
Episode 11
“yaudah jeng, aku langsung pamit ya. Takut kemalaman dijalan” pamit tante melinda
“aku juga akan langsung pulang kok jeng, zayna kamu pulang sama mama ya!”ucap mama zayna
“zayna pulang bawa mobil sendiri ma, mama pulang aja sama pak seno (sopir sang mama)”
“kamu serius nggak bareng sama mama aja?”
“nggak ma, nana males kalau pagi-pagi harus ke kantor dulu buat ambil mobil sebelum berangkat sekolah”
“yaudah kalau gitu kamu hati-hati ya sayang”
“yaudah kalau gitu tante duluan ya sayang, jeng saya duluan ya? Sampai jumpa lain waktu” tante melinda melangkah meninggalkan kami
“yaudah dy kamu juga langsung pulang aja, besok sisanya kamu yang urus sesuai dengan intruksi dari saya. Saya mau kamu memberikan laporan selama proses pembuatan, karena saya akan memantau sendiri tanpa ada yang terlewatkan” tegas zayna terhadap dyandra sang assisten
“siap nona, saya akan memberikan laporan saat pembuatannya berlangsung kepada anda” jawab assinten zayna
Kenapa zayna tidak dipanggil miss atau ibu karena dia tidak mau merasa canggung dengan assistennya yang terlihat sedikit selisih usia dari mereka.
“saya duluan kalau gitu”
“iya nona, hati-hati dijalan”
“iya, kamu juga”
__ADS_1
Zayna berjalan menuju mobilnya dan meninggalkan gedung tersebut berbaur dengan kendaraan yang lain di jalan.
*
Zayna sudah sampai rumah, dia memakirkan mobilnya dan langsung memasuki rumahnya
“bi, mama udah nyampek?” tanyanya saat tau jika yang membukakan pintu sang assisten rumah tangga
“belum non” jawabnya sopan
"yaudah kalau begitu, bibi langsung istirahat aja pintunya tidak usah dikunci, mungkin sebentar lagi mama nyampek rumah"
"non mau bibi siapkan makan?" tanyanya
"nggak usah bi, nana mau langsung mandi saja habis itu istirahat"
"bibi segera istirahat, kasian badannya jika terlalu kelelahan" nasihatnya
*
Hari minggu pukul 04.30 WIB
"Tok ... Tok .... Tok" suara pintu di ketuk
"Sayang sudah bangun belum?" suara sang mama dibalik pintu
didalam kamar " iya bentar ma" teriak zayna dari dalam kamar
__ADS_1
ceklek
“pagi mama ku sayang”
“pagi juga sayang”
“kok pagi-pagi udah rapi banget sayang? Mau kemana kamu?”
“zayna mau keluar buat menggambar pemandangan saat matahari terbit ma”
“sama siapa?”
"sendiri aja ma, nana lagi pengen menenangkan diri aja. lagi ingin cari inspiransi untuk proyek berikutnya"
“yaudah hati-hati, emang mau nyari pemandangan dimana sayang”
“di villa nana ma”
“hati-hati ya sayang, mama nggak bisa anter karena mama pagi ini ada acara sama desainer yang lain”
“iya ma tidak apa-apa kok, yaudah zayna berangkat dulu” ucap zayna sambil bersalaman dan mengecup pipi sang mama dan langsung berangkat ke villanya
"kalau udah sampai harus kasih kabar ke mama, apakah sudah kasih kabar sama pak somad jika kamu mau kesana?"
"sudah ma, tadi malam nana udah hubungi pak somad untuk menyiapkan keperluan nana disana"
setelah berpamitan dengan sang mama dia langsung menuju ke mobil dengan membawa barang keperluannya, walaupun tidak terlalu banyak. setelah itu dia tidak membuang wakyu langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang meninggalkan masion menuju villa di kota A.
__ADS_1
*kak bantu like dan comment ya
Supaya author semangat untuk membuat cerita ini. sampai sini pasti banyak perbaikan jadi author harap kakak tidak merasa bosan dalam membaca. terima kasih