
Episode 5
“hai, boleh duduk disini nggak?” sapa Ray
“silahkan dok, apakah dokter juga akan makan dikantin ini? biasanya guru dan pegawai disini kalau makan selalu diluar atau pesen dari luar"
“kamu ini lucu ya, pertama kalau ke kantin jelas untuk makan masak iya main bola. Kedua apakah seorang dokter tidak pantas untuk makan dikantin siswa. Apakah ada aturan yang melarang hal tersebut” goda ray
“mampus aku” gunam zayna
Tiba-tiba shella datang
“antriannya panjang banget, untung tadi aku bisa nyerobot dengan badan ku yang kecil ini” ucap shella bangga
Zayna sama dokter ray memasang wajah kaget, karena shella tanpa permisi langsung aja mengagetkan mereka, akan tetapi dengan datangnya shella bisa menyelamatkan dirinya dari perdebatan dengan dokter Ray.
“bisa nggak sih kamu tidak ngangetin kita shel?” tanya zayna
“hehehe ..” senyum shella sampil menampilkan gigi rapinya
“udah sini duduk!” perintah zayna sambil mempersilahkan shella duduk disebelahnya
“bukannya dia dokter di sekolah kita?” gunam shella yang masih tak percaya dengan apa yang dia lihat
“hay,, melamun aja terus! Kalau kesambet makhluk disini tau rasa kamu” goda zayna
__ADS_1
“apaan sih kamu ini” protes shella
“kalian udah pesen apa belum? Kalau belum sekalian aja saya pesankan biar kalian tidak antri” tanya ray
“kami udah pesen kok dok, terima kasih untuk tawarannya” ucap sopan zayna
Setelah itu dokter raymon pergi meninggalkan mereka untuk memesan makanan.
“zay, aku nggak salah lihat kan? itu bukannya dokter tim kesehatan kita ya?” tanya shella penasaran
“emang, kenapa kamu suka?” goda zayna
“kamu tau aja na, siapa sih yang tidak suka sama cogan apalagi dia dokter" jawab shella
“dasar kamu itu ya, nggak bisa apa tidak tergiur oleh cogan-cogan di sekolah kita?”
“apaan sih kamu, lebay amat” tanpa sempat melanjutkan perdebatan dengan shella makanan yang mereka pesan sudah datang dan disusul oleh dokter ray
“kalian makan aja dulu, nggak perlu sungkan sama saya”
“iya dok, kalau gitu saya tidak akan sungkan-sungkan lagisama dokter” jawab shella
“kamu ini kalau urusan makanan pasti nomer satu shel” goda zayna dengan senyum mengembang. Tanpa mereka sadari dokter raymond memperhatian setiapgerak zayna
Flash back
__ADS_1
Setelah bertabrakan dengan seorang gadis, raymond selalu kepikiran dan penasaran dengan sosok tersebut. tak lama dia memerintahkan asistennya untuk mencari gadis yang menabraknya, bagaimanapun caranya.
"tok .... tok... " pintu diketuk
"masuk!" Perintah Raymond
"apakah tuan ada tugas untuk saya?" tanya sang asisten
"tolong kamu cari tau tentang gadis yang pernah menabrak saya saat di Restoran A tempo hari, kalau bisa besok siang laporannya sudah ada di meja saya" titahnya
"baik tuan, apakah ada lagi?" tanya sang aisten
"sudah cukup, kamu bisa pergi"
"kalau begitu saya pamit undur diri dahulu" pamitnya
Saat Raymond memasuki ruang kerjanya dia langsung tertarik dengan map yang ada di mejanya. Setelah melihat isi dari berkas tersebut dia semakin penasaran yakni dengan gaya hidup zayna, dari yang dibaca status keluarganya zayna adalah orang kaya raya, akan tetapi kenapa gaya hidup gadis ini sangat biasa aja, tidak seperti gadis pada umumnya.
Setelah tau tentang siapa dan bagaimana sang gadis, dia memutuskan ikut bergabung dalam tim sekolah tersebut sebagai tim dokter disekolah tersebut. berkat itu semua dihari pertamanya dia memasuki sekolah dia sudah dipertemukan dengan sang pujaan hati, walaupun pertemuannya tidak terkesan mengagumkan.
Flash back off
“dokter, kenapa melamun? Tadi shella sekarang dokter apakah dikantin ini ada penghuninya sehingga kalian di pengaruhi oleh mereka” goda zayna yang dianggap serius oleh shella
“serius nih kantin banyak penunggunya?" tanya shella Sontak dokter raymond dan zayna ketawa bersamaan
__ADS_1
“kamu ini cerdas, tapi cukup dipelajaran saja” ledek zayna