
Minggu pagi ..
Riiiiinnnggggg ....
Virna terbangun oleh alarm yang dia setel untuk bangun pagi , segera bergegas beibadah dan siap olahraga pagi .
Selesai melakukan yoga , Virna kembali melihat ke arah laptop nya yang kemarin semalaman dia hadapi untuk menyelesaikan tugas dari bosnya .
'Yah bos ganteng yang dingin itu ternyata tidak sedingin tampangnya di kantor , untunglah. Sedingin apapun sikapnya , dia tidak memiliki sifat sombong dan angkuh. Untunglah . Tetap perhatian pada bawahan yang menanyakan tentang pekerjaan .Yah itu kan juga akan menunjang keberhasilan perusahaannya .
Sisa sedikit lagi akan selesai , mudah2an tidak mengecewakan presentasi pertamanya ...Hhhhmmmmm dia menghela nafas dalam .
Virna menganggap Bima membatunya karena pasti urusan pekerjaan , Bima sangat siap membantunya tapi juga tidak ingin terlihat berlebihan , padahal Bima ingin sekali mendampingi gadis itu mengerjakan tugas yang dia berikan , akan tetapi Virna hanya menghubunginya lewat ponsel apabila mengalami kesuliatan . Betul2 gadis yang tangguh .
Drrrrtt dddrrrt
Bima mencoba menghubungi Virna pagi-pagi.
Virna : "Halo, Assalamualaikum"
Bima : " Waalaikumsalam...pagi Virna "
Virna : " Pagi Mas Bima "
Bima : "Sudah selesai tugas kemarin ,Virna ?"
Virna : " Oh eh hampir Mas , apa sudah harus saya kirim emailnya ? " Virna kaget takur sekali karena tugasnya baru akan diselesaikan pagi ini.
Bima : "Oh tidak , aku hanya bertanya . Siapa tau kamu masi ada kendala untuk penyelesaiannya. Aku akan membantu agar rampung "
Virna : " Saya akan mengerjakannya segera , Mas, Saya akan hubungi Mas Bima kalo ada kesulitan . Rencana saya akan menyelesaikannya pagi ini. "
Bima : " Kamu gak ada kesibukan pagi ini ? Hari libur malah mengerjakan pekerjaan kantor , biasa olahraga pagi kan? "
Virna : "Sudah kok tadi hehehe , karena masi ada pekerjaan yang belum selesai , Virna yoga di rumah tadi pagi2 sekali agar bisa merampungkan pekerjaan agar efisien waktu untuk semuanya "
Bima : "Owwwh .....begitu yah ,kamu sangat menghargai waktu dan memutuskan sesuatu dengan baik yah . Saya salut "
Bertambah lagi kekaguman Bima kepada gadis ini. Apapun yang Opa katakan kemarin sebenarnya tidak berpengaruh karena Bima sangat tahu wanita seperti apa yang dia inginkan dan semua ada di gadis ini. Hanya berbicara di ponsel saja sudah membuat Bima bahagia . Tidak melihatnya sehari saja ,. pasti Bima merasa ada yang hilang di hatinya .
Virna : "Hehehe kebiasaan diburu pekerjaan ,Mas . Jadi sering memilahnya utk prioritas yang mana duluan biar semua bisa tercapai , maklum kejar setoran hehehhe"
Bima : " Hhmmmm kamu hebat bisa sekeras itu bekerja , aku sangat salut loh . Kalo gitu saya tunggu kamu tanya aja apapun yang kamu rasa menyulitkan yah ? Aku di rumah kok pagi ini "
__ADS_1
Virna : " Mas Bima gak nge gym ? "
Bima : "Aku memilih berenang saja hari ini . Selasa rencana baru nge gym lagi, ok Virna maaf menelpon pagi-pagi . Semangat mengerjakan yah "
Virna : "Saya yang harus berterimakasih karena Mas Bima perhatikan pekerjaan saya "
Bima : "Sebenernya bukan hanya pekerjaanmu yang aku perhatikan , tapi semua yang ada di kamu.." Bima berhenti ....Virna sesak nafas
"Agar semua yang kamu kerjakan lancar . ok ..bye Virna " Bima tersenyum kecil membayangkan Virna yang tertegun disana .
Virna : "B..bye Mas Bima "
Uhuk...uhukss Virna tersedak dengan kalimat terakhir Bima . Kayaknya telinganya wajib dibersihkan deh , ada kalimat yang salah dia dengarkan tadi .Kenapa Mas Bima memperhatikannya , memang dia sangat baik selama ini dan di beberapa kesempatan Virna merasa dibantu dan diperhatikan ah tapi tidak ...gak bole berharap lebih ...mimpi kayaknya . mungkin aku lagi dehidrasi yah jadi telingaku ikut halu ...hehehe
Jam 11 siang Virna ingin menanyakan sesuatu untuk menyelesaikan tugasnya . Dia menelpon Bima beberapa kali tapi tidak diangkat , 'Mungkin sedang sibuk , aku meninggalkan pesan saja agar tidak mengganggu dan dia bisa membalas sewaktu-waktu.
Bima selesai berenang melanjutkan melakukan workout di paviliunnya , selanjutnya mandi dan sarapan di rumah utama , karena tidak ada kesibukan lain Bima bercengkrama di ruang keluarga dengan papa dan mamanya . Minum kopi sambil ngobrol bersama orangtuanya , sedikit sekali waktu bersama seperti ini untuk Bima . Apabila ada kesempatan dia sangat menyempatkan bersama kedua orangtuanya, hal yang sangat jarang dipikirkan oleh anak muda jaman sekarang .
Dewa : "Papa akan Bali Minggu depan dengan mama, sekalian melihat villa disana , apa kamu masi sibuk , nak ? Adis juga mau ikut dengan beberapa temannya kesana , katanya sekalian melihat kompetisi dance katanya "
Bima : "Kalo tidak ada kendala di perusahaan dan proyek yang mulai berjalan , mungkin saya bisa ksana hari Sabtunya dan kembali Minggu malam , Pah . Sepertinya Bima akan ke Lombok dulu melihat proyek disana hari Kamisnya "
Dewa : "Ah iya , kamu jadi beli villa di Lombok ?"
Dewa : "Anak papa memang otak bisnisnya sangat brilian heheheh " ujar Dewa sambil menepuk-nepuk pundak anaknya .
Ddrrrttt.... drrrrtt
Bima mengambil ponselnya , melihat pesan yang masuk melalui aplikasi populer saat ini. Dia tersenyum , dan mengetik balasan.
Dewa : " Pesan dari siapa kok langsung cerah wajahnya ? wah anak Papa bisa senyum semanis itu yah ternyata " goda Dewa .
Bima : "Virna "
Dewa : "Oowwh gadis pujaan hehehe...kapan papa bisa ketemu nih ?"
Bima : "Kalo papa ke kantor , pasti ketemu Virna di ruangannya Sarah , Pah "
Dewa : "Besok papa sempatkan ke kantor deh ? Soalnya papa jadi penasaran sampe Om Lendra seperhatian itu padanya "
Bima : "Iya,. Pah . besok ke kantor yang trus kita makan siang bareng karena Opa Lendra juga mau ke kantor Bima"
Dewa : "Oya , Opa kayaknya sangat serius ingin mambantu gadis itu "
__ADS_1
Bima : "Opa bilang Virna mirip sekali dengan mendiang istrinya "
Dewa :"Oya ? " Dewa berpikir sejenak, mendiang istri Om Lendra sangat mirip dengan anaknya Dimas . Ada sesuatu hal yang Dewa pikirkan tapi terlalu membingungkan .
Bima : "Pa , Bima pergi dulu yah "
Dewa : "Mau kemana nak?
Bima : " Ke rumah Virna , Pah "
Dewa : "Wah , kamu cekatan sekali Bim, barusan papa liat kamu sigap dan semangat lagi mendekati cewek hahahaha "
Bima : " Ah papa hahahahaha "
Dewa melihat semangat anaknya dengan bahagia , sejak terakhir saat SMA anaknya sempat patah hati dan mulai dingin pada gadis-gadis yang mendekatinya , baru sekarang Dewa melihat cahaya lagi di mata Bima . 'usianya sudah cukup untuk serius dengan wanita, mudah2an wanita yang dicintainya adalah wanita yang tepat Hhhhhmmmm ... bisik Dewa mendoakan anaknya .
Bima ...
membaca pesan dari Virna...
Bima : "Saya kirimkan contoh pengerjaanya yah , kalo kamu masi bingung saya jelaskan lagi secara langsung "
Virna : "Iya , Mas Bima . Terima kasih . aku akan berusaha biar tidak merepotkan lagi . Maaf mengganggu acara liburnya "
Bima :" Gak kok, aku juga lagi santai di rumah aja , sudah makan siang ?"
Virna : "Belum Mas, belum jam nya . Mungkin sebentar lagi selesai masak ini ?"
Bima : " Kamu sedang masak ?"
Virna : "Eh iya masak sayur rumahan aja Mas "
Bima : "Masakan rumahan itu yang paling nyaman , bole dicoba ? "
Virna : "Wah , Mas Bima mau makan sayur asem, pecel tempe dan ikan asin sunu , kebetulan dikirimi kerabat dari Makassar "
Bima : "Waduh favoritku itu ? wah boleh nih dicoba "
Virna : "Mas Bima mau kesini ? Ini baru selesai masakannya "
Bima : "Beneran ? ok aku ksana yah ?"
Virna : "B..bole Mas "
__ADS_1
'Aduh masak beginian aja kok keceplosan pamer sih ....Mas Bima itu konglomerat , masa makan masakan begini ...ampun deh aku kepedean kayaknya 😵