DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN

DANCING QUEEN & PRESDIR TAMPAN
Opa Lendra


__ADS_3

Bima bergegas mencari Virna


Sampai di ruangan Virna , Bima melihat gadis itu sedang duduk di kursinya sambil.bersandar dan memejamkan matanya ....cantik sekali hhhmmm


Bima : "Virna ..."


Virna : " Eh iya ..iya pak Bima "


Bima : "Kenapa kamu tidak ke ruang makan ?"


Virna : "Saya Masi menetralkan jantung saya sesudah presentasi yang menegangkan di depan orang penting semua ,. pak "


Bima : " Selamat ya, kamu melakukannya dengan sangat baik. Saya yakin kamu semakin sukses ke depannya asal selalu belajar dan tidak patah semangat , oiya Pak Syailendra mencarimu. beliau ingin ngobrol denganmu . Ayo kita kembali ke ruang makan "


Virna : "Baik Pak "


Di ruang ramah tamah terlihat ramai . Meja2 makan dipenuhi undangan makan para petinggi kedua perusahaan yang sudah resmi bekerjasama .


Di meja paling ujung atau meja utama terlihat para petinggi tertinggi di kedua perusahaan itu . Bima berjalan kesana , diikuti oleh Virna yaha berjalan dengan ragu .


Virna merasa meja itu khusus para bos besar dan Virna tidak mungkin berada di sana ataupun dipanggil kesana . Pasti ada kesalahan ...


Bima : "Virna, kamu kesini juga "


Virna : " Eh ...saya ...duduk disana saja Pak "


Bima : " Tidak kamu duduk disini saja "


Opa Lendra : "Kamu duduk disini nak, samping Opa "


Virna : "Oh eh ..." ada apa ini ? waduh ...saya harus tenang deh ...apa ada yang salah tadi yah ?? Virna berpikir keras ..


Opa Lendra : " Kamu tadi sudah melakukan presentasi dengan bagus jadi opa dan yang lain2 disini ini ingin tau lebih tentang kamu nak "


Virna : " Baik , Pak " Virna mengambil tempat duduk kosong di antara Bima dan Opa Lendra


Opa Lendra : " Siapa namamu nak ?


Virna : "Virna , Pak "


Opa Lendra : "Dewa, bukakah dia mirip Kania ?"


Dewa yang sedari tadi memandang tiada henti ke Virna gelagapan ...


Dewa : " Eh ah ...iya om ada miripnya sama mendiang tante Kania , kalo diperhatikan "

__ADS_1


Bima : "Opa sangat memuja istri yah , pasti Oma Kania sangat cantik "


Opa Lendra : "Bukankah gadis ini juga sangat cantik , Bima ? Bagaimana menurutmu ?"


Bima menggaruk dahinya yang tidak gatal sambil menarik sudut bibirnya


Bima : " Eh iya ...iya Opa "


Opa Lendra : "Hahahahaha , Opa juga pernah muda Bima , matamu sangat jujur hahahaha "


Opa Lendra : "Kamu tinggal dimana nak ? Dan kuliah dimana?"


Virna : "Eh iya Pak ..."


Opa Lendra : "Panggil Opa "


Virna : "Oh iya ...Opa , saya kuliah di Universitas BSP , sementara ada di program beasiswa full , jurusan Manajemen Bisnis "


Dewa : "universitas yang bagus dan jurusan yang bagus , nak . Kalo masuk program beasiswa disitu artinya kamu berprestasi dan nilaimu tinggi, pertahankan yah "


Virna : " Alhamdulillah saya berusaha , Terimakasih Pak "


Opa Lendra : " Kamu sopan sekali nak, mamamu pasti mendidikmu dengan sangat baik , apa kamu tidak ingin meneruskan sekolahmu sampai S2 ? di luar negeri misalnya ? Andai kamu dapat beasiswa ?"


Virna : " Wah ...S2 mungkin cita-cita jangka panjang saya Pak , mungkin kelak saya akan memikirkannya tapi untuk saat ini belum "


Virna : " Untuk saat ini saya belum mengajukan diri untuk itu, Pak. Masi banyak yang harus dikerjakan untuk saat ini, kewajiban ...."


Opa Lendra : " Kamu kan masi gadis , kok sudah punya kewajiban yang sepertinya berat ???? apa itu ?"


Virna : " Kewajiban anak membantu orangtua saja ,pak. Mama saya single parent jadi saya tidak mungkin meninggalkannya jauh " ucap Virna sambil tersenyum lembut ke opa Lendra


Opa Lendra :"hhhmmmm ...baiklah . Masuk akal juga sih , ok makanlah nak, kamu aku ajak ngobrol terus sampe tidak sempat makan "


Virna : " Bole saya makan bersama teman-teman team saya , pak ? mohon ijin ? "


Opa Lendra : " Oh ,. baiklah silahkan ..., lain kali kita ngobrol lagi yah "


Virna menyetujui usul Opa Lendra dan berpamitan kepada semua yg ada di meja itu .


Dewa : "Opa sangat tertarik pada Virna yah Mau dijadikan cucu angkat ya? "


Opa Lendra tersenyum simpul : "Kalo dia cucuku , apa kamu mau kujodohkan dengannya , nak ?" ujarnya sambil menoleh kepada Bima


Bima : " Eh ...kok jadi bicara jodoh ?"

__ADS_1


Dewa : "Jawab saja nak "


Bima : " Kalo saya setuju apakah dia bisa berubah jadi cucu Opa ?


Opa Lendra : "Kamu sangat menyukai gadis itu, aku tau . Masalah cinta gak perlu sembunyi dari Opa hahahaha "


Bima tersenyum keki .


Bima : "Bima gak perlu bohong Opa , malah Bima sdh hafal data pribadinya hehehhe "


Opa Lendra : "Oya ??, siapa orangtuanya ?"


Bima : " Ibunya bernama Ferrananda dan ayahnya bernama Dimasetya Mahendra."


Dewa yang sedang minum langsung tersedak


"Uhuk...uhukkkkk...!!! Apa kat...ttaamu Bima ?"


Bima : "Kenapa Pah ? itu nama orangtuanya Virna "


Dewa melihat ke arah Opa Lendra ...tajam


Dewa : " Om....om...om baik-baik saja ????


Opa Lendra : " Aku sudah tau , Dewa ? sekarang sisa meyakinkan semuanya tapi jangan tiba-tiba, nanti anak itu mahal tertekan "


Bima : "Ada apa Pah, opa???" Kenapa dengan orang tuanya Virna ?"


Opa Lendra : "Kita bahas nanti nak "


Dewa pulang ke rumah dengan tergesa , ingin mengabarkan ke istrinya tentang berita yang baru didengarnya


"Assalamualaikum ..."


Indira : "Waalaikumsalam...Papa sudah pulang ?, papa mau langsung makan?"


Dewa : " Ma , tebak berita apa yang saya dapatkan hari ini ?"


Indira : "Berita apa pa? jangan main tebak-tebakan deh "


Dewa : "Virna anaknya Fera dan Dimas "


Indira : "Masya Allah , dari mana papa tau ? dimana Ferra sekarang pa? aku mau ketemu sahabatku , pa" Sambil menahan tangis Indira memegang lengan suaminya


Dewa : " Aku juga belum tau ma , tapi aku rasa Bima dan Adis tau "

__ADS_1


Indira : "Dimana mereka Pa, aku harus ketemu Ferra ...yaaaa Allah kemana saja dia selama ini ? Apa yang terjadi padanya dan anaknya "


__ADS_2