


"Kenapa Virna ? kamu sakit ??? " Ucapan Bima membuyarkan lamunan Virna , " Eh euh tidak Mas , aku merasa senang sekali saja melihat yang seperti ini , kayak di film-film romantis hehehe, Mas Bima bisa aja yah " ucapnya sambil menahan senyumnya terlalu lebar , "Aku kampungan yah Mas hehehe...Maaf yah " lanjtutnya sambil terkekeh geli mengingat tingkahnya sendiri .


" Aku memang berusaha romantis agar malam ini berkesan untuk kita , kita makan dulu yah . Nanti kita lanjutkan , ada yang ingin aku sampaikan selesai makan malam " Bima dengan tenang bicara seperti biasanya .


Mereka berdua makan malam ditemani rembulan yang terlihat indah dilihat dari rooftop itu . Terkadang Bima mengambilkan menu yang tidak sampai untuk Virna dan membuat Virna semakin merona dibuatnya .


"Bagaimana rasanya ? Apa kamu suka ? " Bima memecah kesunyian setelah mereka selesai makan malam dan mulai memakan appetizer untuk pencuci mulut dinner itu . "Semua nya enak dan menunya kebetulan aku suka semua Mas " jawab Virna .


"Kalo yang menemani makan aku, kamu suka tidak ?" tanya Bima sambil tersenyum manis .


"Suka , eh maksudnya Mas Bima ?" Virna sigap menjawab dan segera tersadar pertanyaan Bima yang berbeda arah .


" Maksud aku, apa kamu suka aku temani makan malam ?" tanya Bima lembut membenarkan pertanyaannya .

__ADS_1


"Pasti suka , apalagi bos aku yang ngajak makan malam dan hidangannya enak semua hhhmm yummey , Mas Bima juga suka kan ?" jawab Virna sambil mengembalikan pertanyaan Bima .


"Aku suka semua hidangan tadi , apalagi ditemani yang tercinta pastinya hidangannya berkali lipat lezatnya " jawab Bima sambil tersenyum dan menatap dalam ke manik mata Virna . Virna tercekat dan tidak dapat mengatakan apa-apa . Badannya kaku, lidahnya kelu , perutnya berkepak kupu-kupu , dadanya berdentam karena jantungnya memompa keras . "Mas Bima ...." hanya itu yang terucap .


"Yaa aku mencintaimu Virna ....ijinkan aku mencintaimu , dari lubuk hati yang paling dalam aku mengucapkan ini. Jadilah kekasih hatiku dan jadilah tujuan hidupku . Aku tidak ingin menjalin hubungan berlama-lama , kita cukup meyakinkan diri sebelum mempersiapkan tujuan kita . Katakan apapun jawabanmu . Aku bersedia menerimanya , karena aku sudah tidak tahan memendamnya "


Virna merasa badannya sangat kaku, hatinya berbunga tapi otak sadarnya merana . Lelaki ini juga sudah sangat memenuhi hatinya, tetapi dia tahu beban hidupnya melarang dia untuk menjalin hubungan yang membuatnya tidak focus menyelesaikannya . Itu adalah tanggungjawabnya , dia sudah berjanji kepada maminya . Menjalin hubungan dengan seseorang akan mengalihkan pikirannya , apalagi hubungan yang belum jelas arahnya . terlalu besar jurang antara dia dan Bima . Keluarga Bima memang sangat baik tapi tetap saja Virna tidak ingin memalukan mereka karena keadaannya .


Virna tidak tau harus menjawab apa, sebagian dirinya bahagia , sebagian lagi sangat sedih mengingat ini sangat dihindarinya .


"Virna , aku tidak ingin kamu tertekan dengan perasaanku , aku akan tetap profesional memimpin perusahaan . Kalo kamu sama sekali tidak tertarik denganku , aku juga tidak akan menyalahkan tapi setidaknya berikan aku jawaban jujur tentang aku di hatimu .Kamu bisa menjawab apa saja tanpa beban bisa mengecewakanku " Bima bertutur kata sangat lembut sampai membuat Virna bisa mencerna kata-katanya dengan jelas dan sangat terharu dengan ketulusan Bima dari ungkapan perasaannya dan kata-kata yang sangat menjaga perasaan Virna .


"Eehmm eh Mas Bima ....mmmmhh akuuu...aku benar-benar tidak menyangka mendapatkan pernyataan seperti ini dari Mas Bima saat ini , yaaah saya tau semua orang pasti memiliki ketertarikan apabila ada sesuatu yang baru mereka kenal atau baru mereka tau . Apa tidak mungkin Mas Bima sedang dalam keadaan seperti itu, apalagi kita berdua terus selama di Bali ini " Virna menjawab dengan penjabaran konteks pikirannya sendiri .


"Aku mencintaimu , sangat ...memujamu... menyayangimu... berharap kamu jadi kekasihku dan tujuan hidupku " tegas Bima


...Aku memang tertarik padamu Mas Bima , tapi untuk mencintai ...aku merasa bukan seseorang yang sepadan denganmu. Seolah melihat pangeran yang datang menghampiri rakyat jelata heheheh ... pangeran ini sangat membuat diriku gundah gulana ....oaaalllaaahh ...


ambyar makbyar .....terkonyeng2 ini hati dicintai lelaki mirip tokoh wayang Abimanyu byyuuuuhhh3 sesek dada .....


"Vin.....kamu kenapa .... Vina ...Vin ..." Bima mencuil hidung manis Vina ....sampe Vina tersadar gelagapan ...


"Ooppss hhhhssshh....eh maaf Mas . Aku kaget ....hhhuuttt" jawab Vina gugup sambil memegangi dadanya ....


" Hahahahaha.... kamu itu selalu saja lucu ...wkwkwkw " Bima tidak bisa menahan tawanya melihat tingkah Vina .


Vina langsung memerah dan panas wajahnya ,

__ADS_1


" Mas Bima itu kalo bicara harusnya jangan terlalu indah begitu , Mas. Saya jadi takut melambung ...nanti jatuhnya sakit hehehehe.."


Vina Masi berusaha berputar-putar dengan kata-katanya untuk mengatasi kegugupannya .


Bima kembali menowel hindung Vina ," Aku mengatakan ini bukan melambungkanmu tapi membuka seluruh isi pikiran dan hatiku ...apakah kamu mengerti dan bagaimana menurutmu . Apakah aku pantas mendapatkan cintamu ?" Bima tersenyum manis


" Haaahh...Mas Bima ...aku harus jawab apa yah " Vina semakin menunduk dan merah padam wajahnya.


" Aku tahu kamu kaget dengan kata-kataku tapi aku cuma ingin mendengar jawabanmu dengan jujur , anggap saja kamu menjawab dengan realistis dan sesuai dengan apa pun yang ada di hati dan pikiranmu saat ini " Bima dengan bijak memberi ruang ke Vina.


Vina mengangkat wajahnya dan melihat kikuk ke arah Bima , wajahnya masih merona tapi matanya sangat mencerminkan banyak kata2 di pikirannya


*Bima : semua perubahan wajahmu selalu membuatku terpesona dan semakin mencintaimu . kamu itu sangat cantik, unik, lucu ...saya tidak ingin orang lain mendahuluiku memilikimu . kamu hanya milikku selamanya ....bantu aku Ya Allah ...


Vina : Lelaki ini sangat tampan , dewasa , lembut pada wanita , tau tata krama, lelaki yang sangat diidamkan semua kaum hawa . dia sempurna sebagai pria, kekasih ataupun teman hidup . Apakah mampu aku menjadi seseorang yang penting untuknya . cintanya seperti mimpi bagiku ...apakah aku mencintainya ...ini mimpi yah ...ya Allah bantu aku menyelami semua ini* ...


Vina menata hatinya dan pikirannya ," Mas Bima , hhhhmm terima kasih dengan semua yang Mas ucapkan , saya merasa saya ini gadis yang sangat beruntung tapi juga bingung. Mas Bima bos saya , terlalu tinggi di atas dan di depan . Mas Bima panutan untuk saya di kantor dan dalam menempuh cita-cita ... saya hanya merasa saya belom jadi apa-apa untuk jadi siapa-siapa untuk Mas Bima ...." denga lembut dan hati-hati Vina bicara seolah takut hati Bima bisa pecah kalo dia bicara keras ...


Bima tersenyum mendengan jawaban jujur itu ," Artinya aku hanya sebagai panutan buatmu dan tidak cocok menjadi seseorang buatmu ? "


"Uppss bu..buukann begitu maksudnya Mas, m...mmaksud saya Mas Bima sangat pantas malah ..." Vina dengan gugup menjawab ...


" Jadi saya pantas jadi kekasihmu yah? kamu terima cinta saya kan ?" Bima semakin menggoda gadis itu ...dia sangat gemas dengan wajah Vina dan senang Vina kalang kabut menjawab ....


" Eh maksud saya Mas Bima sangat pantas tapi uupss saya kayaknya yang gak pantas karena saya bukan siapa-siapa dan apa yah ...aduh saya bingung menjelaskan ...maaf " Vina semakin lucu wajahnya , sangat kikuk ...


"Hahahahahaha " Bima semakin keras tertawa melihat wajah lucu Vina .Dia memegang kedua tangan Vina, menggenggamnya dan berkata ,

__ADS_1


"Aku berharap pantas untukmu dan kamu sangat pantas untukku karena kamu sudah ada di hatiku dan menempatinya penuh tidak ada lagi ruang kosong dihatiku , semua penuh denganmu . Aku tidak ingin memaksamu menerimaku , kamu hanya perlu memberikan ruang untukku lebih dekat denganmu dan kamu bisa mengenalku lebih dekat untuk mengetahui semua kasih sayangku. cukup itu saja dulu " ujar Bima bijak diantara matanya yang menyimpan kebucinan ....


__ADS_2