De Tranen

De Tranen
Episode 23


__ADS_3

"sayang bangun yuk, kamu harus masuk sekolah hari ini" ray membangunankan zayna karena hari ini dia sudah aktif masuk sekolah


"lima menit lagi kak"


"sayang ini udah siang loh ya, nanti kamu telat sayang, ayo bangun"


"iya kak, nana bangun nih" zayna berusaha untuk mengumpulkan nyawanya


"yaudah kakak tunggu dibawah ya, segera mandi dan bersiap. bajunya udah kakak siapin di sofa"


"iya kak, makasih ya kak"


"sama-sama sayang" ray mengecup kepala zayna lalu bergi keluar menyiapkan sarapan untuk mereka. karena pembantu akan bekerja mulai besok jadi hari ini ray menyiapkan keperluan mereka dengan telaten.


*


zayna datang keruang makan dengan pakaian yang sudah lengkap untuk ke sekolah


"wah, kakak yang menyiapkan semua ini?'


"iya sayang"


"kok nggak nunggu nana sih kak, kan nana bisa bantu kakak nyiapain sarapan?"


"tidak apa sayangku sayang cantik dan mengemaskan" ray meraih tubuh zayna dalam pelukannya


"ayo sarapan keburu telat nanti"


mereka menikati sarapan yang sudah disiapkan ole ray setelah selesai sarapan zayna mengambil pirih bekas atau peralatan kotor untuk dicuci setelah itu dia berangkat ke sekolah


"kak monil nana kapan dianternya?" tanyanya setelah sampai basement


"tadi pagi sopir papa nganter mobil kamu, kan sesuai permintaan kamu sayang"


"makasih ya kak, kakak selalu nurutin apa maunya zayna"


"kakak tau, akan kekhawatiran kamu jika satu sekolah tau kamu sudah nikah tapi kan sekolah milik keluarga kakak jadi tidak apa kan?" ucap ray


"maka dari itu sayangku, kalau ada yang tau kan malah berabe"


"sebagai pemilik sekolah harus memberikan contoh yang baik sayang" penjelasan zayna dan dianguki oleh ray

__ADS_1


dalam hati ray tak rela harus berbagi kendaraan dengan sang istri, mengingat zayna banyak yang suka disekolah.


ray mengetahui setelah mendengan dari celotehan murid laki-laki saat mereka berpapasan dengan zayna


setelah penjelasan tersebut mereka berangkat dengan mengendarai mobil masing-masing


*


parkiran


tiba-tiba ada yang meluk zayna dari belakang


"pagi cantik" sapa shella


"pagi juga, siapa yang cantik? cantikan kamu" jawab zayan tak mau ambil pusing


"kamu menghina aku yang jelek ini kah?" tanya shella yang dibilang cantik


"yaudah selamat pagi manis"


"gitu dong" ucap shella sambil cengengesan


zayna langsung dibuat gugup dengan pernyataan tersebut "ada acara keluarga jadi harus izin tidak masuk beberapa hari?"


"serius? kamu nggak sakit atau om tante nggak ada yang sakit kan?" tanya shella khawatir


"kamu doain orangtua ku sakit? kamu teman apaan?" jawab zayna berusaha mencari topik pembahasan lain


"ih kamu kok sensi amat ya?"


kring..... kring ...


"daripada kita debat nggak penting ayo masuk kelas, kamu tenang saja selama kamu nggak masuk aku udah bikin salinan catatanĀ  pelajaran buat kamu, karena aku tau kamu pasti akan menyusahkan aku dengan meminjam catatan mapel ku"


"uh,, baik banget nggak salah aku pilih sahabat kayak kamu"


"kalau kayak gini mah baiknya nggak ketulungan" ucap shella dan mereka melanjutkan jalan masuk ke kelas


disisi lain dalam mobil ray memerhatikan sang istri ngobrol bersama sahabatnya "nggak salah kamu pilih teman sayang, semoga kamu selalu tersenyum seperti hati ini untuk selamanya"


"aku takut dia kembali, karena aku tak sanggup untuk memilih kalian" lanjut gunaman ray

__ADS_1


ada sedikit penyesalan didalam hati ray, dia membagi cinta sang istri dengan pujaan hatinya yang saat ini sedang mengejar studynya di London. dia tak pernah menyangka akan jadi serumit ini kisah cintanya dengan sang istri.


flash back


dalam rumah mewah ray sedang memanjakan sang pacar yakni Agnia Shilla Baskoro.


"sayang aku besok harus berangkat ke london"


"apakah masih kurang liburan kamu sayang?" tanya ray


"aku bukan liburan tapi aku ingin melanjutkan S3 ku disana"


"kamu jangan bercanda shilla!"


"aku nggak bercanda sayang, aku serius akan berangkat besok. semua sudah diatur oleh dadyku apalagi aku harus meneruskan bisnisnya aku nggak bisa kalau harus membantah dady sedangkan aku hanya punya dady saat ini" penjelasan Agnia


"apakah tidak bisa lanjut study di sini saja? dijakarta banyak universitas yang nggak kalah baik dalam S3 bisnis?"


"aku minta maaf, aku harus pergi"


"terus hubungan kita bagaimana?" tanya ray


"aku mau kita putus dulu, jika saatnya aku kembali dan hati kita masih milik kita saat itu juga aku akan membicarakan hubungan kita ke dady"


"Shilla, hubungan kita nggak semudah orang fikirkan! aku sangat mencintaimu, aku bisa memenuhi keinginan kamu jadi kamu tak perlu melanjutkan study ke london"


"maaf sayang aku nggak bisa, aku tetap harus pergi"


"oke jika itu keinginan kamu! awalnya aku hari ini aku akan melamar kamu, tapi kamu yang memilih hubungan kita berakhir aku akan menerima asalkan kamu bahagia" ucap ray sambil menahan emosi


"terimakasih sayang, kamu tau apa yang membuat aku bahagia, yakni dengan memenuhi keinginan dady"


"kamu hati-hati disana"


"aku pasti akan hati-hati dan akan menuntaskan studyku dalam waktu tiga tahun" janji Agnia


"semoga rasa kita tetap sama setelah kepulanganmu"


"itu pasti sayang"


flash back off

__ADS_1


__ADS_2