
Episode 14
Hari senin pukul 03.00
Zayna bangun dengan perasaan bahagia, dia tidak sadar kalau semalam dia tidur dipeluk oleh ray, saat dia merenggangkan otot kesadarannya mulai terkumpul seluruhnya. Dia baru sadar kalau ada tangan yang melingkar diatas perutnya.
Dengan mengumpulkan keberanian dia melihat siapa yang memeluknya, dia sedikit kaget ternyata orang yang memeluk dirinya adalah ray. dia langsung melihat bajunya, dirasa pakaian yang dipakai saat tidur masih lengkap dia tersenyum sendiri.
“dia benar menjagaku tadi malam” ucapnya dalam hati
tangan lentiknya bergerak tanpa perintah, menyentuh mulai dari rambut, bulu mata, dan terakhir dibibir. Tanpa menunggu lama ada sebuah kecupan mendarat kekening zayna.
Cup
“selamat pagi princes” dengan suara parau khas orang baru bangun tidur
Zayna yang mendapatkan perlakukan ray kaget dan menjauhkan dirinya dari ray. Tapi usahanya gagal karena ray menahannya dalam pelukan
“sebentar lagi ya sayang, aku masih ingin memeluk kamu lebih lama lagi” ucap ray yang membuat jantung zayna berdebar tak menentu
“semoga kak ray tak mendengar detak jantungku yang tak karuan ini” ucapnya dalam hati. Zayna dan ray masih bertahan dengan posisi saling dekap cukup lama.
“kak udah ya, zay mau membersihkan diri dan lanjut mengambar keburu mataharinya terbit kak”
“iya sayang, tapi kamu harus aku temani. Aku khawatir kamu diganggu sama orang lain”
__ADS_1
“iih kakak, emang siapa yang mau gangguin cewek kayak zay coba" ngerutunya
"kita tidak pernah tau sayang nama orang yang baik mana orang yang ingin berbuat buruk sama kita"
"yaudah kalau gitu kakak juga buruan mandi dikamar sebelah biar mempersingkat waktu”
“oke sayang ku” tanpa diminta untuk kedua kalinya ray langsung bangun menuju kamar yang ada dibelah kamar zayna, tapi sebelum melanjutkan jalannya ray tak lupa mengecup kening zayna terlebih dulu dan langsung kabur meninggalkan sang pujaan hati yang masih dalam mode syok atas perlakuanyang raymond berikan
setelah kesadaran zayna sudah kembali dia langsung teriak "kaaaak ray curang" gerutunya
*
Ruang makan
“kak nih sarapannya”
Dijawab dengan anggukan dari zayna. Selesai makan mereka menuju ketempat saat mereka ketemu kemarin.
“zay, kamu pernah pacaran nggak?” tanya ray
“nggak pernah kak, kenapa memangnya?” tanyanya penasaran
“kalau ada yang nembak kamu apakah kamu bakal nerima dirinya?”
“lihat orangnya dulu kak, kalau zayna suka ya zayna terima kalau zayna tidak suka zayna tolak tapi dengan cara yang halus” ujarnya
__ADS_1
Ray tiba-tiba berlutut didepan zayna dengan mengucapkan “zayna farha mau kah kamu menjadi istri dan ibu dari anak-anak kita kelak dan akan selalu menemaniku hingga maut yang akan memisahkan kita”
Spontan zayna kaget dengan ucapan ray, dia pun tidak menjawab hanya memandang ray. Dalam hatinya dia binggung “ gila nih orang”
Tanpa ada jawaban dari zayna, ray sedikit kecewa akan tetapi dia berusaha untuk tetap tersenyum di depan zayna.
“tidak perlu dijawab sekarang kok, kamu bisa menjawab disaat kamu sudah mempunyai jawaban. Aku tau kamu kaget dengan ungkapan yang mendadak seperti ini. Tapi aku tidak bisa menunggu terlalu lama yang memungkinkan kamu dimiliki oleh orang lain” tuturnya
"biasanya tuh, maukah kamu menjadi pacar ku atau maukah kamu menjadi kekasihku? apakah kakak masih bermimpi?" zay berusaha meyakinkan atas pertanyaan dari raymond
" kakak serius sayang, kakak sudah jatuh cinta saat pertama kali bertemu dengan mu"
“kakak tidak mengenal zayna, kita baru bertemu beberapa kali bahkan bisa dibilang mungkin kakak hanya penasaran dengan ku.tolong pertimbangkan lagi apa yang kakak ucapkan barusan! jangan pernah mempermainkan pernikahan kak" tegasnya
“kamu itu istimewa zay, kamu berbeda dengan yang lain. Aku suka kamu , dengan kamu yang apa adanya bukan yang ada apanya”
“kakak serius dengan ucapan kakak?”
“aku serius sayang”
“cobalah dengan saling mengenal terlebih dahulu kak, zayn masih sekolah dan banyak impian zayn yang harus zayn gapai”
“aku tau apa yang kamu sampaikan,aku akan bersabar menunggu mu, silahkan tanya apa yang membuat kamu penasaran akan aku jawab sebisa ku"
“tapi kita mulai dengan mengenalkan diri terlebih dahulu. Mengingat kita yang tidak pernah memperkenalkan diri masing-masing”
__ADS_1
“perkenalkan namaku raymond Sebastian, anak tunggal dari Abbas Sebastian dan melinda Sebastian”
Au: makin seru nih ceritanya. Jangan lupa vote, like dan komen ya kak...