DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN

DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN
JUJUR ITU PENTING


__ADS_3

Cinta itu indah tapi tidak bisa disentuh , hanya bisa dirasakan dan diungkapkan tapi susah untuk dijelaskan ...karena apa, kepada siapa dan berapa lama ....misteriusnya cinta hanya ditau oleh yang merasakannya .


Virna berbinar dengan ungkapan kalimat Bima ,. Virna merasa Bima memberinya ruang untuk bernafas dan memberikannya waktu untuk lebih mencerna hatinya sendiri .


"Apakah selama ini sudah ada seseorang yang mengisi ruang hatimu dan sudah tidak bisa tergantikan ? " Bima bertanya ke Virna dengan lembut .


"Kalo itu ....ada Mas , orang yang sangat berarti bagiku . aku rela menyerahkan jiwa ragaku padanya karena dia tidak tergantikan " Virna menjawab sendu ...


"Owwwhhh aku terlambat yah hhhhhhh..." Bima seketika berubah sedih dan wajahnya sangat tidak bisa dijelaskan ....


"Hhhmm boleh aku tau orangnya ? Apa aku mengenalnya ?" Bima meneruskan kata-katanya dengan lemas ...


"Satu-satunya orang yang kumiliki dalam hidupku , mamaku , Mas . Saat ini hatiku penuh untuknya , aku ingin meraih cita-citaku segera dan membuatnya tersenyum melihatku lulus dan kelak bisa bekerja dengan baik , mandiri , dan bahagia ...hanya itu yang akan membuatnya bahagia juga ." ujar Virna sambil menghela nafas beratnya perlahan .


Bima melihat manik mata berkabut di depannya . Dia meraih kedua tangan Virna dan menggengamnya dengan lembut .


Hari Virna berdesir dan jantung berdetak tidak terkontrol.


Bima ," Tidak semua orang memiliki pengalaman yang mudah selama hidupnya , pasti ada satu titik dimana dia merasa paling berat melalui cobaan di depannya , pasrahlah pada Allah dan serahkan dirimu menjalaninya , serta tetap semangat berusaha . Aku akan selalu membantumu kalo kamu mengijinkan"


Virna , " Terimaksih, aku berusaha mendalami apa yang kakak ungkapkan dan ijinkan aku memikirkannya "


Bima , " Aku akan menunggumu dengan sabar dan doa ," jawabnya sambil tersenyum .


Malam yang indah itu mereka lalui dengan ngobrol semua topik yang menyenangkan . Baik Bima maupun Vina merasa mereka selangkah lebih mengenal masing-masing dan lebih menghargai perasaan yang ada pada mereka .

__ADS_1


 


Pagi ini adalah hari tersibuk setelah menyelesaikan semua persiapan pekerjaan dalam beberapa hari , Bima sudah siap untuk kembali meninjau pekerjaan di beberapa lokasi . Virna tetap cekatan dengan pekerjaananya , selain itu dia tetap berlatih sesempat ada waktu untuk kompetisi dengan genre dance yang dia padukan agar apa yang akan dia tampilkan nanti betul-betul dia kuasai .


Minggu ini Minggu terakhir untuk penyelesaian peninjauan proyek dan segala macam yang berhubungan pembangunan proyek , akhir minggu ini Opa Lendra akan datang untuk ikut melihat sampai dimana proyek ini berjalan .


Bima tetap berwibawa dan profesional dengan pekerjaananya , tapi semakin romantis saat bersama Virna di luar jam kerja .


Bima semakin sayang kepada Virna karena gadis ini tetap melakukan pekerjaan dengan profesional dan sekaligus tetap menyisipkan waktunya untuk berlatih hobinya . Semua itu mencerminkan gadis ini adalah orang yang konsisten dan tidak mudah menyerah untuk meraih sesuatu . Itu sangat indah di mata Bima


Virna juga semakin kagum pada Bima akan segala perlakuan yang dia terima dari sosok lelaki itu. Menyayangi , mencintai tapi tidak posesif . Membawa Virna ke arah hubungan yang sangat terbuka , saling melengkapi dan juga bisa mengarah ke arah yang lebih positif , Virna merasa Bima bisa menjadi seseorang yang melengkapinya di masa depan .


Pemikiran yang sangat membuatnya nyaman, "Apakah aku mulai mencintainya ??? Pikir Virna .... 'harapanku kalo dia adalah jodohku , tolong jangan berikan rintangan yang berat Ya Allah...dan jadikan kami pasangan yang saling bisa melengkapi sekali saja . Dekatkan kalo memang dia jodohku ...jauhkan kalo memang akan menjadikan kesulitan untuk kami berdua ...


Virna sedang berlatih dance sambil memvideokan dirinya sendiri , sesekali dia melihat rekaman videonya dan mengulang gerakan yang dia rasa kurang bagus , tanpa menyadari seseorang dengan santai memperhatikannya dari kaca ruang fitness.


Bima terus memandang gadis yang sangat penuh mengisi ruang hatinya itu . Tangguh sekali gadis itu, tangguh dan terampil..apapun yang ada di Virna semua sangat menarik hati Bima . Wanita idamannya untuk masa depan ,tidak ada lagi yang lain .


Selesai latihan , Virna berniat untuk mandi dan siap untuk ibadah dan makan malam . Saat berjalan melewati ruang fitness mini , matanya tertumpu pada sosok gagah seorang lelaki tampan yang tadi malam mengungkapkan perasaannya padanya .


'Lelaki itu bisa memilih perempuan mana saja untuk menjadi kekasihnya , liat saja fisiknya dan semua yang ada pada dirinya . Tampan, beriman, sopan, sukses di karir weeeehhh bagaimana bisa wanita tidak jatuh hati padanya . Akupun akan demikian mudah jatuh cinta padanya . Kata-katanya kemarin membuat hatiku yang sengaja kujaga agar tidak jatuh cinta padanya , terpaksa kubuka dan lihatlah ...tidak butuh waktu lama aku sudah jatuh hhhhhheeehhhh..... dia bilang akan menungguku wallaaahh Virna2 kamu kok gampang banget sih klepek-klepek gitu....mas Bima kalo tau gak perlu nunggu lama, pasti malu-maluin deh '


Virna menutup wajahnya yang mulai memerah sambil berjalan menuju kamarnya dan "Buuuggh "


Virna kaget ada sesuatu ditabraknya ,

__ADS_1


" Kenapa nutup wajah sambil jalan , Vir ?" Bima tiba2 sudah ada di depan Virna


"Eh ...itu..itu...anu Mas ...mau ke kamar tapi kelilipan pas liat ...anu ...anu " Virna betul-betul kehilangan kata-kata saking gugupnya .


" Kenapa sampe gugup gitu sih, pasti melamum yah sambil jalan ? Bagus lagi kalo kamu melamunkan aku hehehe " Ujar Bima sambil menggoda Virna


Virna semakin salah tingkah , akhirnya tersenyum sambil melanjutkan langkahnya ke kamar , " Mas Bima ada-ada saja hehehe " menutupi kegugupannya .


Malam ini Virna menerima kotak kiriman dari Bima yang diantarkan mate kepadanya . Virna heran ternyata isinya gaun malam yang sangat manis dan pas dengan badan Virna . Virna memakainya dengan sumringah karena sangat pas dan manis sekali saat dia berkaca . Seleranya Bima sangat jempolan pikirnya .


Keluar dari kamarnya Virna mendapati Bima sudah siap dan mengenakan stelan kemeja dan celana yang sangat matching dengan gaun yang dikenakannya .


"Mas Bima kita mau makan malam dimana sih , oiya terimakasih gaunnya . Aku memang gak siap gaun untuk acara di luar kantor , makasih sekali lagi yah "


"Sama-sama , aku memang sudah pesan gaun ini seminggu lalu saat opa Lendra mau makan malam sama kita disini sebelum besok beliau akan meninjau lokasi proyek bersama kita . Dan kamu cantik sekali memakainya . Tapi kamu selalu cantik memakai apa saja " jawab Bima sambil tersenyum . " Ah Mas Bima , tapi thank you pujiannya . mudah-mudahan jadi doa...amin " tukas Virna , " Amiin , hayuk kita langsung pergi agar tidak telat . Nanti opa Lendra nunggu kita kan kasihan " Bima menghampiri dan menggenggam tangan Virna erat, membawanya menuju mobil yang akan membawa mereka ke tempat dinner.


Sampai di resto yang mereka tuju , Bima dan Virna disambut hangat oleh Opa Lendra , yang raut wajahnya sangat bahagia melihat kedatangan mereka .


Opa Lendra : "Selamat datang cucu-cucuku tersayang dan terbaik ini . Bahagia sekali melihat kalian berjalan beriringan , seolah memang jodoh yang tertulis semenjak persahabatan orangtua kalian. Opa melihat kalian sudah menjadi suratan jodoh dan opa sangat berbahagia kerenanya " Opa berujar sambil sedikit berteriak penuh rasa bahagia .


Bima : "Assalamualaikum , Opa. Senang rasanya melihat Opa selalu sehat dan tambah bahagia . Dan untuk doa , Opa . Bima sangat mengaminkan hehehe " sapa Bima sambil memeluk Opa Lendra


Opa Lendra melihat Virna salah tingkah dan kikuk , " Kesini cucuku sayang . Terlepas dari semua hal yang terjadi di sekeliling kita , jangan biarkan pemikiran buruk ada di pikiranmu . Opa sangat menyayangimu , tanpa harus menyalahkan siapapun . Dan Opa harap kamu lebih bijaksana berpikir ke depannya .....hhmmm" Opa menarik tangan Virna dan dengan lembut merangkul bahunya dari samping sambil mengajaknya menuju meja dinner yang sudah disiapkan .


#Virna : Opa Lendra berkata hal-hal yang aku rasa memiliki makna sangat dalam , dan aku tidak tau apa itu. Semua hal yang dikatakannya seolah-olah aku memiliki hubungan kekerabatan dengannya . Opa ini orang yang sangat kaya , melebihi keluarga mas Bima, kok sangat menghargai aku dan seolah aku lihat kasih sayangnya sangat tulus padaku . Ingin sekali memiliki opa seperti dia walauoun dalam mimpi ....Ya Allah ...#

__ADS_1


__ADS_2