De Tranen

De Tranen
Episode 21


__ADS_3

Episode 21


Maaf ya kak, karena kesibukan


author ditambah lagi sempat beberapa hari harus berbaring untuk pemulihan jadi


baru bisa up hari ini.


“ sayang kamu jangan ngambek


terus dong, masak iya aku dicuekin terus sejak tadi?”


“Apa sih kak, kakak jangan resek deh” tegur zayna yang merasa


terganggu oleh aktivitas ray yang merengek sejak tadi.


“masak kamu terganggu dengan aku, aku kangen sama kamu.


Setelah kita tidak ketemu dua hari ini. Aku sangat kengen sayang” rajuk ray


sambil memeluk dan menciumi zayna


“iya kak, tapi ini nana masih melepas aksesoris. Setelah


selesai baru kangen-kangenan sayang “


“Bantuin apa yang!!” pinta zayna kepada suami karena dia


sendiri tidak mungkin bisa melepaskan semua aksesoris yang dia pakai tanpa


bantuan orang lain.


“sini kakak bantuin, jangan


ngambek gitu kenapa sayang. Kakak jadi bingung harus berbuat apa sama kamu”


“maafin nana ya kak, mungkin ini


efek hari pertama nana datang bulan jadi sedikit labil” rajuk zayna  sambil memeluk sang suami merasa bersalah


terhadap ray yang notaben saat ini menjadi suami sahnya


“tidak apa kakak bisa


memakluminya sayang, asal kamu kalau ada apapun ngomong sama kakak ya” jawab


ray membelas pelukan dari sang istri


Cup


“ kakak sayang sama kamu na,


kakak tidak bisa hidup tanpa kamu sayang ku”


“nana juga sayang banget sama

__ADS_1


kakak, melebihi sayangnya nana pada diri nana sendiri”


“berarti malam ini hanya bisa


peluk kamu saja dong” tersadar jika sang istri sedang datang bulan


“iya kak, toh kita juga sudah


capek kan. Yaudah bantuin nana ngelepas ini semua biar nana bisa segera bersih


diri dan istirahat”


“iya, sini kakak bantuin melepas”


ajak ray sambil membantu zayna melepaskan accecories yang menempel pada


tubuhnya.


Tidak tinggal diam ray pun


sedikit menggoda sang istri dengan membelikan kecupan disetiap lengkung tubuh


zayna yang sudah terlepas aksesorisnya.


“kak, jangan iseng deh! Nana bau


tau” renngek zayna karena merasa sang suami mulai menggodanya


“tidak sayang, tubuhmu sanagt


harum bahkan tanpa kamu mandi ppun kamu sangat harum”


mandi terlebih dahulu kak”


“mungkin saat ini kamu bisa


mandi terlebih dahulu, tapi saatnya nanti kamu bakal terlelap dipelkukanku


dengan keringat yang membasahi tubuh” bisiknya di telinga sang istri. Zayna pun


merona karena dia faham dengan ucapan sang suami. Sebenarnya zayna sedikit


bimbang, dikarenakan ini baru kedua kalinya dirinya satu kamar dengan laki-laki


itupun dengan laki-laki yang sama.


Setelah selesai melepaskan


aksesoris yang melekat ditubuhnya , zayna langsung masuk kamar mandi untuk


membersihkan dirinya. Senggang beberapa waktu dia keluar kamar dengan baju


kebesarannya yakni piama tidurnya. Tanpa dia sadari ray menatapnya mulai dari


bawah hingga keatas. Dia sudah tergoda dengan penampilan sang istri.

__ADS_1


“bagaimana aku bisa menahan


juniorku jika pujaan hatiku begitu cantik dan tentunya seksi dengan


penampilannya saat ini” batinnya


“kakak lihat apaan?” memecahkan


lamunan sang suami


“sini sayang, kita harus segera


istirahat biar besok kita bisa jalan-jalan menghabiskan akhir pekan hanya untuk


kita berdua”


Zayna melangkahkan kakinya ke


tempat tidur dan langsung merebahkan tubuhnya didekat sang suami “kakak boleh


nana tidur sambil peluk kakak?”


“boleh sayang, lebih dari peluk


juga boleh” jawab ray langsung menarik zayna dalam dekapannya


“sayang boleh tidak kakak main


ini?” ijin ray sambil menyetuh gundukan gunung zayna


“boleh kok kak, apa yang ada di


zayna milik kakak dan zayna tidak akan menolak perlakuan kakak ke zayna”


“terima kasih sayang” tanpa


menunggu lama ray sudah melumat setiap inci dari gundukan milik zayna. Dia


sangat menyukai gundukan zayna karena dia merasa gundukan milik zayna sangat


pas untuk dia. Bagaimana tidak gundukan milik zayna sangat seksi dan dia tidak


rela berbagi keindahan sang istri untuk pria lain


“sayang, kamu habis ini kalau


keluar rumah jangan memakai baju yang terbuka, karena aku tidak rela memperlihatkan


tubuhmu kepada orang lain” ucapnya sambil menghisap sang gundukkan tersebut


Sedangkan disisi lain zayna


menahan nafsu yang sudah mengebu akibat ulah sang suami, kenikmatan yang dia


dapat dari sang suami tanpa sadar membuat dia mendesah hingga bisa terdengar

__ADS_1


oleh ray. Ray yang mendengar desahan sang istri pun menghentikan aktifitasnya,


karena dia menghargai sang istri yang sedang datang bulan.


__ADS_2